Bintang dan kapten Timnas Argentina, Lionel Messi. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Buenos Aires, Argentina
Kehadiran Lionel Messi akan memberikan kepercayaan diri yang besar bagi rekan-rekan setimnya yang lebih muda seperti Julian Alvarez, Enzo Fernandez, hingga Alexis Mac Allister.
Lionel Messi merupakan salah satu pesepak bola terbesar sepanjang sejarah. Lahir di Rosario, Argentina, pada 24 Juni 1987, Messi memulai perjalanan sepak bolanya sejak kecil bersama Newell’s Old Boys sebelum pindah ke akademi La Masia milik FC Barcelona pada usia 13 tahun.
Barcelona kemudian menjadi panggung utama yang membesarkan namanya. Bersama klub dari Catalan itu, Messi memenangkan puluhan trofi, termasuk Liga Champions dan La Liga, sekaligus mencetak rekor demi rekor.
Ia dikenal sebagai pemain dengan kemampuan dribel luar biasa, visi permainan tajam, dan naluri mencetak gol yang sulit ditandingi. Hingga kini, Messi telah meraih delapan Ballon d’Or dan menjadi salah satu pemain paling berprestasi dalam sejarah sepak bola.
Setelah meninggalkan Barcelona pada 2021 akibat krisis finansial klub, La Pulga, julukannya, sempat bermain untuk Paris Saint-Germain sebelum melanjutkan karier di Inter Miami sejak 2023.
Meski usianya mendekati akhir karier profesional, kualitas permainan Messi belum benar-benar memudar. Bersama klubnya sekarang, Inter Miami, maupun Timnas Argentina, ia masih menjadi pusat permainan dan membantu tim meraih berbagai pencapaian penting.
Pada level internasional, Messi sukses menuntaskan “misi besarnya” ketika membawa Tim Tango juara Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Prancis di final. Gelar itu melengkapi karier yang sebelumnya sudah dipenuhi trofi domestik dan individual.
Kini perhatian dunia tertuju pada kemungkinan Messi tampil di Piala Dunia 2026. Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni-19 Juli mendatang itu diprediksi menjadi Piala Dunia terakhir sang megabintang.
Indikasi Lionel Messi Akan Ikut ke Piala Dunia 2026
Walau belum memberi kepastian soal keikutsertaannya di Piala Dunia 2026 maupun rencana pensiun di tim nasional, Messi beberapa kali mengisyaratkan bahwa ia ingin menikmati tiap momen terakhir bersama Tim Tango, termasuk di Piala Dunia 2026.
Salah satu indikasinya adalah keikutsertaan Messi dalam dua uji coba terakhir Timnas Argentina pada akhir Maret lalu. Pertama, laga uji coba kontra Mauritania pada 27 Maret 2026 di Stadion La Bombonera, Argentina.
Dalam laga itu Argentina menang 2-1. Messi tidak menjadi starter, tetapi masuk pada babak kedua dan bermain penuh selama 45 menit terakhir. Gol Argentina dicetak oleh Enzo Fernandez dan Nico Paz.
Kemudian melawan Zambia pada 31 Maret 2026 di tempat yang sama, Argentina menang 5-0 dan Messi mencetak satu gol serta satu asis. Laga itu disebut banyak media sebagai kemungkinan pertandingan kandang terakhir Messi bersama skuad Albiceleste sebelum Piala Dunia 2026.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, meyerahkan sepenuhnya kepada Lionel Messi soal keikutsertaannya di Piala Dunia 2026. “Kita lihat saja apa yang akan terjadi seiring waktu. Dia tahu apa yang kami pikirkan. Yang penting dia bahagia," ujar Scaloni, dikutip dari ESPN.
"Kami tidak akan mengganggunya dengan masalah ini setiap hari karena dia telah mendapatkan hak untuk memutuskan apa yang ingin dia lakukan dengan masa depannya dan dengan tim nasional. Jika dia ingin bermain, kami tentu akan senang," Scaloni menambahkan.

Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, mengangkat trofi juara Piala Dunia di Qatar pada tahun 2022.
Foto: Grafis: Yusuf
Karakter Permainan Messi
Lionel Messi dikenal sebagai pemain dengan gaya bermain yang menggabungkan kreativitas, kontrol bola, visi, dan ketajaman mencetak gol dalam level elite. Meski berposisi alami sebagai penyerang, Messi kerap bergerak bebas di belakang striker atau turun ke lini tengah untuk membangun serangan.
Kemampuan dribelnya membuat ia mampu melewati beberapa pemain dalam ruang sempit, sementara kaki kirinya terkenal karena akurasi umpan dan finishing yang sangat presisi.
