TVRINews – Rabat, Maroko

Tim nasional sepak bola Maroko mempertahankan posisi sebagai salah satu skuad dengan rata-rata usia termuda menjelang Piala Dunia 2026.

Tim nasional sepak bola Maroko saat ini berada di posisi teratas rata-rata usia pemain, yakni 25,2 tahun. Hal itu berdasarkan data tim terkini dan berbagai catatan statistik sepak bola internasional.

Dengan rata-rata usia pemain 25,2 tahun, Maroko berada di posisi teratas tim nasional termuda di antara 48 tim yang akan turun pada Piala Dunia 2026 di Amerika Utara yang akan dimulai pada 11 Juni nanti.

Angka ini muncul dari seleksi permain terakhir untuk dua pertandingan persahabatan di jeda internasional FIFA pada akhir Maret lalu, melawan Ekuador (imbang 1-1) dan Paraguai (menang 2-1).  

Saat itu, tim kepelatihan yang dipimpin oleh coach Mohammed Ouahbi memprioritaskan pemain muda sebagai bagian dari proses pembaruan komposisi skuad. Salah satunya memberikan kesempatan starter pertama kali di timnas senior untuk Chemsdine Talbi (20), winger milik klub Sunderland AFC.

Penyerang sayap kanan kelahiran Sambreville, Belgia, itu bermain selama 82 menit saat melawan Paraguai dan sebelumnya 9 menit ketika menghadapi Ekuador. Tambahan dua laga persahabatan  membuat Talbi kini mengoleksi lima caps bersama Atlas Lions.  

Rata-rata usia pemain timnas Maroko ini cukup jauh jika dibandingkan dengan beberapa tim nasional negara-negara Arab. Sebut saja tim nasional sepak bola Arab Saudi (27,9 tahun) dan tim nasional sepak bola Irak (26,5) terbilang jauh di atas rata-rata angka Maroko.

Seperti dikutip situs Transfermarkt, di level kontinental, rata-rata usia pemain Maroko saat ini masih di bawah tim-tim dari negara-negara Afrika. Pun begitu, empat dari 10 negara-negara Afrika yang lolos ke Piala Dunia 2026, berada di posisi lima teratas.

Tunisia yang memiliki rata-rata usia pemain 25,5 tahun berada di posisi kedua, persis di bawah Maroko. Berikutnya berturut-turut ada Pantai Gading dan Aljazair yang memiliki rata-rata usia pemain sama, yakni 25,9 tahun.

Adapun Gana (26,7), serta Senegal dan Afrika Selatan (sama-sama 26,8) masing-masing berada di posisi ke-13 sampai 15 dalam daftar Transfermarkt. Sementara, Rep. Demokratik Kongo dan Tanjung Hijau (28,4) dan Mesir (29,0) masing-masing berada di luar urutan 35.

Selaras dengan Tren Global

Secara global, profil skuad Maroko selaras dengan tren yang lebih luas menuju tim-tim yang lebih muda. 

Tim-tim nasional seperti tim nasional sepak bola pria Amerika Serikat (26,4), tim nasional sepak bola Jepang (26,4), dan tim nasional sepak bola Prancis (26,9) beroperasi dalam kisaran yang serupa, meskipun masih sedikit di atas rata-rata terbaru Maroko.

Pendekatan timnas Maroko saat ini menyeimbangkan integrasi talenta muda dengan mempertahankan pemimpin berpengalaman, seperti Achraf Hakimi (27) dan Yassine Bounou (35). 

Strategi ini dipimpin oleh pelatih kepala Mohamed Ouahbi, yang menggantikan Walid Regragui pada bulan Maret. 

Di bawah bimbingan Ouahbi, skuad telah mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah pemain muda, khususnya dari tim U-20 Maroko yang ia pimpin meraih gelar Piala Dunia pada 2025 lalu.

Ouahbi memang bukan tidak mungkin mengubah komposisi pemain timnas Maroko saat tenggat pengiriman skuad Piala Dunia 2026 pada 31 Mei mendatang, yang berarti akan mengubah angka rata-rata usia pemain. 

Namun, struktur usia seperti sekarang ini sudah menempatkan Maroko dalam kelompok tim nasional yang berfokus pada pengembangan skuad jangka panjang sambil mempersiapkan diri untuk kompetisi internasional mendatang.