TVRINews – Atlanta, Amerika Serikat

Seusai melawan Arab Saudi, Mikel Oyarzabal sudah terlihat dalam 21 terjadinya gol hanya dalam 13 pertandingan terakhir dirinya bersama Spanyol.

Sepak bola bisa dibilang seperti kehidupan, atau roda yang berputar. Baik di sepak bola maupun kehidupan, nasib bisa saja berubah dengan cepat. Itulah yang terjadi pada Mikel Oyarabal. 

Hampir sepekan lalu, penyerang Tim Nasional Spanyol itu mendapati menorehkan statistik yang tidak diinginkan semua pemain sepak bola di dunia setelah Spanyol bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Hijau pada laga pertama Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, AS. 

Selama hampir 30 menit, sang penyerang tidak mampu menyentuh bola. Namun enam hari kemudian, Oyarzabal meninggalkan lapangan stadion yang sama dengan dua gol Piala Dunia dan satu assist dalam kemenangan Spanyol 4-0 atas Arab Saudi. 

Perubahan tersebut sesuai untuk seorang pemain yang telah menghabiskan sebagian besar kariernya dengan efektif secara diam-diam daripada dirayakan secara besar-besaran.

Tak seperti banyak bintang Spanyol lainnya, Oyarzabal tidak muncul dari akademi Real Madrid CF atau FC Barcelona, dua klub paling tersohor di negara tersebut. 

Pemain berusia 29 tahun ini tumbuh di kota industri Basque, Eibar, di mana mantan gurunya mengingatnya sebagai anak yang sopan, pekerja keras, dan dewasa yang tidak pernah mencari perhatian meskipun menjadi pemain sepak bola terbaik di halaman sekolah. 

Oyarzabal bergabung dengan Real Sociedad saat masih remaja dan tetap di sana sejak saat itu hingga kini, menjadi kapten dan simbol klub yang terus menantang para raksasa Spanyol meskipun beroperasi dengan sebagian kecil sumber daya mereka. 

Nilai Oyarzabal bagi Timnas Spanyol yang dipenuhi bintang jauh melampaui gol yang dicetaknya. Penyerang asal Basque ini telah mencetak 27 gol dalam 55 penampilan untuk La Roja. 

“Orang-orang yang mengerti sepak bola sangat menghargai Mikel,” ujar pelatih Spanyol Luis de la Fuente setelah kemenangan besar atas Arab Saudi. 

“Dampak yang dia berikan pada tim sangat besar dan mungkin lebih besar dari pemain lain. Beberapa hari yang lalu, dia memecahkan rekor tidak menyentuh bola selama 30 menit dan hari ini dia mencetak dua gol dan membuat satu assist.”

Setelah kemenangan atas Arab Saudi, Oyarzabal kini sudah terlibat langsung dalam 21 gol — 14 gol dan tujuh assist — dalam 13 pertandingan terakhirnya untuk Spanyol. 

Tidak seperti kebanyakan rekan setimnya di Spanyol, Oyarzabal bukanlah striker yang terus-menerus menuntut penguasaan bola. 

Sebaliknya, ia menyibukkan para bek, menciptakan ruang, memimpin tekanan, dan sering melakukan pergerakan yang memungkinkan pemain lain bersinar. Namun, ketika momen itu tiba, ia biasanya berada di tempat yang tepat.

De la Fuente menambahkan, Oyarzabal tipe pemain yang mampu membuat sejarah dan telah memainkan perannya dalam beberapa momen bersejarah. 

Ia mencetak gol di final Copa del Rey 2019-2020 dan 2025-2026 saat Real Sociedad mengangkat trofi. Oyarzabal juga mencetak gol penentu kemenangan melawan Inggris di final Euro 2024 di Berlin, Jerman. 

Setelah penampilan gemilang lainnya yang membawa kemenangan, Mikel Oyarzabal mengaku senang telah membangkitkan kembali motivasi dan perjuangan Spanyol di Piala Dunia.