TVRINews – San Francisco, Amerika Serikat

Penjaga gawang Timnas Qatar Mahmoud Abunada menjadi Pemain Terbaik dalam pertandingan melawan Swis di Grup B Piala Dunia 2026

Qatar rasanya puas berhasil menahan Swis pada pertandingan pertama mereka di Grup B Piala Dunia 2026 yang berlangsung di San Francisco Bay Arena, Amerika Serikat, Sabtu siang atau Minggu (14/06/2026) dini hari WIB. 

Tertinggal lebih dulu dari gol penalti penyerang Swis Breel Embolo pada menit ke-17, The Maroons berhasil menyamakan skor lewat sundulan bek tengah dan kapten Boualem Khoukhi pada menit 90+4 menyelesaikan umpan silang bek kiri Homam El Amin Ahmed. 

Namun, hasil yang membuat Qatar memiliki poin sama dengan tiga tim lainnya di Grup B, yakni Swis, Kanada, dan Bosnia-Herzegovina itu rasanya tidak mungkin terjadi tanpa performa impresif kiper mereka, Mahmoud Abunada. 

Berkat penampilan luar biasanya, Abunada terpilih menjadi Pemain Terbaik dalam pertandingan Qatar melawan Swis. 

Setelah mencetak gol, Swis mendominasi permainan. Data dari Opta menunjukkan Swis melepaskan total 26 tembakan, terbanyak yang mereka lepaskan di sebuah laga Piala Dunia (sejak 1966). 

Swis juga menjadi tim kedua dengan tembakan terbanyak namun tidak menang, setelah Jerman kalah 1-2 dari Jepang pada 2022 (juga 26 tembakan). Dari jumlah itu, tujuh tembakan para pemain Swis berhasil tepat sasaran.

Jika kiper Qatar Mahmoud Abunada bermain tidak gemilang, hampir pasti The Maroons akan pulang tanpa poin dari Swis. Statistik mencatat Abunada melakukan lima penyelamatan dari dalam kotak 16. 

Aksi brilian kiper klub asal Qatar, Ar Rayyan, itu seolah membayar kesalahan di awal laga dengan menjatuhkan gelandang Remo Freuler, meskipun belakangan banyak yang menyayangkan penalti itu karena menilai pelanggaran itu masih ringan.   

Yang pasti, statistik menunjukkan Abunada memang pantas menjadi Pemain Terbaik dalam laga Qatar melawan Swis. 

Selama 90 menit bermain, Abunada melakukan 48 sentuhan, tiga penyelamatan “terbang”, tiga meninju bola, dan dua kali menangkap bola di udara. Kiper berusia 26 tahun itu juga mengambil bola muntah delapan kali dan empat kali menyapu bola.