TVRINews – London, Inggris

Cristhian Mosquera mengaku antusias untuk berusaha keras demi turun di Piala Dunia 2026 bersama tim nasional sepak bola Spanyol.

Pemain bertahan Arsenal FC, Christhian Mosquera, melakukan debut untuk tim nasional sepak bola Spanyol pada jeda internasional pada 27 Maret lalu saat menang 3-0 atas Serbia.

Dengan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko yang sudah di depan mata (dimulai 11 Juni), salah satu ambisi Mosquera adalah bisa masuk skuad asuhan pelatih Luis de la Fuente. 

Kendati begitu, bek tengah berusia 21 tahun itu juga paham benar betapa sulitnya untuk mengamankan posisi di tim inti (starting eleven). Namun ia mengaku akan mengeluarkan semua kemampuan di sisa musim 2025-2026 ini untuk memenuhi targetnya.

Saat melawan Serbia, Mosquera baru masuk pada menit ke-83 menggantikan bek tengah FC Barcelona, Pau Cubarsi. 

“Masih ada waktu sedikit sebelum Piala Dunia dan itu akan saya manfaatkan untuk mencari cara bagaimana untuk masuk ke dalam daftar (skuad Spanyol),” tutur Mosquera.

“Bekerja keras setiap hari di klub bisa menjadi jalan saya menuju ke sana dan memberi saya kesempatan agar bisa dipanggil Luis de la Fuente. Saya benar-benar antusias untuk berada di sana dan bekerja keras untuk mendapatkannya walaupun harus banyak berkorban.” 

Dalam wawancara dengan kantor berita Spanyol EFE tersebut, Mosquera kembali menekankan antusiasmenya terkait peluang untuk ke Piala Dunia.

Empat hari setelah debut bersama La Roja membungkam Serbia, Mosquera mendapatkan kepercayaan dari De la Fuente untuk bermain penuh selama 90 menit melawan Mesir yang berakhir imbang, 0-0.

Tidak seperti tiga pesaingnya, yakni Cubarsi, Dean Huijsen (Real Madrid), dan Aymeric Laporte (Athletic Club Bilbao) yang bek tengah murni, Mosquera juga bisa bermain sebagai full-back, terutama di sisi kanan. 

Keserbagunaan Mosquera bermain di dua posisi ini jelas sangat berguna untuk klubnya dan tim nasional. 

Lahir di Alicante, kota pelabuhan di tenggara Spanyol, Mosquera sejatinya bisa memilih Kolombia sebagai negara yang bisa diperkuatnya. Namun, ia tanpa ragu memilih Spanyol saat berusia 15 tahun dan terus membela berbagai kategori usia negara tersebut. 

Sebelum dipanggil ke tim nasional senior Spanyol, Mosquera lebih dulu merebut medali emas Olimpiade Paris 2024. 

Dengan postur tubuhnya yang mencapai 191 cm, Mosquera dikenal karena kecepatan, ketenangan, tetapi sangat kuat saat berduel. Banyak yang menilai gaya bermain Mosquera mirip dengan rekan seklubnya, Willian Saliba (Prancis). 

Di Liga Primer musim 2025-2026 ini, sampai berita ini diturunkan, Mosquera sudah turun di 25 pertandingan dengan 16 sebagai starter. Melepas operan 475 dengan akurasi hingga 91%, termasuk 19 operan panjang dengan 42% tepat sasaran.

Bermain selama 757 menit, Mosquera tercatat 43 kali memenangi duel termasuk 13 duel udara. Ia melakukan 26 tekel, 8 intersep, dan 6 blok.