Unai Simon, Joan Garcia, David Raya, dan Alex Remiro (ki-ka) bersaing untuk menjadi kiper nomor satu timnas Spanyol di Piala Dunia 2026. (TVRI/Grafis/Jovi Arnanda) Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews – London, Inggris
Mantan kiper timnas Spanyol David de Gea menilai pemain di luar La Liga tidak kalah kualitas untuk menjadi penjaga gawang utama La Roja di Piala Dunia 2026.
Kiper senior David de Gea, yang pernah membela tim nasional sepak bola Spanyol di dua Piala Dunia (2014, 2018) dan dua Kejuaraan Eropa (2016, 2020), buka suara soal persaingan untuk menjadi penjaga gawang nomor satu La Roja – julukan timnas Spanyol – pada Piala Dunia 2026.
De Gea mengungkapkan komentarnya soal kiper timnas Spanyol kepada EFE dan AS seusai kekalahan ACF Fiorentina dari Crystal Palace, 0-3, di leg pertama perempat final Liga Konferensi UEFA di London, Inggris, Kamis (9/4/2026).
De Gea, yang sejak awal Agustus 2024 membela klub Italia, Fiorentina, menyatakan bahwa sorotan terhadap David Raya, kiper Arsenal FC, mungkin lebih sedikit dibandingkan dengan kiper-kiper lain di skuad Spanyol karena ia bermain di Liga Primer Inggris.
“Raya mungkin mendapat perhatian lebih sedikit. Sekarang Liga Primer Inggris mendapat lebih banyak sorotan. Tetapi sebelumnya, hanya La Liga yang diperhatikan dan Liga Primer Inggris sama sekali diabaikan,” tutur mantan kiper Atletico de Madrid dan Manchester United itu.
“Ada orang-orang yang berprestasi di luar Spanyol yang juga pantas mendapat pujian. Bermain sebagai kiper di Inggris sangat sulit, dan terlebih lagi di klub besar.
“Kiper-kiper lain di Spanyol berprestasi sangat baik. Jika mereka semua terus berada di level ini, itu akan menjadi keputusan sulit yang harus dibuat oleh pelatih, dan saya yakin dia akan mempertimbangkan kepentingan terbaik tim.”
Hanya sekitar dua bulan sebelum Piala Dunia, Unai Simon (Athletic Club de Bilbao), David Raya (Arsenal), dan Joan Garcia (Barcelona) semuanya bersaing untuk menjadi kiper utama tim nasional Spanyol. Termasuk Alex Remiro (Real Sociedad), yang juga bisa masuk dalam daftar kandidat.
Dalam panggilan terakhir, pelatih Luis de la Fuente memutuskan untuk memasukkan keempatnya ke dalam skuad dan memilih Simon untuk pertandingan melawan Serbia dan Raya serta Garcia melawan Mesir, dengan Remiro menjadi satu-satunya yang tidak bermain.
“Pelatih yang akan membuat keputusan. Tim bermain dengan sangat baik, dan ini adalah keputusan yang sulit karena ada banyak kiper top. Selalu ada di Spanyol, dan apa pun yang dia putuskan pasti akan baik-baik saja,” tutur De Gea.
David De Gea juga mengalami situasi serupa di Kejuaraan Eropa (Euro) 2016 ketika ia menjadi starter di depan Iker Casillas, yang sebelumnya merupakan starter tak tergantikan. Keputusan yang dibuat oleh pelatih Vicente del Bosque saat itu dinilai kontroversial.