TVRINews - Valencia, Spanyol

Swedia menghadapi Ukraina, tim yang sedang dalam tren positif serta dikenal memiliki pengalaman dan performa solid dalam laga-laga krusial.

Walau tampil buruk dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup B, Swedia berhasil mendapatkan kesempatan kedua untuk tampil di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, pada 11 Juni-19 Juli mendatang.

Tim berjulukan Blagult itu telah menunjuk Graham Potter sebagai pelatih sejak Oktober tahun lalu, setelah hanya mengumpulkan satu poin dari empat laga awal kualifikasi. Swedia tetap mengamankan tiket play-off  Piala Dunia 2026 melalui jalur lain selain kualifikasi, yakni berkat keberhasilan dalam ajang UEFA Nations League 2024/2025 melalui sistem peringkat terbaik.

Namun, tantangan berat langsung menghalang. Swedia harus menghadapi Ukraina, tim yang sedang dalam tren positif serta dikenal memiliki pengalaman dan performa solid dalam laga-laga krusial.

Kedua tim berjumpa di semifinal jalur B play-off kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (26/3/2026) atau Jumat dini hari pukul 02.45 WIB di Stadion Ciutat de Valencia. Pemenangnya akan melaju ke final play-off  31 Maret 2026 menghadapi pemenang semifinal Polandia vs Albania, untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.

Kabar Tim

Dari kubu Swedia, penyerang andalan Alexander Isak absen akibat cedera. Meski begitu, mereka masih memiliki opsi penyerang seperti Viktor Gyokeres dari Arsenal dan winger Newcastle United, Anthony Elanga. 

Sementara itu, Emil Kraft dan Dejan Kulusevski dari Tottenham Hotspur turut menjadi pemain kunci yang tidak masuk dalam skuad Potter. Menanggapi situasi tersebut, Potter mengaku harus menerima kondisi yang ada. 

“Tidak ada yang bisa kami lakukan soal itu. Kehilangan pemain karena cedera memang menyedihkan, tapi semua tim juga mengalaminya,” ujar Potter, dikutip dari The Standard.

“Kami memiliki skuad yang sangat baik. Saya percaya pada tim ini dan yakin bersama-sama kami bisa menemukan solusi serta tetap fokus pada tugas kami,” ia menambahkan.

Dengan absennya Isak, tanggung jawab lini depan kini berada di pundak Gyokeres. Meski kurang bersinar di Arsenal, ia sudah mencetak enam gol dalam 14 penampilan sejak awal tahun bersama The Gunners.

Potter pun memberikan kepercayaan penuh kepada pemain berusia 25 tahun itu untuk menjadi pembeda dalam upaya Swedia meraih tiket ke Piala Dunia 2026.

“Dia (Gyokeres) terbiasa bermain di laga besar dan sangat berarti bagi kami. Saat ini dia juga berada dalam periode penting bersama klubnya,” ujar Potter.

Namun, di tengah badai cedera, Swedia setidaknya mendapat kabar baik dengan kembalinya Lucas Bergvall. Gelandang muda tersebut baru saja pulih dari cedera pergelangan kaki dan kembali bermain pekan ini setelah absen sejak akhir Januari.

“Sangat bagus untuk dia, untuk kami, dan untuk sepak bola Swedia,” kata Potter. “Dia adalah gelandang dengan level internasional tinggi dan telah menjalani proses pemulihan dengan baik bersama klubnya.”

Sebaliknya, Ukraina dipastikan kehilangan Oleksandr Zinchenko yang mengalami cedera ACL dan bahkan tidak akan tampil di Piala Dunia jika timnya lolos. Selain itu, lini depan mereka juga tanpa Artem Dovbyk untuk pertandingan ini. Gelandang Mykhailo Mudryk juga masih bermasalah dengan kasus doping.

Akan tetapi, pelatih Ukraina, Serhiy Rebrov, tidak terlalu mempermasalahkan kondisi ini. Ia menegaskan tanggung jawab besar timnya jelang menghadapi Swedia.

“Kami mewakili negara di masa yang sangat sulit, dan tiap pertandingan penting bukan hanya karena alasan sepak bola. Kami berjuang untuk para penggemar, untuk para tentara kami, untuk seluruh rakyat Ukraina. Saya yakin para pemain memahami tanggung jawab ini dan akan memberikan segalanya di lapangan,” ujar Rebrov.

“Tiap pemain di sini fokus dan berkomitmen. Kami tahu pentingnya pertandingan ini, dan kami harus siap secara fisik dan mental. Tidak ada ruang untuk kesalahan dalam pertandingan seperti ini,” ia menambahkan.

