Gavi terakhir kali membela timnas Spanyol pada pertandingan semifinal putaran final UEFA Nations League melawan Prancis pada 5 Juni 2025. (TVRI/Grafis/Jovi Arnanda) Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Tennessee, Amerika Serikat
Gavi mendapat banyak kritik karena dianggap membahayakan Rodri.
Latihan tim nasional Spanyol menuju Piala Dunia 2026 yang digelar di Chattanooga, Tennessee, Amerika Serikat pada Minggu (7/6/2026) waktu setempat, sempat diwarnai insiden yang melibatkan Gavi dan Rodri.
Gavi yang berupaya merebut bola justru menginjak kaki Rodri. Insiden tersebut membuat peraih gelar Ballon d’Or 2025 terjatuh dan mengerang kesakitan. Tim medis Spanyol juga langsung masuk ke lapangan untuk memberi pertolongan.
Video insiden Gavi membuat Rodri kesakitan sudah tersebar di media sosial. Gelandang Barcelona itu banyak mendapat kritik termasuk dari suporter Spanyol.
Reaksi negatif muncul karena Rodri memiliki riwayat cedera serius dalam beberapa musim terakhir. Kondisi tersebut membuat suporter khawatir apabila sang gelandang mengalami masalah kebugaran menjelang Piala Dunia 2026, terlebih ia merupakan salah satu pilar penting dalam tim.
Goal melaporkan, setelah latihan rampung, Gavi meminta maaf kepada Rodri. Tim medis juga melakukan pengecekan lanjutan kepada gelandang Manchester City tersebut karena sempat terlihat pincang saat meninggalkan lapangan.
Di sisi lain, Spanyol juga terus memantau kondisi dua pemain sayap muda mereka, Lamine Yamal dan Nico Williams, yang masih menjalani program pemulihan cedera otot. Keduanya mengikuti sebagian sesi latihan, tetapi belum dilibatkan dalam latihan penuh.
Tersisa waktu sekitar satu pekan bagi pelatih Luis de la Fuente untuk memantau kebugaran para pemainnya. Ia harus memastikan tim turun dengan kekuatan terbaik saat menghadapi Tanjung Hijau dalam laga pembuka Grup H pada 15 Juni mendatang.
Tim berjuluk La Roja datang ke Piala Dunia 2026 dengan kombinasi pemain muda dan senior. Kerja sama mereka sudah memberikan hasil bagus, yakni juara Euro 2024.
Dengan komposisi skuad yang tidak banyak berubah, banyak yang kemudian menempatkan Spanyol sebagai salah satu kandidat kuat juara turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko kali ini.
"Kami memiliki banyak pemain berbakat, tetapi banyak dari mereka juga masih sangat muda. Perpaduan dengan pemain yang sudah berpengalaman dapat memberikan stabilitas bagi tim," kata De la Fuente, dikutip dari laman FIFA.