TVRINews – Brasilia, Brasil

Presiden Brasil, Lula da Silva, mengaku sempat ditanya oleh Carlo Ancelotti soal kelayakan Neymar masuk skuad Piala Dunia 2026.

Peluang Neymar untuk masuk skuad tim nasional Brasil di Piala Dunia 2026 masih terbuka. Sinyal itu disampaikan pelatih Carlo Ancelotti di tengah keraguan atas kondisi fisik sang pemain.

Neymar yang sedang berusaha pulih dari cedera agar bisa memperkuat Brasil di Piala Dunia 2026 sempat dibuat kecewa. Ancelotti tidak memanggilnya saat beruji coba melawan Prancis dan Kroasia pada Maret lalu.

Ancelotti lebih memilih membawa pemain-pemain baru ketimbang Neymar. Alasannya, performa penyerang berusia 34 tahun tersebut bersama Santos belum maksimal dan fisiknya tidak dalam kondisi fit 100 persen.

Di tengah pro dan kontra ketidakhadiran Neymar dalam skuad Tim Samba, Presiden Brasil, Lula da Silva, memberi pernyataan mengejutkan. Ia menyampaikan bahwa ada pertanyaan dari Ancelotti terkait kemungkinan Neymar kembali ke tim nasional.

"Saya berkesempatan berbicara dengan Ancelotti. Dia bertanya apakah Neymar pantas dipanggil. Jawaban saya, jika ia bugar secara fisik, ia punya bakat sepak bola. Yang perlu saya ketahui, apakah ia benar-benar menginginkannya?" kata Lula, dikutip dari Goal, Kamis (16/4/2026).

Lula meminta Neymar untuk meniru apa yang telah dilakukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Kedua pemain yang sudah tidak muda lagi, tetapi masih dibutuhkan oleh tim nasional masing-masing.

"Ia bisa melihat sosok seperti Cristiano Ronaldo. Ia bisa melihat Messi. Neymar masih bisa masuk tim nasional karena ia belum tua. Tapi, ia tak bisa berharap untuk dipanggil karena nama besarnya saja. Ia harus membuktikannya di lapangan," tutur Lula.

Pendapat publik Brasil tentang kelayakan Neymar tampil di Piala Dunia 2026 terbelah. Sebagian menganggap Ancelotti perlu membawanya, karena dalam skuad saat ini, belum ada pemain dengan kualitas sepertinya.

Neymar adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil. Ia telah menyumbangkan 79 gol dari 128 pertandingan. Kepemimpinan mantan pemain Barcelona itu di lapangan juga dibutuhkan karena sudah banyak pengalaman.

Terakhir kali Neymar membela Brasil saat menghadapi Uruguai di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol pada Oktober 2023. Setelah itu, ia terus berkutat dengan cedera sehingga tak bisa memperkuat Tim Samba lagi.

Carlo Ancelotti yang sudah memimpin Brasil dalam 10 pertandingan tanpa diperkuat Neymar tak lantas menutup pintu begitu saja. Ia hanya perlu diyakinkan bahwa cedera lutut yang dialami sebelumnya takkan memberi dampak negatif ke permainan.

"Neymar mampu kembali. Saya sudah mengatakannya beberapa kali, dan itu sangat jelas. Saya hanya akan memanggil pemain yang siap secara fisik," tutur juru taktik asal Italia tersebut.

Jajaran staf pelatih bersama Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) terus memantau kondisi terkini Neymar. Evaluasi terus dilakukan sampai nantinya keputusan final terkait skuad diambil.