TVRINews – Buenos Aires, Argentina

Kemenangan Timnas Argentina atas Mauritania tidak memuaskan.

Timnas Argentina menang 2-1 atas Mauritania dalam pertandingan uji coba di Estadio La Bombonera, Buenos Aires, Sabtu (28/3/2026). Namun, kemenangan tersebut mendapat kritik keras dari Emiliano Martinez.

Kiper Argentina itu menilai performa tim sangat buruk. Menghadapi Mauritania yang berada di peringkat 115 ranking FIFA, seharusnya mereka bisa tampil lebih baik lagi.

“Sangat buruk. Ini adalah salah satu pertandingan terburuk yang pernah kami mainkan, bahkan untuk pertandingan persahabatan,” kata Emiliano Martinez, dikutip dari Marca.

Emiliano Martinez bersyukur pertandingan Finalissima melawan Spanyol yang sedianya dilangsungkan pada 27 Maret 2026 mengalami penundaan. Andai saja tetap pada jadwal semula dan mereka bermain seperti hari ini, hasilnya akan tidak menyenangkan.

“Syukurlah kami tidak bermain di Finalissima. Jika kami bermain seperti itu, kami akan kalah. Ketika kami mengenakan jersei tim nasional, kami harus memberikan yang lebih. Kami membutuhkan lebih banyak semangat,” imbuhnya.

Dalam pertandingan tersebut, pelatih Argentina, Lionel Scaloni memberi kesempatan kepada Nico Paz untuk bermain sejak menit awal dan menempatkan Lionel Messi di bangku cadangan. Meski mampu menguasai jalannya pertandingan, mereka dianggap tak memiliki kedalaman yang memadai.

Pada menit ke-17 pertandingan, Enzo Fernandez membuka keunggulan Argentina. Pada menit ke-32, giliran Nico Paz menggandakan keunggulan Tim Tango, julukan Argentina, melalui tendangan bebas.

Usai turun minum, Lionel Messi masuk menggantikan Nico Paz, tapi performa Argentina justru menurun. Mauritania berhasil membuat para pemain tuan rumah menjadi tidak nyaman mendikte jalannya pertandingan, bahkan sampai mencetak gol balasan lewat Jordan Lefort di masa injury time.

Mengutip Soccerway, Argentina mencatatkan penguasaan bola mencapai 64 persen. Tujuh kali mereka melakukan tembakan ke gawang Mauritania, tapi hanya empat yang mengenai sasaran.

Lionel Scaloni juga merasakan kekecewaan yang sama dengan Emiliano Martinez. Ia sama sekali tidak merasa puas dengan kemenangan kali ini. “Kesimpulannya tidak positif. Tim sama sekali tidak bermain bagus,” ujarnya.

Argentina masih memiliki satu pertandingan tersisa dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026, yakni melawan Zambia pada Selasa (31/3/2026) di Estadio La Bombonera.