TVRINews - Utah, Amerika Serikat

Selain uji coba, Korea Selatan juga menjadikan laga ini sebagai adaptasi jelang tampil di Piala Dunia 2026.

Kapten dan bintang Timnas Korea Selatan, Son Heung-min, berhasil mengakhiri kebuntuannya dalam mencetak gol setelah dua kali mengoyak gawang Trinidad dan Tobago pada laga uji coba yang berakhir 5-0 untuk kemenangan timnya, Minggu (31/5/2026) pagi tadi WIB.

Dalam laga yang digelar di Stadion South Field tersebut, Son Heung-min mencetak gol pada menit ke-39 dan satu gol lainnya dari penalti di menit ke-42. Pada laga ini pula, rekan setimnya, Cho Gue-sung, mencetak dua gol (64 dan 76), sedangkan satu gol lainnya ditorehkan Hwang Hee-chan pada menit ke-74 dari penalti.

Dengan dua gol itu pula, Son Heung-min semakin dekat dengan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Korea Selatan yang masih dipegang legenda Cha Bum-kun. Dia hanya berjarak dua gol lagi untuk menyamai rekor legenda sepak bola Korsel tersebut. Son Heung-min 56 gol dan Cha Bum-kun 58 gol.

"Saya tidak terlalu memikirkan tentang rekor. Bahkan jika saya bisa mematahkan rekor itu, saya tidak akan dapat mengubah warisan dari pemain senior Cha Bum-kun. Dia akan selalu menjadi pemain besar. Sebagai pemain, yang paling penting adalah bermain sesuai apa yang dibutuhkan tim, itu lebih penting daripada gol," kata Son Heung-min setelah pertandingan tersebut.

Terkait hasil bagus ini Son Heung-min berupaya tetap tenang. Bahkan, tidak ada kegembiraan berlebihan dari penyerang berusia 33 tahun ini. Setelah pertandingan, Son Heung-min ingin mengingatkan bahwa pertarungan sesungguhnya belumlah dimulai.

"Ini bukan puncak dari performa kami. Terlepas apakah saya mencetak gol atau tidak saya selalu berusaha untuk tetap tenang. Saya selalu berusaha, bagaimana main sebaik mungkin tanpa terlalu bersemangat," kata Son Heung-min terkait penampilannya di laga lawan Trinidad dan Tobago.

Bintang Los Angeles FC ini melihat hal yang lebih besar dan penting dibandingkan kemenangan ini yaitu tantangan Piala Dunia 2026 yang akan segera bergulir. "Meskipun kami menang 5-0, ada tim lainnya yang juga mampu mengalahkan kami dengan skor 5-0," kata Son Heung-min.

"Sejak Piala Dunia akan segera datang, sangat penting untuk tidak terlalu terbawa rasa puas namun juga jangan terlalu pesimis. Lebih baik untuk mempersiapkan diri dengan baik," dia menegaskan.

Wajar mantan bintang Tottenham Hotspur ini tidak terlalu antusias. Kemenangan ini tetap penting namun ini adalah kemenangan pertama setelah Korea Selatan mengalami kekalahan di dua laga uji coba sebelumnya. Pertama kalah 0-4 dari Pantai Gading dan takluk dari Austria 0-1 pada akhir Maret lalu.

"Tentu saja tidak mudah untuk setiap tim meraih kemenangan dengan skor 5-0. Pada laga uji coba Maret lalu, kami bahkan tidak dapat mencetak gol dan penampilan kami jelek. Namun, pemain tetap bersatu dan kami tetap tangguh. Saya kira, itu juga hal yang harus dibanggakan," katanya lagi.

Son Heung-min yang kini telah bermain dalam 143 laga dan mencetak 56 gol untuk Korsel, berhasil mengakhiri kesulitannya dalam mencetak gol. Sebelumnya, sejumlah pers menyatakan bahwa pelatih Hong Myung-bo khawatir dengan sejumlah pemain pilarnya yang minim dalam mencetak gol jelang Piala Dunia 2026 ini.

Son Heung-min sempat melewati 13 laga tanpa gol bersama klubnya di ajang MLS pada tahun ini. Kini, dengan dua gol ke gawang Trinidad dan Tobago, Son Heung-min mendapatkan kembali ketajamannya di depan gawang.

Adaptasi di Ketinggian

Di sisi lain, pertandingan ini juga penting bagi tim berjulukan Taegeuk Warriors ini sebagai adaptasi cuaca dalam turnamen Piala Dunia 2026 yang memang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Korsel akan tampil dalam fase grup di tempat dengan ketinggian.

Semua laga Korsel dalam fase grup akan digelar di ketinggian yang mencapai 1,571 meter di atas permukaan laut di Guadalajara Meksiko. Mereka saat ini tengah berada di Salt Lake City, Amerika Serikat dengan ketinggian yang sama.

"Saya sudah pernah bermain di tempat yang tinggi seperti di ajang Kejuaraan Piala Concacaf). Jadi, hal itu bukan tantangan yang besar bagi saya. Tim ini juga selalu mampu mengatasi semua. Sejak kami melewatkan banyak waktu dalam latihan di ketinggian, adaptasi kami menjadi lebih baik," dia menambahkan.

Di Piala Dunia 2026, Korea Selatan satu grup dengan tuan rumah Meksiko, lalu bersama Republik Ceko dan Afrika Selatan. Pertandingan pertama Korea Selatan di Piala Dunia 2026 Grup A menghadapi Republik Ceko pada 11 Juni, dilanjutkan dengan menghadapi Meksiko pada 18 Juni, dan lawan Afrika Selatan pada 24 Juni.