TVRINews - Bergamo, Italia

Italia dan Irlandia Utara akan bertemu dalam semifinal play-off Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada Kamis (26/3/2026) atau Jumat dini hari WIB.

Preview Italia vs Irlandia Utara di play-off kualifikasi Piala Dunia 2026, pertandingan jalur A play-off Eropa ini yang akan bergulir di Stadion Atleti Azzurri d'Italia, Kamis (26/3/2026) malam waktu setempat atau Jumat pukul 02.45 WIB.

Gli Azzurri asuhan Gennaro Gattuso harus tampil di play-off setelah mengakhiri kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup I di posisi kedua klasemen. Kekalahan dari Norwegia di laga terakhir, 1-4 pada 16 November 2025 lalu membuat mereka hanya mengoleksi 18 poin, di bawah Norwegia yang memimpin dengan 24 poin dan lolos langsung ke Piala Dunia 2026.

Sementara Irlandia Utara ke play-off ini lewat jalur peringkat terbaik Liga Negara Eropa 2024-2025. Meski mereka mengakhiri kualifikasi zona Eropa Grup A di peringkat ketiga namun Irlandia Utara berhasil juara Grup 3 Liga Negara Eropa musim tersebut.

Kedua tim ini akan bertarung untuk memperebutkan tiket final play-off yang akan digelar pada 31 Maret 2026 nanti. Pemenang dari laga ini akan menghadapi pemenang semifinal laga Wales vs Bosnia dan Herzegovina.

Italia memang harus menempuh jalan yang berliku untuk lolos ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni 2026 nanti. Situasi tersebut diperparah dengan jejak Italia yang tidak pernah lolos di dua Piala Dunia sebelumnya (2018 dan 2022).

Karena itu, Gianluigi Donnarumma membawa tekanan psikologis yang sangat besar di laga lawan Irlandia Utara ini. Wajar jika kemudian pelatih Gennaro Gattuso melakukan sejumlah upaya seperti lebih banyak berkomunikasi dengan para pemain yang dilakukannya jauh sebelum menentukan skuad untuk laga ini.

Gennaro Gattuso juga mengakui bahwa dirinya yang meminta secara khusus kepada FIGC agar laga ini dimainkan di Bergamo, Stadion Atletic Azzurri d'Italia yang merupakan kandang klub Atalanta. Stadion ini tidak besar namun menurutnya selalu memberikan atmosfer positif bagi Timnas Italia.

"Saya memang yang meminta agar pertandingan ini dimainkan di Bergamo. Ketika kami bermain di Bergamo, kami tetap mendapatkan dukungan positif saat kedudukan masih imbang 0-0," kata Gennaro Gattuso, dalam konferensi pers Senin (23/3/2026) petang waktu setempat.

Berbeda menurutnya jika bermain di Stadion San Siro (Milan). Sejak menit pertama, siulan terhadap pemain dari klub lawan terdengar. Dalam hal ini, jika pemain Timnas Italia dari klub AC Milan tengah menguasai bola contohnya, akan mendapatkan tekanan dari fans klub Inter Milan. Itu akan mengganggu. Padahal, dalam situasi seperti ini, Italia membutuhkan dukungan penuh dari suporter.

Gennaro Gattuso pun sampai harus memastikan hal-hal seperti ini. Selebihnya, dia meminta kepada pemain untuk melupakan status Italia yang pernah juara Piala Dunia dan Piala Eropa. "Bagi kami saaat ini, pertandingan sesungguhnya adalah laga Kamis nanti (lawan Irlandia Utara)," katanya.

Jika pelatih berusia 48 tahun ini mampu mengkondisikan semua pendukung tersebut, berbeda situasinya terkait kondisi pemain. Hingga Selasa ini, masih ada sejumlah pemain yang seharusnya masuk dalam line-up tidak dalam kondisi terbaiknya.

