Lamine Yamal tersenyum dengan trofi Piala Dunia di tangannya. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Madrid, Spanyol
Lamine Yamal tampil di final Piala Dunia 2026 enam hari setelah usianya genap 19 tahun.
Lamine Yamal dan Pau Cubarsi telah mencatat perjalanan kariernya dengan tinta emas. Kedua pemain muda ini meraih gelar Piala Dunia 2026 bersama Timnas Spanyol. Tidak banyak pemain muda di bawah usia 20 tahun berada dalam momen terbaik di final Piala Dunia.
Lamine Yamal dan Pau Cubarsi menjadi salah satu pemain termuda dalam sejarah Piala Dunia. Keduanya juga memiliki peran penting. Lamine Yamal sebagai penyerang sayap kanan yang bermain dengan kemampuannya dalam menggiring bola.
Sementara Pau Cubarsi memperihatkan walau masih 19 tahun, dia mampu mengatasi tekanan, bekerja sama dengan seniornya, dan pemain yang tenang dalam membaca serangan lawan. Kemampuan inilah yang membuat kedua pemain ini spesial.
Baik Lamine Yamal dan Pau Cubarsi kini masuk dalam jajaran elite pemain muda yang pernah meraih gelar Piala Dunia. Berikut ini, TVRI menampilkan 10 pemain termuda yang pernah meraih gelar Piala Dunia:
1. Pele (Brasil), 1958
Usia: 17 tahun, 249 hari
Pada memegang rekor sebagai pemain termuda yang pernah meraih gelar Piala Dunia. Momen itu terjadi di Piala Dunia 1958 saat membawa Brasil juara setelah mengalahkan Swedia di final. Dalam final tersebut, Pele berusia 17 tahun, 249 hari.
2. Ronaldo Nazario (Brasil), 1994
Usia: 17 tahun, 298 hari
Ronaldo Nazario, tetap tercatat sebagai pemain termuda peraih gelar Piala Dunia. Hanya, di Piala Dunia 1994 ini, penyerang tersebut memang tidak diturunkan sepanjang turnamen. Ronaldo Nazario berusia 17 tahun, 298 hari saat Brasil juara.
3. Giuseppe Bergomi (Italia), 1982
Usia: 18 tahun, 174 hari
Usia Giuseppe Bergomi ketika Italia juara Piala Dunia 1982 baru 17 tahun, 174 hari. Beppe Bergomi hanya cadangan di empat laga awal tapi kemudian dia selalu diturunkan. Termasuk dua laga terakhir, semifinal dan final sebagai starter. Bergomi di jantung pertahanan saat Italia menang 3-1 atas Jerman Barat.
4. Coutinho (Brasil), 1962
Usia: 19 tahun, 6 hari
Seperti halnya Ronaldo Nazario, Coutinho juga tidak pernah diturunkan di Piala Dunia 1962. Penyerang ini hanya menjadi cadangan sepanjang turnamen yang bergulir di Cili tersebut. Usianya saat itu: 19 tahun, 6 hari.
5. Lamine Yamal (Spanyol), 2026
Usia: 19 tahun, 6 hari
Lamine Yamal genap berusia 19 tahun pada 13 Juli 2026 lalu. Enam hari kemudian atau Minggu (19/7/2026) dia tampil di final Piala Dunia 2026. Spanyol tampil sebagai juara setelah menang 1-0 atas Argentina. Lamine Yamal selalu diturunkan sepanjang Piala Dunia 2026 ini. Rapornya, 1 gol dan 1 asis.
6. Marco Antonio (Brasil), 1970
Usia: 19 tahun, 135 hari
Marco Antonio tampil dalam dua laga di Piala Dunia 1970 yaitu saat lawan Rumania dan Peru. Di laga lawan Peru, Marco Antonio tampil sebagai starter sepanjang 90 menit. Usia Marco Antonio saat Brasil juara di Piala Dunia yang bergulir di Meksiko ini menampilkan Brasil sebagai juaranya.

7. Pau Cubarsi (Spanyol), 2026
Usia: 19 tahun, 178 hari
Piala Dunia 2026 memberikan "hadiah" berharga bagi Spanyol. Di Piala Dunia ini seorang bek muda berusia 19 tahun mampu menjaga pertahanan timnya hanya kemasukan 1 gol. Spanyol kemudian juara setelah menang 1-0 atas Argentina dan usia Pau Cubarsi saat itu 19 tahun, 178 hari.
8. Kylian Mbappe (Prancis), 2018
Usia: 19 tahun, 207 hari
Kylian Mbappe menjadi salah satu kunci sukses Prancis meraih gelar jaura dunia. Pada Piala Dunia 2018, Kylian Mbappe membawa Les Bleus juara setelah mengalahkan Kroasia 4-2 di final, usianya saat itu adalah 19 tahun, 207 hari. Kylian Mbappe total mencetak 4 gol dan memberikan 1 asis.
9. Jose Altafini (Brasil), 1958
Usia: 19 tahun, 309 hari
Jose Altafini yang memiliki darah Italia bagian dari sukses Brasil juara Piala Dunia 1958. Namun, di turnamen ini dia kalah bersaing dengan Pele. Usia Jose Altafini saat Brasil juara adalah 19 tahun, 309 hari. Jose Altafini sempat mencetak 2 gol dan memberikan 1 asis di laga pembuka lawan Austria.
10. Ruben Moran (Uruguai), 1950
Usia: 19 tahun, 344 hari
Ruben Moran salah satu pemain dalam skuad Uruguai yang mengalahkan Brasil di Stadion Maracana yang kemudian dikenal dengan Maracanazo. Dia hanya cadangan di tiga laga awal, namun saat lawan Brasil, Ruben Mora diturunkan sebagai starter di sayap kiri. Uruguai menang 2-1 dan Ruben Moran saat itu berusia 19 tahun, 344 hari.