TVRINews - Buenos Aires, Argentina

Kabar baik datang bagi para pendukung Argentina yang ingin menyaksikan langsung Piala Dunia FIFA 2026. Maskapai asal Amerika Selatan, Aerolineas Argentinas, mengumumkan pembukaan dua penerbangan pergi-pulang nonstop menuju Kansas City. Adanya penerbangan baru ini membuat suporter Argentina bisa mencapai Kansas City lebih cepat.

Rute tersebut mulai dibuka saat Argentina memainkan laga perdana Grup J Piala Dunia 2026 melawan Aljazair pada 16 Juni mendatang. Para penggemar dapat terbang langsung dari Buenos Aires ke Kansas City pada 14 dan 15 Juni, kemudian kembali ke Argentina pada 17 Juni. Berdasarkan informasi di situs resmi Aerolineas Argentinas, harga tiket pulang-pergi untuk penerbangan berdurasi hampir 12 jam tersebut dibanderol mulai 2.500 dolar AS atau sekitar Rp39,2 juta.

Gelaran Piala Dunia 2026 memang berdampak signifikan terhadap lonjakan harga tiket pesawat dan akomodasi di kawasan Kansas City sepanjang Juni. Dalam kondisi normal, tiket kelas ekonomi pergi-pulang dari Buenos Aires ke Kansas City biasanya dipatok di bawah 1.500 dolar AS, atau sekitar Rp23.5 juta menurut data Google Flights. Pada umumnya, rute tersebut mengharuskan penumpang transit di kota-kota Amerika Serikat seperti Atlanta, Dallas, atau Houston.

Namun, demi mengakomodasi tingginya permintaan selama Piala Dunia 2026, maskapai-maskapai penerbangan mulai menambah jadwal agar para suporter bisa menyaksikan enam pertandingan yang akan digelar di Arrowhead Stadium, Kansas City. American Airlines, misalnya, akan menambah frekuensi penerbangan menuju New York dan Atlanta selama Piala Dunia 2026 berlangsung. Hal itu disampaikan oleh Wakil Direktur Penerbangan Kansas City, Justin Meyer, kepada The Star bulan lalu.

Selain itu, Kansas City Business Journal melaporkan bahwa dua penerbangan carter pergi-pulang diperkirakan akan dioperasikan juga antara Kurasao dan Kansas City untuk laga negara di Karibia tersebut melawan Ekuador pada 20 Juni. Dipimpin megabintang Lionel Messi, Argentina berambisi mencatat sejarah sebagai negara ketiga yang mampu menjuarai Piala Dunia dua kali berturut-turut. Seiring ambisi itu, Tim Tango berpeluang menghabiskan waktu lebih lama di Kansas City. The Star sebelumnya melaporkan bahwa Argentina tengah mempertimbangkan Kansas City sebagai markas selama Piala Dunia 2026.