Mesin gol Timnas Inggris, Harry Kane. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - London, Inggris
Harry Kane meraih gelar Top Scorer Piala Dunia 2018 setelah mengoleksi enam gol untuk Timnas Inggris.
Piala Dunia 2018 yang bergulir di Rusia tidak semuanya meninggalkan kekecewaan bagi Inggris. Setidaknya, di turnamen tersebut, ada satu yang yang dapat memberikan kebanggaan bagi The Three Lions: Harry Kane.
Kapten dan penyerang Timnas Inggris ini tampil sebagai pencetak gol terbanyak atau sebagai peraih gelar Golden Boot Piala Dunia 2018. Dengan gelar individu ini pula, dia menyamai pencapaian Gary Lineker di Piala Dunia 1986.
Harry Kane meraih gelar individu tersebut setelah mengoleksi total 6 gol atau setengah dari total jumlah gol Timnas Inggris (12 gol) di Piala Dunia 2018, yang saat itu di bawah asuhan Gareth Southgate.
Inggris datang ke Piala Dunia 2018 ini dengan membawa mesin gol mereka yang di tahun tersebut dalam performa terbaiknya. Harry Kane saat itu mengoleksi 30 gol di Liga Inggris (Premier League ) 2017-2018.
Jumlah tersebut hanya kalah dari Mohamed Salah (Liverpool) yang mengoleksi 32 gol. Dalam semua ajang pada musim itu, Harry Kane telah mencetak 41 gol untuk Tottenham Hotspur atau jumlah terbanyak sepanjang kariernya sebagai pemain sebelum dia pergi bergabung ke Bayern Munchen (2023-2024).
Harry Kane juga mesin gol yang konsisten dalam menjaga prduktivitasnya. Dalam tiga musim sebelum tampil di Piala Dunia 2018, contohnya, dia mengoleksi lebih dari 20 gol di Liga Inggris, masing-masing 21 gol (2014-2015), 25 gol (2025-2016), dan 29 gol (2016-2017).
Karena itulah, Harry Kane menjadi harapan Timnas Inggris saat itu untuk mengakhiri penantian mereka dalam meraih trofi Piala Dunia setelah terakhir kali juara pada Piala Dunia 1966.
Namun demikian, produktivitas dan gol-gol Harry Kane tidak cukup untuk membawa Inggris juara, bahkan The Three Lions terhenti di semifinal. Inggris kalah 1-2 dari Kroasia dalam laga fase knockout tersebut yang berlangsung dramatis dan Harry Kane tidak dapat mencetak gol di laga ini.
Di laga lawan Kroasia ini pula, Harry Kane melewatkan sejumlah peluang emas. Di antaranya di menit ke-30 ketika dia sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Kroasia, Danijel Subasic.
Tembakannya berhasil ditepis Danjiel Subasic, namun kemudian bola memantul ke sisi kanan gawang. Harry Kane kembali mendapatkan bola tersebut, tapi bola tendangan kaki kanannya kembali membentur kaki Danijel Subasic dan melambung melewat gawang.
Momen itu juga sangat disayangkan oleh fans Inggris karena saat itu sang kapten idealnya memberikan bola kepada rekan setimnya, Raheem Sterling yang ada di posisi yang jauh jauh lebih baik di kesempatan pertama di momen itu.
Inggris yang saat itu sudah unggul 1-0 lewat gol yang diciptakan Kieran Trippier di menit ke-5 harus melalui perpanjangan waktu setelah Kroasia menyamakan kedudukan di menit ke-68 lewat gol Ivan Perisic.
Kroasia kemudian berhasil mencetak gol kedua di laga ini pada menit ke-168 lewat gol yang diciptakan Mario Mandzukic. Gol yang mendepak Inggris pulang meninggalkan Rusia. Di perebutan posisi ketiga, Inggris juga kalah 0-2 dari Belgia.
Setelah laga itu berakhir, Harry Kane mengakui hasil tersebut sangat mengecewakan dan kalah dengan memiliki sejumlah peluang sangat menyakitkan.
