TVRINews - Berlin, Jerman

Catatan fenomenal ini sekaligus menjadi pelengkap karier internasional Messi yang sebelumnya telah sukses membawa Argentina mengangkat trofi juara dunia pada 2022.

Panggung Piala Dunia 2026 kembali melahirkan sejarah baru setelah megabintang Argentina, Lionel Messi, resmi menumbangkan rekor gol sepanjang masa milik Miroslav Klose. Catatan emas ini tercipta setelah Tim Tango mengalahkan Austria pada laga kedua Grup J, di Dallas Stadium, Selasa (23/6/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini juga memastikan Argentina melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Saat ini pasukan Lionel Scaloni tersebut menduduki puncak klasemen dengan raihan enam poin dari dua pertandingan yang dimainkan.

Seluruh gol kemenangan Argentina dalam laga tersebut diborong Messi. Torehan itu membuat La Pulga kini menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia dengan raihan 18 gol atau unggul dua gol dari Klose.

Menariknya, keberhasilan bersejarah Messi sempat diwarnai drama kegagalan eksekusi penalti pada babak pertama. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Argentina setelah penyerang Lautaro Martinez dilanggar dalam kotak terlarang.

Messi yang maju sebagai eksekutor utama justru gagal mengonversi peluang emas tersebut menjadi sebuah gol pembuka bagi timnya. Sepakan keras kaki kirinya melenceng ke sisi kanan gawang Alexander Schlager.

Keberhasilan Messi melewati rekor legendaris ini langsung memancing perhatian luar biasa dari berbagai penjuru dunia, tidak terkecuali dari Klose. Sosok berusia 48 tahun tersebut secara jantan langsung melayangkan sebuah pesan penuh rasa hormat.

"Saya selalu mengatakan bahwa Messi bukan pemain sembarangan. Bagi saya, Lionel Messi adalah pesepak bola terbaik sepanjang masa! Selamat, Juara!" kata Klose dikutip dari Suddeutsche Zeitung.

Sebelum Piala Dunia 2026 bergulir, Klose sejatinya sudah memiliki firasat kuat rekor miliknya akan segera pecah. Prediksi tersebut lantaran Messi saat itu terpaut tiga gol dari torehan yang diukirnya.

"Saya menduga rekor saya akan dipatahkan di turnamen kali ini. Dengan lebih banyak tim peserta, jelas ada lebih banyak pertandingan dan lebih banyak kesempatan mencetak gol dan saya mengira Argentina dan Prancis akan melaju jauh," ucapnya kala itu.

"Tidak masalah sama sekali, rekor itu akan dipecahkan pada akhirnya, Messi dipersilakan melakukannya. Saya itu penggemar berat Messi, selalu begitu. Messi itu genius," ia melanjutkan.

Jika menilik ke belakang, Klose sendiri membangun reputasi besarnya lewat konsistensi yang luar biasa dalam mencetak gol bagi negaranya. Ia tercatat telah mengumpulkan total 24 penampilan di Piala Dunia.

Tinta emas juga ditorehkan Klose dengan selalu berpartisipasi sekaligus rutin mencetak gol dalam empat edisi turnamen berturut-turut. Konsistensi tersebut ia tunjukkan tanpa putus pada gelaran Piala Dunia edisi 2002, 2006, 2010, hingga puncaknya 2014.

Di sisi lain, Messi justru berhasil mempertajam rekor penampilannya di panggung dunia dengan mengoleksi total 28 pertandingan sejak melakoni debut perdana pada edisi Jerman 2006. Dari seluruh rangkaian partisipasinya yang luar biasa tersebut, ia tercatat hanya absen mencetak gol di Piala Dunia 2010.

Klose sendiri pernah sukses menyabet penghargaan sepatu emas dalam edisi 2006 setelah keluar sebagai top skor lewat gelontoran lima gol. Catatan manis tersebut kemudian disempurnakannya dengan membantu tim nasional Jerman mengangkat trofi Piala Dunia pada 2014.

Meskipun telah sukses merasakan nikmatnya mengangkat trofi juara dunia bersama Argentina pada 2022, Messi tercatat belum pernah memenangkan penghargaan individu sebagai pencetak gol terbanyak. Pencapaian rekor gol terbarunya kali ini tentu menjadi pelengkap yang sangat sempurna bagi perjalanan karier internasionalnya.