Mama Joy, suporter ikonik Timnas Afrika Selatan terkendala dana untuk memberi dukungan langsung di Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – Johannesburg, Afrika Selatan
Suporter Timnas Afrika Selatan terkendala dana untuk memberi dukungan langsung di Piala Dunia 2026.
Joy Chauke, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Mama Joy, adalah suporter ikonik Timnas Afrika Selatan. Ia selalu menyempatkan diri hadir setiap kali tim berjuluk Bafana Bafana bertanding.
Keberhasilan Afrika Selatan lolos ke Piala Dunia 2026 disambut antusias oleh Mama Joy. Sayangnya, ia terkendala dana untuk menyaksikan langsung pertandingan skuad asuhan Hugo Broos di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Afrika Selatan tergabung ke dalam Grup A bersama Meksiko, Korea Selatan, dan Republik Ceko. Seluruh pertandingan fase grup yang mereka jalani akan berlangsung di Meksiko. Tidak sedikit dana yang dibutuhkan untuk datang ke sana.
Mama Joy berupaya menghimpun dana publik untuk berangkat ke Piala Dunia 2026. Melalui media sosial, ia meminta dukungan karena sejak Gayton McKenzie menjadi Menteri Olahraga, Seni, dan Kebudayaan Afrika Selatan, tak ada lagi bantuan kepada suporter.
"Saya ingin berada di sana. Saya meminta bantuan dari siapa pun untuk membantu saya datang ke Piala Dunia 2026. McKenzie tidak akan membayar para penggemar, terutama Mama Joy," tulisnya di media sosial X.
Unggahan tersebut mendapat respons dari McKenzie. Sang menteri membalas sindiran dengan menyarankan agar Mama Joy meminta uang kepada suaminya yang berasal dari Prancis.
"Kami sudah mencarikan Anda suami, saudariku. Biarkan ia yang membayar untuk cinta dalam hidupnya. Eropa sangat kuat dan orang Prancis dikenal romantis. Biarkan dia yang membayar, saudari Joy," kata McKenzie.
Balasan dari sang menteri menjadi sorotan suporter Afrika Selatan. Sejak ia menduduki jabatan tersebut pada 2024, memang sudah ditegaskan tidak akan ada lagi bantuan dana dari pemerintah bagi suporter olahraga berangkat memberi dukungan.
Kebijakan tersebut diambil bukan berdasarkan biaya yang terlalu mahal, tapi keadilan. Menurut McKenzie, seluruh masyarakat Afrika Selatan adalah fan berat. Menjadi tidak adil jika hanya segelintir yang mendapat keistimewaan tersebut.
Karena kebijakan tersebut, McKenzie mendapat perlawanan dari Mama Joy. Ia menyerukan agar Presiden Cyril Ramaphosa menunjuk Menteri Olahraga, Seni, dan Kebudayaan yang baru.