TVRINews - Barcelona, Spanyol
Timnas Spanyol dapat dianggap sebagai kandidat peraih gelar Piala Dunia 2026 karena memiliki Lamine Yamal dan Dani Carvajal. Namun, ada satu hal yang harus mereka waspadai, yaitu kemungkinan tensi panas antara dua pemain tersebut. Keduanya adalah bintang dua klub besar yang berseteru sengit. Dani Carvajal merupakan bek kanan Real Madrid, sedangkan Lamine Yamal merupakan penyerang sayap kanan Barcelona.
Menurut Jose Felix Diaz dari media Spanyol, As, pelatih Luis de la Fuente dan stafnya sudah merasa khawatir terkait faktor tensi yang tinggi di antara pemain Barcelona dan Real Madrid. "Namun, ada kekhawatiran yang lebih besar terkait hubungan yang tidak bagus antara Lamine Yamal dan Dani Carvajal," kata Jose Felix Diaz seperti yang dikabarkan Worldsoccertalk, kemarin. Kekhawatiran tersebut sangat beralasan karena keduanya akan berbagi peran di sisi kanan di Piala Dunia 2026 nanti. Jika terjadi, ketidakakuran ini dapat memengaruhi atau bahkan merusak performa masing-masing di Timnas Spanyol.
Dani Carvajal adalah bek kanan andalan Real Madrid dan Timnas Spanyol, sedangkan Lamine Yamal penyerang sayap kanan andalan Barcelona dan Timnas Spanyol. Dalam duel yang digelar di Stadion Santiago Bernabeu tersebut, Lamine Yamal sempat berargumen panas dengan seniornya di Timnas Spanyol tersebut. Setelah laga berakhir tepatnya, Dani Carvajal memperlihatkan gerakan tangan sambil mengatakan "Kamu terlalu banyak bicara, sekarang bicaralah."
Aksi Dani Carvajal itu diduga karena kapten Real Madrid ini masih kesal dengan pernyataan Lamine Yamal yang menyudutkan Real Madrid jelang duel ini. Pemain muda Barcelona ini mengatakan "Mereka (Real Madrid) mencuri, tapi protes." Real Madrid memenangi pertandingan dan Dani Carvajal menggunakan kemenangan tersebut untuk menyudutkan juniornya ini. Rupanya, pemain Real Madrid belum melupakan kata-kata Lamine Yamal. Hingga kemudian setelah laga berakhir, ketegangan sempat terjadi dan mengarah kepada Lamine Yamal, pemain berusia 18 tahun.
Bermain Bersama dalam 14 Laga
Dani Carvajal yang berusia 34 tahun 16 tahun terbilang jauh lebih tua dibandingkan dengan Lamine Yamal. Bek ini memang jauh lebih senior. Dalam posisinya sebagai bek kanan, Dani Carvajal memiliki tugas melapisi sisi kanan pertahanan timnya. Dalam situasi menyerang, dia pun bekerja sama dengan Lamine Yamal. Komunikasi antara keduanya menjadi sangat penting.
Dalam karier masing-masing, keduanya total telah bermain dalam 14 laga bersama-sama di lapangan untuk Timnas Spanyol. Spanyol tidak terkalahkan jika ada Dani Carvajal dan Lamine Yamal di lapangan dalam 14 laga tersebut. Di sisi lain, keduanya baru satu kali terlibat dalam terjadinya gol untuk Timnas Spanyol. Kejadian tepatnya adalah ketika Spanyol menang 3-0 atas Kroasia di Piala Eropa 2024 lalu. Saat itu, Dani Carvajal mencetak gol berkat assist Lamine Yamal.