Bintang MLS dari klub Inter Miami Lionel Messi (kiri) bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkunjung ke Gedung Putih di Washington D,C. (TVRI/Grafis/Dede Mauladi) Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - New York, Amerika Serikat
Alexi Lalas menyatakan bahwa Donald Trump memiliki kemampuan yang sangat baik melebihi siapapun tentang memaksimalkan "soft power".
Disukai atau tidak, fakta bahwa Presiden Donald Trump telah membuat Piala Dunia 2026 menarik perhatian dunia. Presiden Amerika Serikat ini menjadi "promosi" Piala Dunia 2026 yang digelar di Negeri Paman Sam bersama negara tetangga mereka yaitu Meksiko dan Kanada. Inilah sisi lain yang dilihat dari Alexi Lalas, legenda hidup sepak bola Amerika Serikat, tentang Donald Trump.
Bahkan, untuk semua kontroversi yang diciptakan Donald Trump, Alexi Lalas memberikan gelar kepada Donald Trump sebagai "Presiden Soccer" atau Presidennya Sepak Bola. Hal ini disampaikan Alexi Lalas dalam sebuah program talkshow The Ryen Rusillo, yang dirilis Kamis (11/6/2026) lalu, seiring akan dimulainya Piala Dunia 2026 ini.
"Jika Anda ingin menemukan sesuatu untuk dikeluhkan musim panas ini, Anda akan menemukannya. Ada jutaan hal berbeda," kata Alexi Lalas yang bermain untuk Amerika Serikat pada 1991 hingga 1998. Sebagian besar berita dari Amerika Serikat tentang Piala Dunia tahun ini memang lebih banyak dipenuhi dengan berita kontroversial.
Kabar terbaru seperti wasit asal Somalia yang visa kerjanya untuk masuk ke Amerika Serikat ditolak sehingga tidak dapat menjalankan tugasnya sebagai pengadil di Piala Dunia 2026 ini. Belum lagi dengan nasib Timnas Iran yang sepanjang awal tahun ini menjadi perhatian besar.
Isu tentang tiket yang mahal sehingga banyak penggemar yang tidak mampu membeli menempatkan Presiden FIFA Gianni Infantino dalam sorotan pula. Sosok Gianni Infantino pun kemudian dilaporkan memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Donald Trump. Atau tentang pernyataan Donald Trump yang kontroversial, seperti tentang Timnas Iran dengan mengatakan, "Demi keselamatan hidup mereka, mereka tidak usah datang".
Meski demikian, Donald Trump juga kemudian menyampaikan sebuah kalimat sederhana. "Let's them (Iran) play". Tentu saja, media berita dan algoritma media sosial memahami bahwa konten negatif, khususnya seputar Donald Trump, lebih mungkin menghasilkan minat.
Melihat semua itu, Alexi Lalas menyatakan bahwa Donald Trump memiliki kemampuan dan pemahaman yang jauh lebih baik tentang "kekuatan lunak" yang diterapkannya dalam atmosfer Piala Dunia 2026 ini. "Donald Trump tahu lebih baik daripada siapapun tentang kekuatan lunak ini. Ini adalah iklan (Piala Dunia 2026) untuk dunia," kata Alexi Lalas.
Pria 56 tahun ini menilai bahwa sebelumnya tidak ada pemerintahan sebuah negara yang lebih banyak berbicara tentang sepak bola daripada Amerika Serikat. "Terlepas dari afiliasi politik Anda di sini, memiliki presiden Amerika Serikat yang terlibat dalam Piala Dunia, itu adalah hal yang baik. Oke? Karena sekali lagi, ini terjadi di bawah kepemimpinannya," kata Alexi Lalas.
"Saya pikir dia memahami kekuatan lunak lebih baik daripada siapapun. Saya pikir dia akan dikenang sebagai presiden sepak bola. Tetapi kita berkewajiban, dan dia menyadari bahwa itu adalah cerminan dirinya," Alexi Lalas yang telah bermain dalam 96 laga untuk Timnas Amerika Serikat menambahkan.
Ini memang bukan pertama kali Alexi Lalas memberikan dukungan kepada Donald Trump. Meski demikian, dalam beberapa kesempatan, dia juga menjadi sosok yang berani mengkritik presiden negerinya ini.