TVRINews - Jakarta

Piala Dunia 1966 menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Inggris. Untuk pertama kalinya tim berjuluk The Three Lions keluar sebagai juara dan turnamen itu dilangsungkan di negara mereka sendiri.

Prestasi Bobby Moore dan kawan-kawan itu belum bisa disamai oleh para penerusnya sampai sekarang ini. Dengan alasan itulah, jersei Inggris edisi Piala Dunia 1966 banyak diburu oleh para kolektor dari berbagai belahan dunia.

Di Indonesia, ada Bekti Nugroho, seorang kolektor yang berhasil memenangkan perburuan jersei Inggris di Piala Dunia 1966. Tak tanggung-tanggung, di dalam lemarinya sekarang ini, ada tiga buah jersei The Three Lions era itu.

“Saya pertama dapat yang away warna merah di tahun 2018. Lalu yang home, warna putih saya dapat sekitar tahun 2020, dan jersei kipernya yang kuning di tahun 2024,” tutur Bekti Nugroho.

Perburuan jersei langka dan bersejarah ini dilakukan Bekti melalui situs eBay. Begitu melihat ada yang menjual, dia tak lantas langsung melakukan pembelian. Biasanya dilakukan dulu pengecekan reputasi penjual dan meneliti foto untuk memastikan keaslian.

“Saya biasa beli melalui eBay. Saya akan cek lebih dulu keaslian jersei. Mulai dari reputasi penjual hingga membandingkan foto-fotonya. Alhamdulillah pas datang, ternyata jerseinya asli,” ujarnya.

Sebagai penggemar Inggris, Bekti mengoleksi banyak jerseinya. Saat ini yang dia miliki adalah jersei dari tahun 1966 hingga 2026. Sebagai penggemar The Three Lions, dia mengaku terobsesi untuk mencari era sebelumnya lagi, tapi sampai sekarang masih belum menemukannya.

“Yang belum bisa saya dapatkan sampai sekarang jersei Inggris sebelum tahun 1966. Masih susah untuk dicarinya. Itu sih yang membuat saya sebagai kolektor penasaran sampai sekarang,” tutur Bekti.

Jersei Hindia Belanda

Nama Bekti Nugrogo viral pada 2024 karena koleksi jersei Timnas Indonesia dari masa ke masa. Bahkan yang paling langka sekali pun, seperti jersei Hindia Belanda di Piala Dunia 1938 ada di deretan koleksi miliknya.

Hobinya mengoleksi jersei Indonesia diawali pada tahun 2024. Dalam kurun waktu yang singkat, dia bisa mengumpulkan sekira 150 buah jersei Skuad Garuda.

Tentu saja ini bukanlah hobi yang murah. Bekti mengaku, setiap keuntungan dari proyek usahanya yang dijalankan, sekira 40 persen dihabiskan untuk belanja jersei.

“Koleksi saya bisa banyak karena tidak mementingkan jersei itu match worn atau player issue. Yang penting buat saya, berurut dulu tahunnya,” kata Bekti Nugroho.

Karena kegetolannya dalam berburu jersei Indonesia, jalan untuk memiliki jersei Hindia Belanda di Piala Dunia 1938 terbuka. Seorang kenalannya yang juga kolektor memberi informasi penting ini.

“Jersei Hindia Belanda saya dapat lewat teman. Dia tahu saya kolektor, jadi dia hubungi saya ketika ada yang mau jual. Itu jersei dari Belanda, lalu ke Malaysia, baru kemudian dibawa ke Indonesia,” ujarnya.

Berhasil memiliki jersei langka dan bersejarah dalam perkembangan sepak bola di Indonesia, membuat Bekti semakin mendapat banyak perhatian. Dia mengaku, sempat ada yang mau membeli koleksinya itu, tapi kemudian ditolak.

“Jersei Hindia Belanda itu memang bukan yang termahal yang saya beli. Tapi, kalau untuk urusan ditawar, itu yang paling mahal. Ada pengusaha asal Malang yang mau membelinya,” tutur Bekti.