Pelatih Timnas Afrika Selatan, Hugo Broos. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Johannesburg, Afrika Selatan
Afrika Selatan butuh lawan yang bermain dengan intensitas tinggi guna melihat sejauh mana kesiapan tampil di Piala Dunia 2026.
Tim nasional Afrika Selatan beruji coba dengan Nikaragua di Orlando Amstel Arena, Johannesburg pada Jumat (29/5/2026) waktu setempat. Meski tampil mendominasi, tim berjuluk Bafana Bafana harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.
Afrika Selatan yang menjadikan laga ini sebagai pemanasan menuju Piala Dunia 2026 tak berhenti memberi tekanan kepada Nikaragua. Statistik mencatat, Lyle Foster dan kawan-kawan melakukan penguasaan bola mencapai 85 persen.
Skuad asuhan Hugo Broos melepaskan 22 percobaan tembakan ke gawang Nikaragua, namun hanya enam yang mengarah ke sasaran. Efektivitas serangan Afrika Selatan menuai banyak kritik.
Broos coba membela anak asuhnya dengan menyebut permainan sudah bagus. Yang ia sayangkan justru cara bermain Nikaragua yang sangat bertahan sehingga membuat pertandingan berjalan tidak sesuai dengan harapannya.
"Mungkin akan sedikit mengejutkan bagi Anda ketika saya mengatakan bahwa saya senang dengan penampilan tim meskipun hasilnya tidak sesuai dengan yang kami harapkan," kata Broos, dikutip dari ESPN.
"Ini adalah pertandingan yang sangat, sangat sulit melawan tim yang sangat, sangat negatif. Orang-orang itu; saya tidak tahu mereka datang ke sini untuk melakukan apa, tetapi mereka hanya bertahan dan menendang bola ke depan," ia menambahkan.
Agenda uji coba ini dirancang oleh Broos untuk melihat sejauh mana kesiapan para pemain menuju Piala Dunia 2026. Mereka tergabung ke dalam Grup A bersama Meksiko, Bosnia dan Herzegovina, dan Korea Selatan.
Lawan-lawan tersebut memiliki kualitas yang bagus, dan anak asuhnya membutuhkan pertandingan uji coba dengan intensitas tinggi. Yang terjadi justru sebaliknya, para pemain Nikaragua banyak terjatuh dan pura-pura cedera.
"Itu bukan tujuan kami hari ini. Kami ingin menghadapi lawan yang baik dan mencoba bermain sepak bola. Saya sedikit kecewa dengan lawan yang kami hadapi, tetapi saya senang dengan performa tim saya," ujar Broos.
Afrika Selatan direncanakan berangkat ke Meksiko pada 1 Juni. Setiba di sana mereka langsung berlatih sembari aklimatisasi cuaca, dan tiga hari kemudian beruji coba melawan Jamaika.
Tidak banyak waktu tersisa bagi Hugo Broos untuk mempersiapkan tim besutannya. Mereka sudah harus tampil pada laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Meksiko di Stadion Azteca pada 12 Juni.