Bahkan, Gennaro Gattuso harus memulangkag pemain sayap Italia, Federico Chiesa yang dinilai tidak cukup bagus baik dari stamina maupun mentalitasnya. Di lini pertahanan, Riccardo Calafiori yang dalam kondisi siap tempur sedangkan dua bek tengah lainnya yang diharapkan masuk line-up yaitu Gianluca Mancini dan Alessandro Bastoni masih dalam pantauan.

Meski demikian, Gennaro Gattuso memiliki sejumlah bek tengah yang sangat bisa diandalkan seperti bek Napoli, Alessandro Buongiorno, yang dapat mengisi posisi bek tengah jika di antara kedua pemain tersebut harus absen.

Dari sejumlah ulasan pers Italia, Gennaro Gattuso akan menempatkan Matteo Politano di sayap kanan dan Federico Dimarco di sayap kiri. Kedua pemain ini memang dalam performa terbaik di klubnya masing-masing. Matteo Politano mencetak 1 gol dan memberikan 5 asis untuk Napoli sepanjang musim yang berjalan ini sedangkan Federico Dimarco (Inter Milan) memberikan 15 asis dan mencetak 6 gol.

Yang menarik dan mungkin menjadi pertanyaan, trio lini tengah yang diyakini akan diberikan kepada Nicolo Barella, Manuel Locatelli, dan Sandro Tonali. Jika melihat karakteristik ketiga pemain ini, mereka bukanlah tipikal pemain yang all-out mampu mengatur serangan dari lini tengah, khususnya di sepertiga daerah lawan.

Boleh jadi, ketiganya memiliki kemampuan sebagai deep-lying playmaker atau pengatur serangan dari kedalaman (regista), tapi akan lebih ideal jika Gennaro Gattuso menempatkan satu pemain yang bertipikal playmaker di lini serang.

Meski demikian, jika memang Gennaro Gattuso tetap menurunkan ketiganya di lini tengah dalam pola 3-5-2, tampaknya permainan Italia di laga nanti akan lebih banyak mengandalkan serangan dari sayap.

Ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi duet sayap, Federico Dimarco dan Matteo Politano. Keduanya akan sering berduel dengan dua sayap Irlandia Utara, seperti Trai Hume dan Justin De Venny.

Bahaya Isaac Price

Isaac Price pemain yang harus diwaspadai pertahanan Italia karena produktivitasnya. di Liga Negara Eropa 2024-2025 contohnya, bintang gelandang serang West Bromwich Albion ini telah mengoleksi empat gol.

Sedangkan di kualifikasi Piala Dunia 2026, Isaac Price memang hanya menorehkan satu gol dalam fase Grup A kualifikasi zona Eropa. Namun, menurut pers Italia Tuttosports, bintang muda berusia 22 tahun ini adalah pemain Timnas Irlandia Utara yang paling banyak melepaskan tembakan sepanjang kualifikasi.

Total, Isaac Price melepaskan 21 tembakan. Bintang kelahiran 2003 ini juga salah satu pemain yang paling banyak melakukan sentuhan (aksi) bola di jantung pertahanan lawan, total 17 kali.

Karena itu, barisan pertahanan Italia harus mewaspadai pergerakan pemain ini. Isaac Price merupakan pemain tengah yang serbabisa. Bahkan dia termasuk pemain kategori box-to-box. Sepanjang musim ini berjalan di Championship, pelatih West Brom, James Morrison kerap menurunkan Isaac Price di posisi aslinya sebagai gelandang serang.

Bakal dilihat dalam laga lawan Italia, apakah pelatih Michael O'Neill akan menempatkannya di posisi tersebut atau tetap di lini depan berduet dengan Jamie Donley. Pada laga terakhir Irlandia Utara saat menang 1-0 lawan Luksemburg di kualifikasi, Michael O'Neill mencoba strategi duet tersebut.

