Pelatih Inggris, Thomas Tuchel mau seluruh anak asuhnya bikin tato bila Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – Nottingham, Inggris
Peforma konsisten Morgan Gibbs-White bersama Nottingham Forest belum cukup untuk membuatnya masuk skuad Inggris asuhan Thomas Tuchel di Piala Dunia 2026.
Morgan Gibbs-White sempat digadang-gadang bakal menjadi salah satu pemain tim nasional Inggris di Piala Dunia 2026. Namun, ia harus merasakan kecewa karena pada saat pengumuman, namanya tidak ada di dalam daftar pilihan Thomas Tuchel.
Munculnya nama Gibbs-White sebagai salah satu kandidat pemain Inggris bukannya tanpa alasan. Ia dinilai berperan penting dalam perjalanan Forest musim ini, mulai dari menghindari degradasi hingga ke semifinal Liga Europa.
Gelandang serang berusia 26 tahun tersebut juga tampil produktif. Dari 53 penampilan di semua kompetisi, ia mampu menyumbangkan 18 gol dan tujuh asis untuk klub berjuluk The Tricky Trees.
Karena performa impresif bersama Forest tersebut, Tuchel sempat memanggil Gibbs-White untuk tiga pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa dan uji coba melawan Wales. Ia bermain dua kali sebagai pengganti, dan sisanya menjadi cadangan.
Gibbs-White menganggap pemanggilan itu sebagai pertanda terbukanya pintu ke Piala Dunia 2026. Meski sempat tak dipanggil Tuchel untuk beberapa pertandingan terakhir Inggris, ia tak patah semangat.
Penampilan terbaik coba terus diperlihatkan Gibbs-White bersama Forest di akhir musim ini. Namun, tampaknya hal tersebut masih belum cukup untuk merebut hati Tuchel.
"Saya mengenal diri saya sendiri. Saya telah melakukan lebih dari cukup untuk berada di dalam skuad," kata pemain jebolan akademi Wolverhampton Wanderers itu, dikutip dari The Times, Selasa (26/5/2026).
Memenangi persaingan posisi nomor 10 Inggris di Piala Dunia 2026 memang tidak mudah. Cole Palmer dan Phil Foden yang lebih berpengalaman di level internasional daripada Gibbs-White juga tak dipilih oleh Tuchel.
Juru taktik asal Jerman itu lebih percaya kepada Morgan Rogers, Eberechi Eze, dan Jude Bellingham. Ketiga pemain tersebut tidak hanya sering dipanggil ke skuad The Three Lions, tetapi juga sedang bagus di level klub.
Melewatkan kesempatan mentas di turnamen sepak bola paling bergengsi memang sangat mengecewakan. Namun, pemain yang sudah mencatatkan enam penampilan bersama Inggris tersebut enggan untuk meratapinya terlalu lama.
"Saya sudah berkali-kali berada di posisi yang tidak disukai orang. Jadi, saya pasti akan bangkit lagi," tutur Gibbs-White.