Kapten Timnas Kroasia, Luka Modric. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Varazdin, Kroasia
Kemenangan Ekuador atas Guatemala meneruskan rekor mereka menjadi tidak terkalahkan dalam 19 pertandingan beruntun.
Tim kontestan Piala Dunia 2026 meraih hasil bagus dalam uji coba yang digelar sepanjang akhir pekan lalu, Sabtu dan Minggu (6-7/6/2026). Sejumlah negara peserta Piala Dunia memang melakoni laga uji coba sebagai persiapan tampil di turnamen yang mulai bergulir pada Kamis, 11 Juni nanti.
Tim seperti Portugal, Amerika Serikat, Skotlandia, Brasil, Mesir, Jerman, dan Amerika Serikat tampil dalam uji coba pada Sabtu lalu atau Minggu dini hari WIB. Sedangkan enam tim lainnya yaitu Kroasia, Maroko, Norwegia, Ekuador, Kolombia, dan Yordania, bermain pada Minggu waktu setempat atau Senin (8/6/2026) dini hari WIB tadi.
Kroasia, Ekuador, dan Kolombia berhasil meraih kemenangan dalam tiga uji coba tersebut. Berikut ini yang menarik dari kemenangan tiga tim kontestan Piala Dunia 2026 itu dalam pertandingan yang digelar pada Senin (8/6/2026) dini hari WIB:
Luka Modric Dekati 200 Laga
Luka Modric dan kawan-kawan datang ke Piala Dunia 2026 dengan membawa hasil positif. Tim berjulukan Vatreni ini menang 2-1 atas Slovenia dalam laga uji coba di Varazdin, Kroasia, Minggu (7/6/2026) atau Senin dini hari WIB.
Kemenangan tersebut penting bagi Kroasia sebagai laga perpisahan dengan masyarakat negeri mereka. Setelah kemenangan tersebut, Kroasia bertolak ke Amerika Serikat untuk bertarung dalam turnamen yang akan digelar mulai 11 Juni nanti.
Sebelumnya, Kroasia kalah 0-2 dari Belgia dalam laga yang juga digelar di kandang, di Rijeka. Pertandingan menghadapi Belgia dan Slovenia merupakan rangkaian uji coba tim asuhan Zlatko Dalic untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia tahun ini.
Di Piala Dunia 2026 ini, Kroasia akan bersaing dengan Inggris, Gana, dan Panama di Grup L. Pertandingan pertama Kroasia akan terjadi pada 17 Juni nanti di Stadion A&T, Arlington, Amerika Serikat, menghadapi Inggris. Karena itu, kemenangan ini menjadi pesan bagi The Three Lions terkait laga pertama mereka di Grup L.
Luka Modric membuka keunggulan Kroasia di menit ke-51 setelah memanfaatkan asis Ivan Perisic. Gol tersebut diciptakan Luka Modric dengan tembakan mendatar yang tidak dapat diantisipasi kiper Slovenia, Jan Oblak.
Slovenia berhasil menyamakan lewat gol Andraz Sporar di menit ke-83. Kedudukan 1-1 tersebut tentu bukan hasil yang bagus bagi Kroasia setelah kekalahan di laga sebelumnya dari Belgia. Mario Pasalic akhirnya berhasil mencetak gol di menit ke-90+3 memanfaatkan asis Josip Stanisic.
Gol yang diciptakan Luka Modric dalam laga ini memperlihatkan sang kapten siap bermain di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, kondisi pemain yang sudah berusia 40 tahun ini memang menjadi perhatian di antaranya karena cedera yang dialaminya di wajah. Pada laga lawan Slovenia itu pula, Luka Modric bermain mengenakan pelindung wajah.
Gol tersebut membuktikan bahwa meskipun usianya sudah 40 tahun dan sempat cedera, gelandang veteran itu tetap menjadi pengatur permainan dan jantung dari Vatreni. Itu merupakan laga ke-198 dan gol ke-29 Luka Modric bersama Timnas Kroasia yang tentu saja membuatnya semakin dekat dengan laga ke-200.
Luka Modric membutuhkan dua laga lagi untuk mengukir 200 pertandingan bersama Kroasia. Kemungkinan besar, pencapaian tersebut akan diraihnya di laga kedua fase grup yaitu lawan Panama pada 23 Juni nanti.
Ekuador 19 Laga Tanpa Kalah
Ekuador yang juga tim kontestan Piala Dunia 2026, meraih hasil yang sangat meyakinkan dengan kemenangan 3-0 atas Guatemala dini hari tadi. Kemenangan tersebut membuat Ekuador meneruskan rapor tidak terkalahkan mereka yang impresif, menjadi 19 laga beruntun tanpa kalah.
