Lautaro Martinez, striker tim nasional sepak bola Argentina. (TVRI/Grafis/M. Yusuf) Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – Milan, Italia
Lautaro Martinez sedang mengalami masa sulit secara fisik. Ia sempat kembali dalam kondisi prima setelah absen lama karena cedera dan sekarang ia absen lagi karena alasan fisik.
Dengan Piala Dunia 2026 yang sudah di depan mata, setiap absen tentu menjadi kekhawatiran bagi tim nasional negara yang akan turun. Terlebih lagi jika pemain yang absen tersebut adalah sang striker.
Bintang Inter Milan dan tim nasional Argentina, Lautaro Martinez, yang kembali beraksi Minggu (5/4/2026) lalu setelah absen selama tujuh minggu, mengalami cedera kembali pada otot soleus di kaki kirinya dan diperkirakan akan kembali absen untuk sementara waktu, demikian diumumkan klub pada Jumat (10/4/2026) lalu.
Alhasil, El Toro – julukan Martinez – tidak bisa memperkuat I Nerazzurri pada pertandingan pekan ke-32 Liga Italia Serie A di kandang Como 1907 pada Minggu (12/4/2026) yang diperkuat bintang muda asal Argentina, Nico Paz.
Apa yang Terjadi pada El Toro?
“Lautaro Martinez menjalani pemeriksaan medis dan instrumental hari ini di Institut Humanitas di Rozzano. Pemeriksaan tersebut mengungkapkan sedikit ketegangan otot di soleus kirinya. Kondisi striker Argentina itu akan dievaluasi kembali dalam beberapa hari mendatang," demikian pernyataan resmi Inter pada Jumat lalu.
Setelah absen dalam lima pertandingan bersama Inter dan dua pertandingan persahabatan bersama Argentina, Martinez akhirnya mampu kembali ke starting lineup pada Minggu lalu, serta mencetak dua gol dalam kemenangan 5-2 timnya atas Roma.
El Toro membuka skor pada menit pertama dan mencetak gol lagi untuk membuat skor menjadi 3-1. Namun pada hari itu, tanda-tanda bahaya mulai muncul.
Lautaro meninggalkan lapangan sesaat sebelum menit ke-60 dan pergi ke bangku cadangan untuk beristirahat. Di sanalah kamera pertandingan menangkapnya dengan kompres es dan perban pelindung di betis kirinya, tepat di tempat robekan otot soleus berada.
Pada saat itu, tampaknya itu hanya tindakan pencegahan, tetapi ternyata itu merupakan petunjuk. Pada Jumat lalu Inter mengumumkan cedera baru pada otot yang sama yang sebelumnya ia alami pada 18 Februari saat pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA melawan Bodo/Glimt.
Striker berusia 28 tahun itu diperkirakan akan absen setidaknya untuk pertandingan mendatang melawan Como dan Cagliari Calcio di Serie A, serta leg kedua semifinal Coppa Italia melawan Como.
Saat Martinez absen, pelatih Inter Cristian Chivu telah melakukan rotasi antara Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny untuk berduet dengan Marcus Thuram di lini serang.
Cedera ini datang pada saat yang kritis bagi Martinez, yang saat ini sedang mengejar Scudetto ketiganya bersama Inter sambil berupaya mempertahankan kebugaran fisik puncak menjelang Piala Dunia 2026.
Sebelum serangkaian kemunduran baru-baru ini, Martinez yang kini menjadi pencetak gol terbanyak sementara Serie A musim 2025-2026 (16 gol) telah menikmati musim yang gemilang, dengan total 20 gol dan empat assist dalam 36 pertandingan di semua kompetisi.
Kekhawatiran bagi Timnas Argentina
Tentu saja, betapapun besar masalah yang mungkin ditimbulkan bagi Inter Milan karena kondisi El Toro, ini jelas menjadi kekhawatiran terbesar bagi tim nasional Argentina.
Tinggal tersisa 65 hari hingga laga pertama Piala Dunia mereka melawan Aljazair di Kansas (16 Juni), namun kenyataannya striker bernomor 22 itu belum mampu menjaga kebugarannya.
Setelah cedera ligamen yang dialami Joaquin Panichelli – penyerang klub Ligue 1 Prancis, RC Strasbourg Alsace, kehilangan El Toro untuk Piala Dunia akan menjadi kemunduran besar.
Melakukan debut untuk timnas Argentina pada 27 Maret 2018, Martinez sudah mengantongi 75 caps dengan mencetak 36 gol. Ia merupakan bagian dari La Albiceleste yang merebut trofi Piala Dunia 2022 dan Copa America 2021 dan 2024.
Terakhir Martinez memperkuat timnas Argentina adalah pada 14 November 2025 lalu dalam pertandingan persahabaan melawan Angola. Dalam kemenangan 2-0 untuk Argentina itu, Martinez mencetak satu gol dan satu assist.