TVRINews - San Francisco, Amerika Serikat

Laga ini diwarnai dengan kartu merah yang diterima pemain Paraguai, Miguel Almiron, karena menutupi mulutnya.

Paraguai meraih tiga poin setelah menang 1-0 atas Turki dalam laga putaran kedua Grup D, Jumat (19/6/2026) atau Sabtu pagi WIB. Satu-satunya gol Paraguai dalam pertandingan ini diciptakan gelandang mereka, Matias Galarza ketika laga memasuki menit ke-2.

Pertandingan ini juga diwarnai dengan kartu merah yang diterima bintang Paraguai, Miguel Almiron pada menit ke-45 atau jelang babak pertama akan berakhir. Wasit pemimpin pertandingan memberikan kartu merah tersebut setelah Miguel Almiron menutupi mulutnya saat melontarkan perkataan kepada pemain Turki.

Hasil ini membuat Paraguai berhasil menjaga peluang mereka lolos ke fase knockout. Paraguai di posisi ketiga dengan tiga poin. Poin yang sama dengan Australia yang ada di posisi kedua. Tiga poin ini diraih Paraguai dengan permainan ketat setelah mereka unggul di awal-awal pertandingan.

Kejutan di menit-menit awal memang diterapkan Paraguai. Sebuah tembakan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan Matias Galarza membuat tim berjulukan Los Guaranies unggul 1-0 di menit ke-2. Gol tersebut diciptakan sayap mereka, Matias Galarza.

Sebuah serangan balik Turki di menit ke-13 memberikan peluang bagi tim asuhan Vincenzo Montella menyamakan kedudukan. Umpan Tarik pemain Turki dari sisi kanan, berhasil dimanfaatkan Arda Guler dengan tembakan keras namun bola masih melambung.

Pada menit ke-20, Turki tampak lebih aktif membangun serangan, mereka mencoba mendapatkan gol untuk menyeimbangkan ketertinggalan. Pertahanan Turki sejauh ini berhasil meredam peluang tersebut. Kenan Yildiz yang melakukan tekanan di sisi kiri, mendapatkan penjagaan ketat. 

Turki kembali mendapatkan kesempatan di menit ke-34 lewat tandukan bek mereka, Mert Muldur yang meneruskan bola tendangan bebas rekan setimnya. Namun bola tandukan tersebut membentur tiang gawang dan memantul.

Turki memperlihatkan permainan yang lebih kreatif sementara Paraguai menggunakan strategi serangan balik. TIm asuhan Gustavo Alfaro juga memperlihatkan umpan-umpan teronbosan yang berbahaya di pertahanan Turki.

Jelang babak pertama berakhir, Turki melepaskan tujuh tembakan namun hanya 1 yang mengarah ke gawang. Sedangkan Paraguai melepaskan empat tambakan dua di antaranya mengarah ke gawang.

Miguel Almiron mendapatkan kartu merah karena pelanggaran yang dilakukannya di menit ke-45. Kertu merah tersebut diberikan karena gelandang Paraguai ini menutupi mulutnya ke arah pemain Turki. Menutup mulut memang salah satu peraturan yang diterapkan dalam Piala Dunia 2026 ini.

Saat babak pertama berakhir, terjadi ketegangan yang melibatkan antara staf pelatih dan ofisial kedua tim.

Di babak kedua, Turki kembali mencoba mengoyak gawang Paraguai. Pada menit ke-46, Merih Demiral melepaskan tembakan keras dari jarak jauh tapi bola berhasil diantisipasi kiper Paraguai. Meski unggul dalam jumlah pemain namun Turki belum dapat memanfaatkannya dalam upaya menyamakan kedudukan.

Kapten Turki, Hakan Calhanoglu mencoba memanfaatkan peluang dengan tendangan volid di menit ke-57 tapi posisinya tidak memungkinan dia menciptakan bola tembakan yang mengancam. Bola melambung di atas gawang Paraguai.

Turki memperlihatkan permainan mengesankan di menit ke-61 yang berawal dari umpan satu-dua yang diawali aksi Arda Guler. Sebuah umpan silang berhasil dilepaskan Kenan Yildiz dari hasil kerja sama tersebut. Namun, umpan tersebut tidak dapat dimanfaatkan rekan setimnya.

Bariz Yilmaz yang tampil sebagai pemain pengganti mencoba melepaskan tembakan di menit ke-72 dari luar kotak penalti tapi belum memberikan ancaman, bola tembakannya melenceng. Di menit ke-75, Turki mendapatkan sejumlah momen di mana mereka berhasil memasuki jantung pertahanan Paraguai namun tidak ada ancaman serius.

Bek Turki, Mert Muldur juga beberapa kali naik ke jantung pertahanan Paraguai dan mencoba memanfaatkan umpan-umpan lambung rekan setimnya dengan tandukan. Lalu, sebuah momen bagus didapat Turki pada menit ke-83 umpan silang dari sisi kanan bergulir di depan gawang Paraguai tapi pemain Turki di sana, Deniz Gul, tidak dapat memanfaatkan peluang tersebut.

Di menit ke-88, Turki kembali mendapatkan peluang emas. Deniz Gul berada di posisi yang sangat baik saat bola pantul bola tembakan rekan setimnya mengarah kepadanya. Namun, Deniz Gul yang sudah berada di depan gawang tidak dapat membuat bola di kakinya menjadi gol.

Itu menjadi peluang terbaik Turki. Hingga pertandingan berakhir, Uruguai unggul 1-0 atas Turki. Mereka menjaga peluang lolos sementara Turki dengan 0 poin, yang akan menghadapi Amerika Serikat di pertandingan ketiga nanti nasibnya akan tergantung dari partai lain antara Australia vs Paraguai.

Rekaman Pertandingan

Grup D

Turki 0-1 Paraguai

Waktu:
Jumat, 19 Juni

Stadion:
San Francicso Bay Arena Stadium (68.827)

Wasit:
Ivan Barton (El Salvador)

Gol
: 0-1 Matias Galarza 2'

Penguasaan bola: 79%-21%

Tembakan: 31-7

Tembakan ke gawang: 5-2

Sepak pojok: 11-0

Off-side: 1-3

Pelanggaran: 14-14

Kartu kuning: Matias Galarza 4', Vincenzo Montella 63', Evren Elmali 71'

Kartu merah: Miguel Almiron 45'+3

Susunan Pemain

Turki (4-2-3-1): 23-Ugurcan Cakir; 18-Mert Muldur, 3-Merih Demiral, 14-Abdulkerim Bardakci (6-Orkun Kokcu 86'), 20-Ferdi Kadioglu (13-Evren Elmali 70'); 16-Ismail Yuksek (26-Can Uzun 60'), 10-Hakan Calhanoglu; 19-Yunus Akgun (9-Deniz Gul 60'), 8-Arda Guler, 11-Kenan Yildiz; 7-Kerem Akturkoglu (21-Baris Yilmaz 45')

Pelatih: Vincenzo Montella

Paraguai (4-4-2): 12-Orlando Gill; 4-Juan Caceres (26-Alexandro Maidana 81'), 15-Gustavo Gomez, 3-Omar Alderete, 6-Junior Alonso; 10-Miguel Almiron, 14-Andres Cubas, 8-Diego Gomez (2-Gustavo Velazquez 67'), 23-Matias Galarza (13-Jose Canale 90'); 25-Isidro Pitta (5-Fabian Balbuena 45'), 19-Julio Enciso (21-Gabriel Avalos 90')

Pelatih: Gustafo Alvaro