Ekuador mencatat rapor tidak terkalahkan setelah terakhir tim berjulukan La Tri ini takluk dari Brasil, 0-1 pada 6 September 2024 lalu. Sejak itu, Ekuador mencatat delapan kemenangan dengan 11 laga lainnya imbang. Dari 19 laga itu pula, 8 di antaranya ditandai dengan clean sheet.
Jordy Caicedo membuka keunggulan Ekuador lewat gol penalti di menit ke-19. Sedangkan dua gol Ekuador lainnya dalam laga ini diciptakan Nilson Angulo di menit ke-73 dan Pervis Estupinan pada menit ke-78. Rekor 19 laga tanpa kalah ditambah catatan clean sheet, membuat Ekuador menjadi ancaman bagi tiga tim lawan mereka di Grup E: Jerman, Pantai Gading, dan Curacao.
Laga pertama Ekuador di Grup L diawali dengan menghadapi Pantai Gading asuhan Emerse Fae pada 14 Juni nanti. Karena itu, enam hari jelang laga tersebut, kemenangan atas Guatemala memperlihatkan tim asuhan Sebastian Beccacece ini benar-benar akan menjadi kuda hitam di grup ini.
Kemenangan ini meneruskan hasil positif Ekuador setelah pada 30 Mei lalu mengalahkan Arab Saudi dengan skor 2-1. Dari dua pertandingan ini pula terlihat pelatih Sebastian Beccacece menurunkan Jordy Caicedo sebagai penyerang utama. Bintang klub Huracan (Argentina) ini kemungkinan besar akan menjadi andalan Ekuador di lini depan pada Piala Dunia 2026 nanti bersama sang kapten, Enner Valencia.
Asis James Rodriguez
Bintang dan kapten Timnas Kolombia, James Rodriguez, juga memimpin rekan setimnya menatap Piala Dunia 2026 ini dengan hasil positif. Kolombia menang 2-0 atas tim kontestan lainnya di Piala Dunia ini, Yordania. Dua gol Kolombia dalam pertandingan ini diciptakan Jhon Arias pada menit ke-41 dan 55.
Gol pertama Jhon Arias dalam laga ini tercipta setelah mendapatkan asis James Rodriguez. Asis tersebut memperlihatkan bahwa gelandang 34 tahun ini pun siap beraksi dalam persaingan di Grup K dengan Portugal, Uzbekistan, dan Republik Demokratik Kongo. Kolombia akan memulai pertarungan di Piala Dunia menghadapi Uzbekistan pada 17 Juni di Stadion Azteca, Meksiko.
Jelang Piala Dunia 2026 ini akan bergulir, James Rodriguez memperlihatkan perannya sebagai pemain penting tim berjulukan Los Cafeteros ini. Asis di laga lawan Yordania merupakan asis kedua di dua laga beruntun. Sebelumnya, dia juga memberikan asis dalam kemenangan atas Costa Rika pada 2 Juni lalu.
Dua kemenangan ini juga membawa Kolombia menatap Piala Dunia 2026 ini dengan percaya diri. Pasalnya, dalam dua laga uji coba sebelumnya pada akhir Maret lalu, Kolombia mengalami kekalahan, 1-2 dari Kroasia dan 1-3 dari Prancis.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi tim debutan Piala Dunia 2026, Yordania. Ini kekalahan kedua tim asal Asia ini setelah pada 31 Mei lalu tim asuhan Jamal Sellami ini juga dipukul Swis dengan skor 1-4. Yordania kini belum pernah menang dalam empat laga terakhir (2 kalah dan 2 imbang) jelang Piala Dunia 2026.
Yordania satu grup dengan Argentina, Aljazair, dan Austria di Grup J Piala Dunia 2026. Mereka akan mengawali pertandingan Piala Dunia ini dengan menghadapi Austria pada 16 Juni nanti.
Hasil Uji Coba Kontestan Piala Dunia 2026
Sabtu dan Minggu, 6-7 Juni 2026
Minggu, 7 Juni
Kroasia 2-1 Slovenia
Maroko 1-1 Norwegia
Ekuador 3-0 Guatemala
Kolombia 2-0 Yordania
Sabtu, 6 Juni
Portugal 2-1 Cili
Amerika Serikat 1-2 Jerman
Swis 1-1 Australia
Inggris 1-0 Selandia Baru
Bolivia 0-4 Skotlandia
Brasil 2-1 Mesir
Argentina 2-0 Honduras