Didier Deschamps kini menjabat sebagai pelatih Timnas Prancis. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews – Paris, Prancis
Didier Deschamps tak ingin para pemain Prancis terlena
dengan capaian di edisi sebelumnya.
Pelatih Tim Nasional Prancis, Didier Deschamps, berambisi
membawa timnya meraih gelar juara pada Piala Dunia 2026. Ia bertekad
mempersiapkan skuad berjuluk Les Bleus sebaik mungkin agar mampu tampil
konsisten dalam turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan
Meksiko.
Deschamps menilai, Piala Dunia tetap menjadi pencapaian
terbesar yang dapat diraih oleh seorang pemain maupun pelatih. Karena itu, ia
ingin memanfaatkan kesempatan yang ada untuk kembali membawa Prancis merasakan
kejayaan di panggung sepak bola dunia.
"Tidak ada perasaan yang dapat menandingi ketika Anda
memenangi Piala Dunia. Itu adalah impian tertinggi bagi setiap orang yang
berkecimpung di dunia sepak bola," kata Didier Deschamps, dikutip dari
laman resmi FIFA.
Deschamps adalah salah satu figur dalam sepak bola yang
berhasil meraih gelar juara Piala Dunia saat menjadi pemain dan pelatih. Ia menjabat
sebagai kapten tim yang mengantarkan Prancis untuk pertama kalinya merebut
trofi juara turnamen empat tahunan tersebut pada 1998.
20 tahun kemudian, Deschamps kembali mencatatkan prestasi
serupa ketika membawa Kylian Mbappe dan kawan-kawan menjuarai Piala Dunia 2018
sebagai pelatih. Meski demikian, ia tidak ingin terlalu larut dalam kenangan
masa lalu.
"Secara alami, saya fokus pada masa kini dan apa yang
menanti saya di depan. Saya tidak terlalu memikirkan apa yang terjadi di masa
lalu," tutur pelatih berusia 57 tahun tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, Prancis menjadi salah satu
kekuatan utama dalam sepak bola dunia. Hal itu tak terlepas dari kecerdikan Deschamps
memadukan para pemain muda berbakat dengan mereka yang sudah berpengalaman.
Dengan kekuatan sekarang ini, Prancis menjadi salah satu tim
yang masuk dalam daftar kandidat juara Piala Dunia 2026. Namun, Deschamps
memahami bahwa status unggulan tidak menjamin kesuksesan sebuah tim.
"Momen yang saya alami pada 1998 dan 2018 akan selalu
terpatri dalam ingatan, tetapi sekarang itu telah menjadi bagian dari sejarah.
Saat ini, seluruh perhatian saya tertuju pada tantangan yang akan datang dan
apa yang dapat kami capai pada tahap berikutnya," ujarnya.
Di Piala Dunia 2026, Prancis tergabung ke dalam Grup I.
Mereka akan lebih dulu berhadapan dengan Senegal, Irak, dan Norwegia. Di atas
kertas, Les Bleus lebih diunggulkan bisa melaju ke babak gugur.