Prediksi

Pertandingan ini akan digelar di Valencia, Spanyol, mengingat Ukraina tidak dapat bermain di kandang sendiri karena faktor keamanan. Meski biasanya memainkan laga “kandang” di Polandia, mereka sempat menghadapi Belgia di Murcia, Spanyol, pada awal 2025 dan menang 3-1 pada leg pertama play-off  UEFA Nations League.

Dalam format play-off seperti ini, Ukraina terbukti tangguh. Mereka menyingkirkan Bosnia-Herzegovina dan Islandia dengan skor identik 2-1 untuk lolos ke Piala Eropa 2024. Performa mereka juga didukung oleh tren positif di akhir tahun lalu, termasuk kemenangan 5-3 di Islandia dan 2-1 atas Azerbaijan.

Sedangkan Swedia menutup kualifikasi Piala Dunia dengan buruk, kalah dalam empat dari lima laga terakhir. Dalam dua pertandingan awal di bawah asuhan Potter, mereka juga tampil kurang meyakinkan. 

Kekalahan 1-4 dari Swiss memperlihatkan rapuhnya pertahanan, sementara hasil imbang 1-1 melawan Slovenia menunjukkan minimnya kreativitas, dengan expected goals hanya 0,64 berbanding 2,14 milik lawan.

Swedia memang memiliki kualitas di lini depan dan tetap berpotensi mencetak gol. Namun, pengalaman Ukraina dalam menghadapi tekanan di laga play-off serta performa yang lebih stabil membuat mereka sedikit difavoritkan.

Analisis Taktik

Ukraina diperkirakan tampil dengan formasi 4-5-1 yang menekankan kontrol lini tengah dan dominasi penguasaan bola. Dengan jumlah gelandang yang padat, Ukraina akan berupaya mengendalikan tempo permainan sejak awal serta memaksimalkan serangan dari sisi sayap. 

Peran Georgiy Sudakov menjadi krusial sebagai kreator utama, sementara Viktor Tsyhankov menjadi ancaman dari sisi sayap. Di lini depan, Vladyslav Vanat akan berperan sebagai titik fokus serangan sekaligus membuka ruang bagi gelandang yang datang dari lini kedua.

Sementara itu, Swedia mengandalkan skema 4-4-2 yang lebih direct dan pragmatis. Duet Viktor Gyokeres dan Lidberg menjadi senjata utama dalam menyerang ruang di belakang pertahanan Ukraina, dengan Gyokeres berperan sebagai target man sekaligus pemantul bola bagi serangan lanjutan. 

Perkiraan Susunan Pemain

Ukraina (4-5-1): Trubin; Mykhailichenko, Mykolenko, Zabarnyi, Tymchyk; Zubkov, Kalyuzhnyi, Yarmolyuk, Sudakov, Tsyhankov; Vanat 

Pelatih: Serhiy Rebrov

Swedia (4-4-2): Nordfeldt; Svensson, Lindelof, Starfelt, Gudmundsson; Ayari, Svanberg, Zeneli, Lundgren; Lidberg, Gyokeres 

Pelatih: Graham Potter

Lima Pertemuan Terakhir

29/06/2021 Swedia 1-2 Ukraina (AET) - Piala Eropa 2020

11/06/2012 Ukraina 2-1 Swedia - Piala Eropa 2012

10/08/2011 Ukraina 0-1 Swedia - Uji Coba

09/02/2011 Swedia 1-1 Ukraina (4-5 penalti) - Turnamen Siprus

01/06/2008 Swedia 0-1 Ukraina - Uji Coba

5 Hasil Terakhir Timnas Ukraina

09/09/2025 Azerbaijan 1-1 Ukraina - Kualifikasi Piala Dunia 2026

10/10/2025 Islandia 3-5 Ukraina - Kualifikasi Piala Dunia 2026

13/10/2025 Ukraina 2-1 Azerbaijan - Kualifikasi Piala Dunia 2026

13/11/2025 Prancis 4-0 Ukraina - Kualifikasi Piala Dunia 2026

16/11/2025 Ukraina 2-0 Islandia - Kualifikasi Piala Dunia 2026

5 Hasil Terakhir Timnas Swedia

08/09/2025 Kosovo 2-0 Swedia - Kualifikasi Piala Dunia 2026

10/10/2025 Swedia 0-2 Swis - Kualifikasi Piala Dunia 2026

13/10/2025 Swedia 0-1 Kosovo - Kualifikasi Piala Dunia 2026

15/11/2025 Swis 4-1 Swedia - Kualifikasi Piala Dunia 2026

18/11/2025 Swedia 1-1 Slovenia - Kualifikasi Piala Dunia 2026