Seiring bertambahnya usia, Messi juga berkembang menjadi playmaker yang lebih tenang dan efisien, tidak lagi hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga kecerdasan membaca permainan serta kemampuan mengatur tempo pertandingan.
Pengaruh Messi di Timnas Argentina benar-benar dirasakan rekan setimnya. Ia menjadi pusat permainan sekaligus pemimpin emosional skuad Albiceleste. Kehadirannya memberi kepercayaan diri besar bagi rekan-rekan setim, terutama generasi muda seperti Julian Alvarez, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister.
Dalam era kepelatihan Lionel Scaloni, Argentina dibangun dengan sistem yang memaksimalkan kebebasan Messi dalam menyerang, sementara pemain lain bekerja menjaga keseimbangan tim.
Kombinasi itu membantu Argentina menjuarai Copa America 2021, Finalissima 2022, dan Piala Dunia 2022, sekaligus memperkuat status Messi sebagai ikon terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina.
Biodata
Nama: Lionel Andres Messi
Kelahiran: Rosario, Santa Fe, Argentina, 24 Juni 1987 (38 tahun)
Karier Klub:
- Barcelona C (2003–2004)
- Barcelona B (2004–2005)
- Barcelona (2004–2021)
- Paris Saint-Germain (2021–2023)
- Inter Miami (2023–sekarang)
Karier Timnas:
- Argentina U-20 (2004–2005)
- Argentina U-23 (2008)
- Argentina (2005–sekarang)
Prestasi:
Barcelona
- La Liga (2004/2005, 2005/2006, 2008/2009, 2009/2010, 2010/2011, 2012/2013, 2014/2015, 2015/2016, 2017/2018, 2018/2019)
- Copa del Rey (2008/2009, 2011/2012, 2014/2015, 2015/2016, 2016/2017, 2017/2018, 2020/2021)
- Piala Super Spanyol (2006, 2009, 2010, 2011, 2013, 2016, 2018)
- Liga Champions (2005/2006, 2008/2009, 2010/2011, 2014/2015)
- Piala Super Eropa (2009, 2011, 2015)
- FIFA Club World Cup (2009, 2011, 2015)
Paris Saint-Germain
- Ligue 1 (2021/2022, 2022/2023)
- Trophee des Champions (2022)
Inter Miami
- MLS Cup (2025)
- Supporters' Shield (2024)
- Leagues Cup (2023)
Argentina U-20
- Piala Dunia U-20 (2005)
Argentina U-23
- Emas Olimpiade (2008)
Argentina
- Piala Dunia (2022)
- Copa America (2021, 2024)
- Finalissima (2022)
Individual
- Ballon d'Or (2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021, 2023)
- FIFA World Player of the Year/FIFA Ballon d'Or/The Best FIFA Men's Player (2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2022, 2023)
- FIFA World Cup Golden Ball (2014, 2022)
- FIFA World Cup Silver Boot (2022)
- FIFA Club World Cup Golden Ball (2009, 2011)
- FIFA U-20 World Cup Golden Ball (2005)
- FIFA U-20 World Cup Golden Boot (2005)
- UEFA Club Footballer of the Year (2008/2009)
- UEFA Men's Player of the Year Award (2010/2011, 2014/2015)
- Top-scorer Liga Champions (2008/2009, 2009/2010, 2010/2011, 2011/2012, 2014/2015, 2018/2019)
- European Golden Shoe (2009/2010, 2011/2012, 2012/2013, 2016/2017, 2017/2018, 2018/2019)
- Copa America Golden Ball (2015, 2021)
- Copa America Golden Boot (2021)
- La Liga Best Player (2008/2009, 2009/2010, 2010/2011, 2011/2012, 2012/2013, 2014/2015, 2016/2017, 2017/2018, 2018/2019)
- MLS Most Valuable Player (2024, 2025)
- Pichichi Trophy (2009/2010, 2011/2012, 2012/2013, 2016/2017, 2017/2018, 2018/2019, 2019/2020, 2020/2021)
- MLS Golden Boot (2025)
- Laureus World Sportsman of the Year (2020, 2023)
- IFFHS World's Best Player (2022)
- TIME Athlete of the Year (2023)
- Ballon d'Or Dream Team (2020)
- FIFPRO World 11 (2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, 2020, 2021, 2022, 2023)
- Argentine Sportsperson of the Year (2011, 2021, 2022, 2023)
- Argentine Footballer of the Year (2005, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2015, 2016, 2017, 2019, 2020, 2021, 2022, 2023)