Ilustrasi pertandingan Meksiko vs Afrika Selatan Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Mexico City, Meksiko
Sebelumnya, hampir tidak ada tim yang tampil di laga pembuka Piala Dunia yang menerima dua kartu merah.
Sampai sebelum partai di Estadio Azteca atau Mexico City Stadium pada Kamis (11/6/2026) ini, kartu merah terbanyak dalam satu pertandingan pembuka tirai turnamen hanya dua lembar.
Penerima dua kartu merah dalam partai pembukaan tersebut hanya satu tim, dan seperti Afrika Selatan, berasal dari Benua Hitam. Kamerun adalah tim yang dimaksud, dan menerimanya di Piala Dunia 1990 saat menantang juara bertahan, Argentina.
Andre Kana-Biyik dikartumerahkan pada menit ke-61, disusul Benjamin Massing untuk tekel kerasnya terhadap Claudio Caniggia. Yang mengejutkan, Kamerun dapat menggoreskan kemenangan meski harus bermain dengan 9 pemain.
Dengan fakta tersebut, Afrika Selatan mengikut jejak Kamerun soal jumlah pemain yang diusir wasit dari laga pembukaan turnamen akbar global ini.
Di Estadio Azteca, wasit asal Brasil, Wilton Sampaio, mengeluarkan kartu merah langsung untuk aksi Yaya Sithole menjatuhkan Brian Gutierrez di depan kotak penalti di awal babak kedua. Delapan menit sebelum waktu normal habis, pemain pengganti, Themba Zwane, diusir wasit. Pemeriksaan VAR mendapati wakil kapten Bafana Bafana itu menampar wajah Roberto Alvarado.
Hugo Broos, pelatih Afsel, menilai pasukannya tampil baik setelah menit ke-50. Menurut pria Belgia itu, banyak momen Meksiko berkesulitan mendapatkan ruang.
Broos mengakui bahwa anak asuhannya itu membuat dua kesalahan besar, tapi tidak satu pun yang berkaitan dengan kartu merah. Menurutnya, kartu merah pertama yang diterima Sithole tidak dapat diperdebatkan. Lain halnya dengan kartu merah kedua.
"Saya pikir pemain Meksiko yang menghadang pemain saya. Posisinya terlihat wasit, dan pada akhirnya kami mesti menerima keputusan. Namun, saya menilai tidak seharusnya merah. Terlalu enteng untuk kartu merah," ujar Hugo Broos dikutip dari ESPN.
"Kartu merah kedua agak menyakitkan, tapi memang dapat terjadi dalam permainan," ucap Broos pada Sporty TV.
Dua penerima kartu merah dipastikan absen di laga Afsel berikutnya, yakni menghadapi Republik Ceko di Atlanta pada Kamis, 18 Juni, waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.
"Tidak menyenangkan melihat dua pemain mendapatkan kartu merah di partai pertama di Piala Dunia. Kini dua pemain kami tak bisa tampil di laga berikutnya. Namun, kami masih memiliki banyak pemain. Kalau bisa menunjukkan mentalitas dan permainan yang sama dengan hari ini, saya yakin kami akan meraih hasil bagus di dua pertandingan berikutnya," tutup Broos.