Amerika Serikat merilis daftar pemain untuk uji coba lawan Belgia dan Portugal. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Jakarta
Grup D akan ketat karena praktis tidak ada tim yang dominan.
Sekilas pandang, Grup D mungkin terlihat tidak menggigit. Tidak ada kubu yang benar-benar bisa dikatakan sebagai unggulan. Kekuatan keempat pengisi grup terbilang sama.
Akan tetapi, justru karena perimbangan kekuatan tersebut persaingan di Grup D boleh jadi merupakan salah satu yang tersengit di Piala Dunia 2026.
Amerika Serikat tentu mendapatkan keuntungan dengan status tuan rumah. Ditambah pengisi skuad yang disebut-sebut sebagai yang terkuat yang pernah ada di kubu AS, dan Mauricio Pochettino yang mempunyai pemahaman strategi dan taktis yang mumpuni, AS disebut menggenggam peluang besar untuk lolos ke fase gugur, bahkan sebagai juara grup.
Tapi, nanti dulu. Di samping kemungkinan tekanan besar di depan publik sendiri, AS minim kesempatan bertarung di laga kompetitif. Diikuti penurunan performa Christian Pulisic, The Stars and Stripes bisa berkesulitan memuncaki klasemen akhir Grup D.
Ancaman Turki dan Paraguai
Siapa yang bisa mendongkel AS dari pucuk klasemen? Dua penantang utama bisa dikedepankan.
Turki boleh saja berada di Pot 4 saat undian. Mereka juga mesti melalui jalur play-off untuk lolos ke putaran final. Akan tetapi, skuad asuhan Vincenzo Montella ini mempunyai sejumlah pemain muda yang sudah matang di kompetisi Eropa. Skill dan tenaga muda membuat Arda Guler cs. layak finis sebagai juara grup.
Paraguai pun berpeluang menggeser AS, juga Turki. Seperti tim Amerika Selatan lainnya, Paraguai memiliki semangat yang khas dibalut ketangguhan fisik dan kemampuan teknis yang mumpuni. Di tangan Gustavo Alfaro, Los Guaranies menjadi kubu yang disiplin secara defensif sehingga sulit dikalahkan.
Australia boleh jadi merupakan tim terlemah, tapi dengan nuansa atau perbedaan tipis kekuatan. Skuad besutan Tony Popovic ini mengandalkan pemain-pemain yang tampil di luar negeri, tapi sebagian besar bukan di klub-klub mapan di Eropa. Namun, wakil Asia bisa mengalihkan kekurangan itu ke segi kolektivitas.
Grup D ini bakal berlangsung ketat sampai hari laga terakhir. Sepertinya banyak ramalan buat grup ini yang bisa meleset.
Jadwal Lengkap Grup D
- Sabtu, 13 Juni; Pkl. 08.00 WIB (Los Angeles Stadium): Amerika Serikat vs Paraguai
- Minggu, 14 Juni; Pkl. 11.00 WIB (BC Place Stadium, Vancouver): Australia vs Turki
- Sabtu, 20 Juni; Pkl. 02.00 WIB (Seattle Stadium): Amerika Serikat vs Australia
- Sabtu, 20 Juni; Pkl. 10.00 WIB (San Francisco Bay Area Stadium): Turki vs Paraguai
- Jumat, 26 Juni; Pkl. 09.00 WIB (Los Angeles Stadium): Turki vs Amerika Serikat
- Jumat, 26 Juni; Pkl. 09.00 WIB (San Francisco Bay Area Stadium): Paraguai vs Australia