TVRINews - Derby, Inggris

Fokus kini tertuju pada hasil pemindaian medis yang akan menentukan nasib sang striker di panggung dunia.

Persiapan tim nasional Amerika Serikat menyongsong Piala Dunia 2026 harus menghadapi pukulan telak setelah penyerang andalan, Patrick Agyemang, mengalami cedera serius pada Senin (6/4/2026). Pemain berusia 25 tahun tersebut sedang membela klubnya, Derby County, saat insiden menyakitkan itu terjadi hingga memaksanya meninggalkan lapangan dengan tandu sambil menangis.

Agyemang mendarat dengan posisi yang tidak sempurna setelah melompat untuk memperebutkan bola dalam laga kontra Stoke City. Meskipun timnya berhasil mengamankan kemenangan 2-0, fokus utama justru tertuju pada penanganan medis intensif yang harus diterima sang striker di pinggir lapangan.

Kabar ini memicu kekhawatiran besar bagi tim nasional Amerika Serikat yang tengah menghitung hari menuju turnamen akbar tersebut. Banyak pihak mengkhawatirkan Agyemang mengalami cedera tendon Achilles yang secara otomatis akan mengubur impian besarnya untuk tampil di Piala Dunia 2026.

Pelatih Derby County, John Eustace, memberikan keterangan awal mengenai kondisi Agyemang yang langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak klub masih menunggu hasil diagnosa pasti dari tim dokter sebelum memberikan pernyataan resmi terkait durasi absennya sang pemain.

"Dia telah pergi untuk menjalani pemindaian. Kami akan menunggu dan melihat hasilnya. Mudah-mudahan tidak seburuk apa yang diperkirakan," kata Eustace dengan nada penuh harap dikutip Daily Mail.

Sementara itu, salah satu media lokal melaporkan bahwa insiden yang menimpa Agyemang awalnya terlihat seperti kecelakaan ringan yang tidak berbahaya. Namun, laporan tersebut kemudian berubah menjadi kabar buruk setelah muncul indikasi kuat mengenai kerusakan serius pada bagian tendon Achilles miliknya.

Situasi ini memberikan beban tambahan bagi pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino. Eks juru formasi Chelsea tersebut kini menghadapi tugas berat untuk mengerucutkan daftar pemain dari jumlah yang sangat banyak menjadi hanya 26 nama terpilih.

Skuad Amerika Serikat dijadwalkan melakoni laga pembuka Piala Dunia 2026 yang sangat krusial melawan Paraguai pada 12 Juni mendatang. Pochettino sebelumnya sempat mengisyaratkan dirinya belum membicarakan dilema pemilihan pemain ini secara langsung kepada seluruh anak asuhnya di tim nasional.

"Saya pikir sekarang mereka tahu bahwa ini akan menjadi sebuah kompetisi," ucap Pochettino saat memberikan gambaran mengenai persaingan internal di dalam skuad Amerika Serikat.

"Mereka tahu bahwa kami akan memantau setiap minggu, setiap pertandingan, dan kami akan mengevaluasi selama satu setengah tahun atau lebih, lalu kami akan mengambil keputusan," Pochettino melanjutkan.