Morgan Rogers sedang bersinar bersama Aston Villa di musim ini. Ia digadang-gadang layak masuk skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – London, Inggris
Morgan Rogers bersaing ketat dengan Jude Bellingham untuk menjadi playmaker Inggris di Piala Dunia 2026.
Persaingan memperebutkan posisi playmaker tim nasional Inggris di Piala Dunia 2026 diprediksi bakal sengit. Jude Bellingham yang diproyeksikan menjadi pilihan utama pelatih Thomas Tuchel pun diingatkan untuk tidak terlena.
Mantan gelandang Inggris, Nicky Butt, menilai Morgan Rogers memiliki peluang besar untuk merebut tempat Bellingham. Penilaian itu didasarkan pada karakter Tuchel yang dikenal tak segan mencadangkan pemain bintang yang gagal menunjukkan performa terbaik.
Juru taktik asal Jerman itu tidak pernah ragu untuk mencadangkan pemain bintang yang tampil buruk. Itulah mengapa ketika Bellingham tak bermain sesuai harapan, Rogers bisa dengan cepat menggusurnya dari susunan pemain inti.
"Harry Kane, Declan Rice, Bukayo Saka, dan Jude Bellingham adalah para superstar, tetapi Morgan Rogers bisa menjadi pemain yang benar-benar menonjol," kata Butt, dikutip dari Goal, Jumat (5/6/2026).
"Itu akan bergantung pada bagaimana Jude Bellingham memulai turnamen. Jika ia langsung tampil luar biasa, situasinya berbeda," mantan pemain Manchester United tersebut menambahkan.
Menurut Butt, gaya bermain Rogers disukai oleh Tuchel. Ia tak hanya cerdik dalam mengkreasikan permainan, tetapi juga mampu menjadi pemecah kebuntuan. Pemain Aston Villa itu memiliki tendangan jarak jauh yang baik.
"Rogers adalah tipe pemain yang sangat disukai Tuchel, terutama di peran nomor 10. Ia bisa mencetak gol dari luar kotak penalti. Banyak gol di Piala Dunia lahir dari luar kotak karena tim-tim sering bertahan sangat dalam," ujarnya.
Dengan profil tersebut, tidak tertutup kemungkinan justru Rogers yang kemudian keluar sebagai bintang bagi Inggris di Piala Dunia 2026. Apalagi, ia berada di bawah arahan pelatih yang lebih mengutamakan performa dibanding reputasi pemain.
"Saya rasa susunan pemain inti saat ini sudah cukup jelas dan Rogers mungkin tidak langsung masuk. Tetapi jika Bellingham tidak tampil maksimal, satu hal tentang Tuchel adalah dia tidak peduli dengan ego pemain atau persepsi publik," tutur Butt.
"Jika Bellingham bermain buruk, Tuchel akan langsung menariknya keluar dan memasukkan Rogers. Dalam situasi itu, Rogers bisa saja menjadi pemain terbaik Inggris di turnamen. Kemampuannya sebesar itu. Banyak pemain yang datang hanya sebagai pelapis lalu keluar sebagai superstar."