TVRINews - London, Inggris
Kansas City tengah menjadi pusat perhatian dalam persaingan penentuan lokasi markas peserta Piala Dunia 2026. Kota ini disebut-sebut sebagai salah satu destinasi paling diminati oleh para tim elite.
Sebelumnya, The Star melaporkan Argentina menjadikan Kansas City sebagai pilihan utama untuk markas. Di kawasan ini terdapat tiga opsi lokasi resmi. Argentina dikabarkan lebih condong memilih Compass Mineral Sporting Fields, yang selama ini digunakan Sporting Kansas City untuk berlatih. Armada Lionel Scaloni juga dilaporkan tertarik bermarkas di KC Women's Soccer Training Complex milik KC Current. Tak hanya Argentina, Belanda juga disebut ingin menjadikan Kansas City sebagai markas selama Piala Dunia 2026 digelar.
Situasi semakin ramai karena sempat muncul kabar seputar Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) yang mulai melihat Kansas City sebagai alternatif lokasi pasukan Thomas Tuchel bermukim. Laporan terbaru dari The Times dan The Daily Mail menyebut bahwa Inggris belum menyerah. FA tetap berharap dapat bermarkas di Kansas City, bahkan telah mengajukan permohonan resmi kepada FIFA.
Dalam laporannya, Daily Mail menyatakan bahwa pihak FA menilai Kansas City sangat ideal dari sisi geografis. Lokasinya berada di kawasan Midwest Amerika Serikat, yang dipandang memudahkan perjalanan tim menuju berbagai stadion penyelenggara. FA dilaporkan terus memantau situasi dan menunggu keputusan akhir dari FIFA. Media itu menegaskan Kansas City disukai karena jaraknya tidak lebih dari lima jam perjalanan dari mayoritas lokasi Piala Dunia 2026. Keputusan penempatan markas diperkirakan keluar pada akhir bulan ini.
Kabar positifnya, Kansas City dinilai memiliki kapasitas untuk menampung lebih dari satu tim nasional. Jika FIFA memberikan lampu hijau, Inggris, Argentina, dan Belanda berpeluang sama-sama bermarkas di kota tersebut. Daily Mail bahkan menyebut ada kemungkinan Inggris bertetangga dengan Argentina, yang akan mengawali upaya mempertahankan gelar juara dunia di Arrowhead Stadium, Kansas City.
Sesuai regulasi FIFA, negara yang memainkan laga di atau dekat suatu kota akan mendapat prioritas dalam pemilihan fasilitas. Dalam hal ini, Belanda dan Argentina dinilai memiliki keunggulan logistik dibanding Inggris. Belanda dijadwalkan tampil sekali di Kansas City dan dua kali di Texas, masing-masing di Houston dan Dallas. Sementara Argentina juga memiliki agenda pertandingan yang menguntungkan.
Kedati begitu, Kansas City memiliki banyak pilihan hotel dan fasilitas latihan yang sesuai standar FIFA. Kota ini menjadi rumah bagi sejumlah universitas dengan kompleks latihan modern, klub NFL Kansas City Chiefs, dan klub MLS, Sporting Kansas City. Dukungan infrastruktur tersebut memungkinkan tiga negara sekaligus menjadikan Kansas City sebagai markas. Akan tetapi, tetap FIFA yang nanti menentukan tim mana saja yang bisa bermukim di sana selama Piala Dunia 2026.