TVRINews – Atlanta, Amerika Serikat

Argentina merebut tempat di perempat final Piala Dunia FIFA 2026 setelah menundukkan Mesir secara dramatis.

Pertandingan sengit penuh drama terjadi di Atlanta Stadium, Amerika Serikat (AS), Selasa (07/07/2026) malam WIB, saat juara bertahan Argentina meladeni salah satu wakil Afrika, Mesir, di babak 16 besar Piala Dunia 2026. 

Lionel Messi memimpin kebangkitan Argentina saat menghadapi situasi kritis melawan The Pharaohs, julukan Timnas Mesir. Ia mencetak gol dan membuat assist di menit-menit akhir, membantu timnya membalikkan ketertinggalan dua gol menjadi kemenangan 3-2 serta melaju ke perempat final Piala Dunia FIFA. 

La Albiceleste menjadi tim terakhir yang sempat ketinggalan dua gol namun mampu membalikkan keadaan tanpa perlu waktu tambahan. 

Belgia yang menang atas Senegal, pekan lalu, menjadi skuad terakhir yang mampu membalikkan keadaan namun mereka memerlukan waktu tambahan untuk melakukannya. 

Kemenangan Argentina membawa mereka ke perempat final Piala Dunia 2026 dengan lawan pemenang laga Swis melawan Kolombia yang berlangsung hanya beberapa jam setelah laga di Atlanta Stadium. 

Jalannya Pertandingan

Mesir unggul lebih dulu atas Argentina pada menit ke-15 berkat aksi tak terduga dari Yasser Ibrahim. Skema sepak pojok pendek yang diterapkan The Pharaohs membuahkan hasil. Umpan silang dari Marwan Attia menyusul situasi tersebut berhasil disambut dengan sundulan oleh sang bek tengah—yang sekaligus mencetak gol internasional keduanya sepanjang karier. 

Dalam kondisi tertinggal, Argentina meningkatkan serangan. Hasilnya terlihat sekitar menit ke-20-an. Bek kiri Nicolas Tagliafico yang melakukan overlapping, terpaksa dijatuhkan oleh Haissem Hassan di kotak penalti. Wasit Francois Letexier pun langsung menunjuk titik putih. 

Namun, tembakan Lionel Messi ke arah kiri gawang Mesir berhasil dibaca kiper Mostafa Shobeir. Skor 1-0 untuk Mesir pun bertahan pada menit ke-21. 

Setelah hydration break, La Albiceleste kembali tampil menekan dan hanya tujuh menit setelah penalti Messi, gelandang Alexis Mac Allister lepas dari penjagaan dan menyambut umpan silang. Namun sekali lagi Shobeir menunjukkan refleks kelas dunia dengan menepisnya. 

Beberapa saat kemudian, giliran Enzo Fernandez yang melepaskan tembakan sedikit dari luar kotak penalti namun berhasil diblok oleh seorang pemain bertahan The Pharaohs.

Pada menit ke-39, Tagliafico kembali lepas dari penjagaan dan melepas umpan silang tanpa mengontrol lebih dulu. Sayang, tembakan kaki kiri Julian Alvarez lagi-lagi ditahan Shobeir. 

Argentina terus berusaha menekan tetapi lini pertahanan Mesir sangat disiplin, hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0 untuk The Pharaohs.

Babak Kedua Penuh Drama

Argentina langsung menggebrak di awal babak kedua, setelah gelandang Rodrigo de Paul yang menerima umpan di ujung kotak penalti melepaskan tembakan. Namun, lagi-lagi Shobeir tampak mudah mengantisipasi.

Insiden terjadi pada menit ke-58. Mohamed Salah yang mendapat bola dan lepas dari penjagaan menemukan ruang dan mengoper ke Mostafa Ziko ke sisi kiri yang dengan dingin melepaskan tembakan tanpa bisa diantisipasi kiper Emiliano Martinez.

Namun, gol itu dibatalkan setelah wasit melihat tayangan ulang lewat VAR karena sebelum Salah menerima bola, lebih dulu terjadi pelanggaran terhadap Lisandro Martinez di sisi kiri pertahanan Mesir. 

