Ilustrasi pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 Jerman vs Pantai Gading. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Toronto, Kanada
Jerman menujukkan kelasnya sebagai calon kuat juara Piala Dunia 2026 usai mengandaskan perlawanan Pantai Gading.
Jerman melanjutkan tren kemenangan pada laga kedua Grup E Piala Dunia 2026. Kali ini Der Panzer menang tipis atas Pantai Gading dengan skor 2-1 di Toronto Stadium, Minggu (21/6/2026) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut memastika Jerman lolos ke fase gugur atau babak 32 besar. Saat ini skuad Die Mannschaft menduduki posisi puncak klasemen dengan raihan enam poin, sementara Pantai Gading menempel ketat di bawahnya tertinggal tiga angka.
Pertandingan langsung dibuka dengan gebrakan dari penyerang Jerman, Kai Havertz, saat laga baru berjalan 12 detik. Namun, sepakan voli pemain Arsenal tersebut masih melambung tinggi di atas mistar gawang Pantai Gading.
Skuad Jerman terus mengambil inisiatif serangan dan mengurung pertahanan wakil Afrika tersebut sejak menit-menit awal babak pertama. Di sisi lain, Pantai Gading mencoba membalas lewat skema serangan balik cepat yang mengandalkan kelincahan Yan Diomande dan Amad Diallo.
Memasuki menit ke-11, penjaga gawang Pantai Gading, Yahia Fofana, dipaksa melakukan penyelamatan gemilang pertamanya dalam laga ini. Ia berhasil menepis sundulan terarah Havertz yang memanfaatkan umpan silang matang kiriman Joshua Kimmich.
Pada menit ke-23 Jerman sempat bersorak ketika bola hasil sepak pojok Nathaniel Brown bersarang di dalam gawang lawan. Sial bagi De Oranje, wasit menganulir gol tersebut karena Aleksandar Pavlovic dinilai melanggar Yahia Fofana terlebih dahulu.
Stadion bergemuruh pada menit ke-30 saat Franck Kessie sukses memecah kebuntuan untuk membawa Pantai Gading memimpin 1-0. Ia menyambar bola muntah hasil tendangan Amad Diallo yang sebelumnya sempat diblok secara luar biasa oleh Brown.
Gol tersebut langsung mendongkrak kepercayaan diri para pemain Pantai Gading yang mulai berani mendominasi penguasaan bola di lapangan. Jerman sempat membalas lewat gol Havertz pada menit ke-40, tetapi wasit kembali menganulirnya setelah VAR menilai Jamal Musiala melakukan pelanggaran.
Jerman terus menggempur pertahanan lawan pada masa injury time babak pertama demi mencari gol penyeimbang kedudukan. Sayangnya, peluang emas terakhir dari Florian Wirtz gagal menembus ketangguhan Fofana dan menutup paruh pertama dengan skor 1-0.
Memasuki babak kedua, pelatih Julian Nagelsmann, Jerman memutuskan untuk menarik keluar Nico Schlotterbeck yang cedera dan memasukkan bek berpengalaman Antonio Ruediger. Meski demikian, Pantai Gading justru tampil lebih solid dan nyaman dalam menguasai bola setelah turun minum.
Melihat lini serang timnya mulai buntu, Nagelsmann melakukan strategi berani dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-60. Nadiem Amiri, Jamie Leweling, dan Deniz Undav dimasukkan untuk menambah daya gedor skuat Jerman.
Keputusan taktis tersebut terbukti sangat jitu ketika laga memasuki menit ke-68. Umpan silang akurat dari Amiri berhasil disambut dengan tendangan voli oleh Undav, untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Gol penyeimbang tersebut membuat jalannya sisa pertandingan babak kedua kembali berjalan dengan sengit dan menarik. Pantai Gading kemudian merespons situasi tersebut dengan melakukan penyegaran total di lini depan mereka setelah jeda minum kedua.
Memasuki menit ke-85, kedua kesebelasan melakukan pergantian pemain terakhir untuk menjaga keseimbangan di lini tengah. Intensitas permainan perlahan mulai menurun menjelang akhir laga.
Drama tersaji pada menit ke-90 ketika pemain pengganti Pantai Gading, Simon Adingra, menyia-nyiakan peluang emas untuk mengunci kemenangan. Menerima umpan matang Nicolas Pepe di dalam kotak penalti, Adingra justru membuat sentuhan berlebih yang membuat bek Jerman berhasil merebut bola kembali.
Memasuki masa injury time, ofisial pertandingan di pinggir lapangan mengumumkan tambahan waktu minimal selama enam menit. Jerman langsung merespons situasi tersebut dengan melancarkan gelombang serangan total ke jantung pertahanan tim lawan.
Bek kiri Jerman, Brown, hampir saja membawa negaranya unggul lewat tembakan mendatar yang dilepaskan dengan sangat keras. Namun, Fofana kembali menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan gemilang demi mengamankan gawang Pantai Gading.
Satu menit berselang, giliran Amiri yang menebar ancaman nyata lewat eksekusi peluang di lini serang. Fofana lagi-lagi tampil perkasa di bawah mistar dengan mementahkan peluang tersebut saat kedua tim sama-sama tampil ngotot berburu gol kemenangan.
Akhirnya stadion benar-benar pecah bagi kubu Jerman tepat pada menit ke-90+4. Undav, sukses mencetak gol keduanya untuk membalikkan kedudukan menjadi 2-1.
Gol dramatis di ujung laga tersebut lahir berkat kejelian Felix Nmecha yang bertindak sebagai penyedia asis. Umpan matang yang dikirimkannya berhasil dikonversi dengan sempurna oleh Undav untuk memastikan kemenangan dramatis Jerman dan kedudukan tersebut bertahan hingga laga tuntas.
Rekaman Pertandingan
Grup E
Jerman 2-1 Pantai Gading
Waktu: Sabtu, 20 Juni
Stadion: Toronto Stadium
Wasit: Juan Gabriel Benítez
Gol: 1-0 Franck Kessié 30', 1-1 Deniz Undav 68', 2-1 Deniz Undav 90+4'
Penguasaan bola: 59%-41%
Tembakan: 16-9
Tembakan ke gawang: 7-2
Sepak pojok: 8-3
Off-side: 0-1
Pelanggaran: 5-7
Kartu kuning: -
Kartu merah: -
Susunan Pemain
Jerman (4-2-3-1): 1-Manuel Neuer; 6-Joshua Kimmich, 4-Jonathan Tah, 15-Nico Schlotterbeck 2-A. Rüdiger 46'), 18-Nathaniel Brown; 5-Aleksandar Pavlovic (20-N. Amiri 60'), 23-Felix Nmecha; 19-Leroy Sane (9-J. Leweling 60'), 10-Jamal Musiala (26-D. Undav 60'), 17-Florian Wirtz; 7-Kai Havertz (8-L. Goretzka 85')
Pelatih: Julian Nageslmann
Pantai Gading (4-1-4-1): 1-Yahia Fofana; 5-Wilfried Singo (17-G. Doué 82'), 7-Odilon Kossounou, 20-Emmanuel Agbadou, 3-Ghislain Konan; 18-Ibrahim Sangare (6-S. Fofana 75'); 15-Amad Diallo (10-S. Adingra 75'), 8-Franck Kessie, 26-Christ Inao Oulai, 11-Yan Diomande (19-N. Pépé 85'); 9-Ange-Yoan Bonny (22-E. Guessand 75')
Pelatih: Emerse Fae