Tiga pilar Timnas Haiti (dari kiri) Jean-Ricner Bellegarde, Wilson Isidor, dan Carlens Arcus akan memanfaatkan pengalaman mereka di Liga Inggris dan Liga Prancis saat berlaga di Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Port-au-Prince, Haiti
Jean-Ricner Bellegarde (Wolverhampton), Carlens Arcus (Angers SCO), dan Wilson Isidor (Sunderland) akan jadi tulang punggung Haiti di tiga lini. Mereka punya jam terbang tinggi di Eropa.
Timnas Haiti mulai mencuri perhatian jelang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, 11 Juni-19 Juli. Tidak lagi hanya dikenal sebagai tim kuda hitam kawasan Karibia, Haiti kini memiliki sejumlah pemain yang tampil di kompetisi elite Eropa.
Kehadiran pemain-pemain berpengalaman itu membuat kualitas skuad mereka meningkat drastis. Di tengah persaingan ketat turnamen terbesar dunia, Haiti mengandalkan beberapa nama yang sudah terbiasa menghadapi tekanan sepak bola level tinggi.
Pengalaman bermain di Premier League Inggris hingga Ligue 1 Prancis menjadi modal penting bagi mereka untuk bersaing melawan negara-negara besar. Tiga sosok yang paling menonjol adalah Jean-Ricner Bellegarde, Carlens Arcus, dan Wilson Isidor.
Ketiganya diprediksi menjadi tulang punggung Haiti karena memiliki pengalaman, kualitas teknik, dan jam terbang tinggi di Eropa. Berikut sedikit ulasan mengenai tiga pemain yang akan menjadi tulang punggung Timnas Haiti di Piala Dunia 2026.
1. Jean-Ricner Bellegarde
Jean-Ricner Bellegarde menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di lini tengah Haiti. Gelandang kelahiran Prancis itu saat ini bermain untuk Wolverhampton Wanderers di Premier League. Ia dikenal sebagai pemain yang agresif, lincah, dan mampu menjaga ritme permainan tim.
Sebelum bermain di Inggris, Bellegarde membangun karier di sepak bola Prancis bersama Lens dan Strasbourg. Penampilannya yang konsisten membuat Wolves merekrutnya pada 2023 dengan harapan menjadi motor lini tengah. Ia juga sempat mencetak gol penting untuk Wolves di Premier League, termasuk saat menghadapi Nottingham Forest.
Meski lahir dan besar di Prancis, pemain berusia 27 tahun itu memilih membela Haiti di level internasional. Keputusannya memberi dorongan besar bagi tim nasional karena Haiti akhirnya memiliki gelandang dengan pengalaman bermain di salah satu liga terbaik dunia. Kreativitas dan kemampuan transisinya akan sangat penting saat Haiti menghadapi lawan-lawan berat di Piala Dunia 2026.
2. Carlens Arcus
Carlens Arcus merupakan pemain senior yang menjadi andalan Haiti di sektor pertahanan. Bek kanan berusia 29 tahun itu kini bermain untuk Angers SCO di Ligue 1 Prancis. Pengalamannya bermain di Eropa membuat Arcus menjadi salah satu pemain paling stabil di skuad Haiti.
Perjalanan karier Arcus cukup menarik. Ia sempat menimba pengalaman di Brasil ketika masih remaja sebelum kembali ke Haiti dan melanjutkan karier profesional di Prancis bersama Troyes, Lille, hingga Auxerre. Setelah itu, ia juga pernah bermain di Belanda bersama Vitesse sebelum kembali ke Ligue 1 bersama Angers.
Arcus dikenal sebagai bek yang disiplin dan kuat dalam duel satu lawan satu. Selain bertahan, ia juga aktif membantu serangan melalui overlap dari sisi kanan. Dengan 51 caps dan 1 gol bersama Timnas Haiti, Arcus menjadi figur pemimpin penting di ruang ganti sekaligus pemain yang membawa ketenangan di lini belakang.
3. Wilson Isidor
Wilson Isidor menjadi sosok yang memberi harapan besar di lini depan skuad Les Grenadiers. Penyerang kelahiran Rennes, Prancis, itu saat ini bermain untuk klub Liga Primer, Sunderland AFC. Ia dikenal sebagai striker cepat dengan kemampuan finishing yang tajam.
Karier Isidor berkembang melalui akademi Rennes dan Monaco sebelum menjalani berbagai masa peminjaman di klub Prancis. Namanya mulai benar-benar mencuat ketika bermain untuk Lokomotiv Moskow dan Zenit Saint Petersburg di Rusia. Setelah itu, ia bergabung dengan Sunderland dan membantu klub tersebut promosi kembali ke Premier League.
Menariknya, Isidor baru memutuskan membela Haiti pada 2026 meski sebelumnya merupakan pemain Timnas Junior Prancis (U-17, U-18, U-19, U-20). Kehadirannya langsung meningkatkan kualitas lini serang Haiti karena ia memiliki pengalaman bermain di level kompetitif Eropa.
Bersama Haiti, Isidor memang baru memiliki dua caps dengan mengoleksi 1 gol. Tapi dengan kecepatan dan insting gol yang dimilikinya ketika di klub maupun Timnas Junior Prancis, Isidor diharapkan menjadi pembeda saat Haiti tampil di panggung Piala Dunia.
Skuad Haiti di Piala Dunia 2026
Sebelumnya pada Jumat (15/5/2026) pelatih Timnas Haiti, Sebastien Migne, melalui konferensi pers yang digelar Federasi Sepak Bola Haiti (FHF) sudah mengumumkan nama-nama pemain yang akan memperkuat Les Grenadiers untuk Piala Dunia 2026. Berikut nama-nama ke-26 pemain tersebut:
Kiper: Johnny Placide (SC Bastia), Josue Duverger (FC Cosmos Kobienz), Alexandre Pierre (Sochaux)
Belakang: Ricardo Ade (LDU Quito), Carlens Arcus (Angers), Hannes Delcroix (Lugano), Jean-Kevin Duverne (KAA Gent), Martin Experience (AS Nancy-Lorraine), Duke Lacroix (Colorado Springs), Wilguens Paugain (SV Zuite Waregem), Keeto Thermoncy (BSC Young Boys),
Tengah: Carl Fred Sainte (El Paso Locomotive), Jean-Ricner Bellegarde (Wolverhampton Wanderers), Leverton Pierre (Vizela), Jean-Jacques Danley (Philadelphia Union), Pierre Woodensky (Violette AC), Dominique Simon (Tatran Presov)
Depan: Josue Casimir (AJ Auxerre), Louicius Deedson (FC Dallas), Derrick Etienne (Toronto FC), Yassin Fortune (Vizela), Wilson Isidor (Sunderland), Lenny Joseph (Ferencvaros), Duckens Nazon (Esteghlal), Frantzdy Pierrot, (Caykur Rizespor), Ruben Providence (Almere City)