Pada menit ke-67, Messi mengambil tendangan pojok, namun, Mesir kembali berhasil mengantisipasi dan melakukan serangan balik cepat. Bola dioper ke Haissem Hassan yang langsung mengoper ke Ziko yang tanpa kontrol langsung membobol gawang Martinez dari jarak dekat.

Pada menit ke-83, Messi melepaskan umpan silang. Lautaro Martinez menyambutnya dengan sundulan, namun bola melenceng tipis di sisi kanan tiang gawang. 

Sempat terjadi kemelut, Gonzalo Montiel mengirim bola ke Messi yang langsung melepaskan tendangan voli dari dalam kotak penalti. Bola menghantam bagian bawah mistar gawang sebelum masuk ke dalam jaring dan skor berubah menjadi 2-2.

Di masa injury time, Mesir coba melakukan serangan. Namun, Salah kehilangan bola dan Argentina melakukan serangan balik dengan mengoper bola ke sisi kiri pertahanan Mesir. 

Lautaro Martinez kemudian melepaskan umpan silang jauh ke Enzo Fernandez yang lepas dari penjagaan Ibrahim dan melepaskan sundulan untuk membuat skor berblik 3-2 untuk La Albiceleste.

Rekaman Pertandingan

16 Besar

Argentina 3-2 Mesir

Waktu: Selasa, 7 Juli 2026
Tempat: Atlanta Stadium
Penonton: 68.239 
Wasit: Francois Letexier (Prancis)
Gol: 0-1 Yasser Ibrahim 15’, 0-2 Mostafa Ziko 67’, 1-2 Cristian Romero 79’, 2-2 Lionel Messi 83’, 3-2 Enzo Fernandez 90+3’

Penguasaan Bola: 53%-37%
Tembakan: 19-5
Tembakan ke Gawang: 7-2
Sepak Pojok: 6-1
Off-side: 3-0
Pelanggaran: 13-11
Kartu Kuning: 0-5 ( - / S. Elsaghir 21’/staf, M. Shobeir 90+3’, H. Fathy 90+4’, M. Attia 90+8’, Hossam Hassan 90+9’, Haissem Hassan 90+9’)
Kartu Merah: 0-1 ( - / S. Elsaghir 90+4’/staf)

Susunan Pemain

Argentina (4-1-3-2): 23-Emiliano Martinez; 26-Nahuel Molina (4-Gonzalo Montiel 73’), 13-Cristian Romero (19-Nicolas Otamendi 90+5’), 6-Lisandro Martinez, 3-Nicolas Tagliafico (15-Nicolas Gonzalez 66’); 5-Leandro Paredes; 7-Rodrigo De Paul (22-Lautaro Martinez 66’), 24-Enzo Fernandez, 20-Alexis Mac Allister; 10-Lionel Messi, 9-Julian Alvarez (25-Facundo Medina 90+5’)
Cadangan: 1-Juan Musso, 12-Geronimo Rulli, 2-Marcos Senesi, 8-Valentin Barco, 11-Giovani Lo Celso, 16-Thiago Almada, 14-Exequiel Palacios, 18-Nico Paz, 17-Giuliano Simeone, 21-Jose Manuel Lopez
Pelatih: Lionel Scaloni

Mesir (4-2-3-1): 23-Mostafa Shobeir; 3-Mohamed Hany, 5-Ramy Rabia, 2-Yasser Ibrahim, 15-Karim Hafez; 19-Marwan Attia, 17-Mohanad Lasheen (25-Zizo 90+6'); 12-Haissem Hassan (7-Trezeguet 73’), 10-Mohamed Salah, 8-Emam Ashour (14-Hamdy Fathy 46’); 11-Mostafa Ziko (22-Omar Marmoush 80’) 
Cadangan: 1-Mohamed El Shenawy, 16-El Mahdy Soliman, 26-Mohamed Alaa; 4-Hossam Abdelmaguid, 6-Mohamed Abdelmonem, 13-Ahmed Fatouh, 15-Karim Hafez, 24-Tarek Alaa, 18-Nabil Emad, 21-Mahmoud Saber, 9-Hamza Abdelkarim, 20-Ibrahim Adel 
Pelatih: Hossam Hassan