"Itu menyakitkan, ya sangat menyakitkan. Ini pertandingan yang sulit, sangat keras untuk kami lalui. Kami juga mungkin kelelahan. Ini menyakitkan dan tentu bagi suporter yang telah datang kami tidak dapat memberikan mereka hasil terbaik," kata Harry Kane, dalam wawancara singkat di lapangan, setelah pertandingan berakhir.
Persebaran Gol Harry Kane
Di Piala Dunia 2018, Harry Kane membawa Inggris memulai langkah dengan hasil meyakinkan. Harry Kane memperlihatkan dirinya dengan membawa status salah satu mesin gol di kompetisi Liga Inggris.
Harry Kane langsung mencetak dua gol yang menentukan kemenangan The Three Lions atas Tunisia di laga pertama fase grup, 18 Juni 2018. Harry Kane mencetak gol di menit ke-11 setelah memanfaatkan asis John Stone.
Tunisia sempat menyamakan kedudukan di menit ke-35 melalui gol Ferjani Sassi. Namun demikian, Harry Kane menentukan kemenangan The Three Lions. Di menit ke-90 jelang laga akan berakhir, tandukannya memanfaatkan asis Harry Maguire mengubah kedudukan, Inggris menang 2-1.
Di laga kedua menghadapi Panama, Inggris menang dengan skor besar, 6-0. Pada pertandingan ini, Harry Kane bahkan mencetak hattrick dengan gol menit ke-22, 45, dan 62.
Pelatih Gareth Southgate kemudian menyimpan Harry Kane di bangku cadangan, mengistirahatkannya di laga ketiga fase grup lawan Belgia. Di laga tersebut, Inggris kalah 0-1 tapi tetap lolos ke fase knockout.
Di 16 besar, Harry Kane kembali tampil dan mencetak gol lawan Kolombia yang berakhir dengan skor 1-1. Inggris kemudian lolos ke perempat final lewat adu penalti.
Namun, gol ke gawang Kolombia menjadi gol terakhir Harry Kane di Piala Dunia 2018 karena dia tidak bisa mencetak gol saat lawan Sewdia dalam kemenangan 2-0 dan juga lawan Kroasia di semifinal, serta di perebutan tempat ketiga lawan Belgia.
Menyamai Gary Lineker
Meski Inggris gagal, Harry Kane berhasil meraih gelar top-scorer dengan 6 gol. Mengalahkan Romelu Lukaku (Belgia), Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe (Prancis), Cristiano Ronaldo (Portugal), dan Denis Cheryshev (Rusia) yang masing-masing mengoleksi 4 gol.
Gelar ini juga membuat Harry Kane menyamai rekor gol Gary Lineker yang juga mengoleksi 6 gol dan tampil sebagai top scorer di Piala Dunia 1986 yang digelar di Meksiko.
Dengan demikian, hanya dua pemain Inggris yang mampu meraih gelar pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Harry Kane juga menyamai rekor Gary Lineker yang mencetak hattrick di Piala Dunia.
Gary Lineker mencetak hat-trick di laga Inggris lawan Polandia pada 11 Juni 1986. Namun, dengan pencapaian ini, Harry Kane mengakui dirinya kecewa karena gagal membawa Inggris melangkah lebih jauh.
Bahkan, beberapa pekan setelah Piala Dunia berakhir, Harry Kane dalam sebuah wawancara dengan pers Inggris, mengakui dirinya masih "dihantui" kegagalannya mencetak gol saat lawan Kroasia.
Dari data yang ditampilkan BBC Sports, Harry Kane mencetak 6 gol tersebut dengan 4 gol kaki kanan, 1 tandukan, dan 1 dengan tumitnya. Akan tetapi, khusus untuk gol dengan tumit tersebut, itu terjadi tanpa sengaja karena bola tembakan Ruben Loftus-Cheek membentur tumit Harry Kane yang masuk ke gawang Panama kemudian menjadi gol.