Erling Haaland dengan trofi Pemain Terbaik untuk laga Irak vs Norwegia. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Foxborough, Amerika Serikat
Erling Haaland berperan besar dalam kemenangan Norwegia baik lewat gol yang diciptakannya maupun dengan kehadirannya yang memberikan teror di pertahanan Irak.
Erling Haaland pantas terpilih sebagai Player of the Match dalam pertandingan Norwegia lawan Irak yang berakhir 4-1 untuk kemenangan timnya. Peran Erling Haaland di laga ini terlihat dari dua gol yang diciptakannya untuk Norwegia, gol pertama pada menit ke-39 dan gol kedua di menit ke-43.
Penyerang 25 tahun ini juga menjadi kunci sukses di sejumlah penetrasi yang dilakukan Norwegia ke pertahanan Irak sepanjang laga ini bergulir. Salah satu peran Erling Haaland di luar dari gol tersebut ketika aksinya membuat penyerang Irak, Aymen Hussein yang mencoba mengantisipasi tendangan Erling Haaland. Namun, bola tersebut mengenai badannya dan masuk ke gawang sendiri.
Dalam pertandingan ini, Erling Haaland tampil penuh sepanjang 90 menit+. Gol pertama Erling Haaland memperlihatkan kekuatan fisik sang pemain ketika menyambut asis yang diberikan rekan setimnya, David Moller Wolfe di menit ke-29. Meski diapit dua pemain belakang Irak, Erling Haaland tidak terbendung, menerobos dan menyodorkan kakinya membuat bola umpan tersebut masuk ke gawang.
Sedangkan gol keduanya di laga ini juga sangat penting karena mengubah kedudukan membuat Norwegia kembali unggul. Setelah gol Erling Haaland, Irak memang berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang diciptakan penyerang mereka, Aymen Hussein di meni ke-39.
Namun, Erling Haaland berhasil membuat Norwegia kembali unggul. Penyerang ini masih ada di sekitar luar pertahanan Irak ketika bek Irak mencoba mengirim bola kepada kipernya. Bola tersebut terlalu lemah dan Erling Haaland kemudian melihat peluang tersebut, mengejar bola lebih cepat dari kiper lawan.
Erling Haaland kemudian menendang bola tersebut. Meski kiper Irak berhasil menepis dengan kakinya, namun bola membentur kaki Erling Haaland lagi dan masuk ke gawang. Gol tersebut membangkitkan kembali kepercayaan diri rekan setimnya. Norwegia sejak saat itu terus memimpin. Hingga kemudian tim ini berhasil mencetak dua gol lagi dari Leo Ostigard dan satu gol bunuh diri Aymen Hussein yang diawali karena tendangan Erling Haaland.
Dua gol itu menjadi debut sempurna bagi Erling Haaland yang memang di laga ini tampil dalam pertandingan pertamanya di turnamen Piala Dunia. Sepanjang 90 menit ini pula, selain mencetak dua gol, aspek serangan penyerang Manchester City ini juga terlihat dari statistik.
Erling Haaland melepaskan lima tembakan di pertandingan ini dengan 4 di antaranya mengarah ke gawang dan hanya satu yang melenceng. Dari kerja sama dengan rekannya, dia melepaskan 9 operan dengan empat di antaranya berhasil.
Kehadirannya di jantung pertahanan Irak, benar-benar menjadi teror yang besar bagi pertahanan tim asuhan Graham Arnold tersebut. Dia juga membuat pemain Irak lebih banyak mengawasinya sehingga membuat rekannya memiliki ruang dalam memanfaatkan peluang.
Salah satunya dalam sebuah tendangan sudut yang diberikan Martin Odegaard. Saat itu, sekitar posisinya di jantung pertahanan Irak membuat pemain lawan tampak lebih fokus dalam mengawasinya. Saat itulah, Leo Ostigard muncul mengambil celah di antara para pemain, melompat menyambut bola umpan Martin Odegaard dengan tandukan yang membuat Norwegia saat itu menjadi unggul 3-1.