"Kami adalah tim yang terdiri dari banyak pemain muda," kata Michael O'Neill kepada Sky Sports terkait duel menghadapi Italia di pertandingan ini. Dan, Isaac Price tentu salah satu yang dimaksud oleh Michael O'Neill.

Italia Kerap Clean Sheet

Italia akan menghadapi Irlandia Utara untuk ke-12 dalam sejarah pertemuan keduanya. Laga tersebut termasuk kualifikasi Piala Dunia, kualifikasi Piala Eropa, atau uji coba.

Dari jumlah tersebut, Italia meraih tujuh kemenangan dari laga sebelumnya itu dan mhanya mengalami satu kekalahan yaitu di laga tandang pada 15 Januari 1958 silam, 1-2, tiga laga lainnya imbang termasuk duel terakhir yang berakhir 0-0 pada 15 November 2021.

Italia juga memiliki tradisi bagus terkait pertahanan mereka setiap kali lawan Irlandia Utara. Italia tidak pernah kemasukan (clean sheet) dalam tujuh laga beruntun lawan Irlandia Utara. Itu juga menjadi modal bagus tentunya bagi Gli Azzurri.

Peluang Italia meraih kemenangan di laga ini sangat terbuka, selain bermain di kandang, Italia memiliki barisan pemain bintang berkelas termasuk Moise Kean (Fiorentina) dan Mateo Retegui (Al-Qadsiah) di lini depan.

Duet ini bisa menjadi duet baru untuk masa depan Italia. Keduanya membawa rapor 27 gol di klub (Mateo Retegui 18 gol dan Moise Kean 9 gol). Di antara keduanya, Moise Kean pemain yang mampu memberikan asis, total 4 asis sepanjang musim ini.

Perkiraan Susunan Pemain

Italia (3-5-2): Gianluigi Donnarumma; Gianluca Mancini, Alessandro Buongiorno, Riccardo Calafiori; Matteo Politano, Nicolo Barella, Manuel Locatelli, Sandro Tonali, Federico Dimarco; Moise Kean, Mateo Retegui

Pelatih: Gennaro Gattuso

Irlandia Utara (3-5-2): Conor Hazard; Paddy McNair, Ruairi McConville, Claron Brown; Trai Hume, Brad Lyons, Jamie McDonnell, Ethan Galbraith, Justin Devenny; Isaac Price, James Donley

Pelatih: Michael O'Neill

Lima Pertemuan Terakhir

15/11/2021 Irlandia Utara 0-0 Italia - Kualifikasi Piala Dunia
25/03/2021 Italia 2-0 Irlandia Utara - Kualifikasi Piala Dunia
11/10/2011 Italia 3-0 Irlandia Utara - Kualifikasi Piala Eropa
08/10/2010 Irlandia Utara 3-0 Italia - Kualifikasi Piala Eropa
06/06/2009 Italia 3-0 Irlandia Utara - Uji coba

5 Hasil Terakhir Timnas Italia

16/11/2025 Italia 1-4 Norwegia - Kualifikasi Piala Dunia
13/11/2025 Moldova 0-2 Italia - Kualifikasi Piala Dunia
14/10/2025 Italia 3-0 Israel - Kualifikasi Piala Dunia
11/10/2025 Estonia 1-3 Italia - Kualifikasi Piala Dunia
08/09/2025 Israel 4-5 Italia - Kualifikasi Piala Dunia

5 Hasil Terakhir Timnas Irlandia Utara

17/11/2025 Irlandia Utara 1-0 Luksemburg - Kualifikasi Piala Dunia
14/11/2025 Slovakia 1-0 Irlandia Utara - Kualifikasi Piala Dunia
13/10/2025 Irlandia Utara 0-1 Jerman - Kualifikasi Piala Dunia
10/10/2025 Irlandia Utara 2-0 Slovakia - Kualifikasi Piala Dunia
07/09/2025 Jerman 3-1 Irlandia Utara - Kualifikasi Piala Dunia