TVRINews – Jakarta

Daftar ini merangkum 10 pemain paling dominan dalam sejarah Piala Dunia berdasarkan data statistik Opta.

Piala Dunia pertama kali digelar pada 1930. Turnamen yang diselenggarakan oleh FIFA ini terus berkembang dari waktu ke waktu hingga menjadi ajang olahraga paling populer di dunia.

Dengan menghadirkan tim-tim terbaik dari berbagai benua, Piala Dunia selalu menyuguhkan pertandingan menarik di setiap edisinya. Dari persaingan tersebut, lahir sejumlah bintang yang sampai sekarang terus dikenang

Opta, yang memiliki data statistik lengkap Piala Dunia sejak 1966, turut menyajikan catatan menarik. Mereka merilis daftar 10 pemain terbaik berdasar statistik dalam 15 edisi terakhir turnamen ini.

1. Miroslav Klose

Miroslav Klose masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Ia menyumbangkan 16 gol untuk tim nasional Jerman dari 24 penampilan di empat edisi berbeda.

Dari total tersebut, tujuh gol dicetak Klose melalui sundulan. Catatan ini belum mampu ditandingi oleh pemain lain sejak Piala Dunia 1966.

2. Diego Maradona

Diego Maradona tercatat sebagai pemain dengan expected assists (xA) tertinggi dalam sejarah Piala Dunia sejak 1966. Legenda Argentina itu membukukan angka 7,4.

Dalam statistik sepak bola modern, xA digunakan untuk mengukur seberapa besar kemungkinan sebuah umpan berujung gol. Semakin tinggi nilainya, semakin besar pula kualitas peluang yang dihasilkan seorang pemain bagi rekan setimnya.

Dari 21 penampilan di Piala Dunia, Maradona berhasil mencatatkan delapan asis. Sampai saat ini, baru Lionel Messi yang bisa menyamai pencapaiannya.

3. Luka Modric

Luka Modric memegang peran vital di lini tengah Kroasia. Membela tim berjuluk Vatreni dalam empat edisi Piala Dunia, posisinya di skuad utama nyaris tak tergantikan.

Opta menempatkan Modric sebagai pemain dengan visi bermain terbaik. Mereka mengambil data statistik dari Piala Dunia 2018 dan 2022, di mana gelandang berusia 40 tahun tersebut melepaskan 175 umpan terobosan.

4. Dunga

Dunga tampil dalam 18 pertandingan Brasil di tiga edisi Piala Dunia (1990, 1994, dan 1998). Ia membukukan 1.951 sentuhan, 1.306 operan sukses, 73 tekel yang dimenangkan, serta 41 intersep.

Kombinasi statistik tersebut menegaskan peran pentingnya sebagai gelandang bertahan yang bertugas menjaga ritme permainan sekaligus memutus alur serangan lawan.

5. Thomas Muller

Thomas Muller tercatat sebagai salah satu pemain dengan kemampuan menekan lawan terbaik di Piala Dunia. Dalam empat edisi terakhir, ia membukukan 690 tekanan berintensitas tinggi.

Apa yang dilakukan Muller ini penting bagi seorang pemain depan karena dapat menekan lawan, menutup jalur umpan, dan mengubah momen bertahan menjadi peluang menyerang.

6. Kylian Mbappe

Kylian Mbappe memiliki keunggulan dalam urusan kecepatan berlari. Pada Piala Dunia 2022, ia mencatatkan tiga dari lima sprint tercepat, dengan kecepatan puncak mencapai 34,74 km/jam.

Kecepatan tersebut semakin lengkap dengan kemampuan dribel yang mumpuni. Tak mengherankan jika dalam 14 penampilan di dua edisi Piala Dunia, ia berhasil mencetak 12 gol.

7. Lionel Messi

Lionel Messi dikenal sebagai salah satu pemain dengan kemampuan dribel terbaik. Hingga kini, belum ada pemain lain yang mampu melampaui catatan dribelnya di Piala Dunia.

Pemain berjuluk La Pulga itu mencatatkan 112 dribel dalam 26 pertandingan Piala Dunia, mulai dari edisi 2006 hingga 2022. Ia juga mencatatkan 334 pergerakan membawa bola ke arah gawang lawan.

8. Rivaldo

Rivaldo menjadi salah satu pemain kidal paling efektif di Piala Dunia sejak 1966. Bintang Brasil yang membawa timnya menjuarai Piala Dunia 2002 ini mencetak seluruh golnya dengan kaki kiri.

Dalam 14 penampilan di Piala Dunia 1998 dan 2002, Rivaldo membukukan delapan gol yang semuanya dicetak dengan kaki kiri. Ia juga menyumbang tiga asis melalui kaki andalannya tersebut.

9. Ronaldo

Ronaldo membela Brasil sebanyak 19 kali mulai dari Piala Dunia 1994 hingga 2006. Dalam periode tersebut, ia turut menjadi bagian dari skuad yang menjuarai turnamen pada dua edisi berbeda.

Penyerang berjuluk Il Fenomeno itu mencetak 11 gol menggunakan kaki kanan. Dalam catatan Opta sejak 1966, jumlah tersebut belum mampu disamai maupun dilampaui oleh pemain lain di Piala Dunia.

10. Gordon Banks

Gordon Banks memiliki persentase penyelamatan terbaik dalam sejarah Piala Dunia di antara kiper dengan 30 atau lebih penyelamatan. Ia berhasil menggagalkan 33 dari 37 tembakan tepat sasaran, atau setara 89 persen.

Berdasarkan model expected goals on target (xGOT), yang mengukur kemungkinan sebuah tembakan menjadi gol setelah mengarah ke gawang, ia diperkirakan mencegah 7,1 gol. Catatan tersebut lebih tinggi dibandingkan kiper juara Piala Dunia lainnya.