TVRINews - Madrid, Spanyol

Fans Real Madrid berbasis di Bilbao memberikan gelar Duta Kehormatan bagi Vicente del Bosque.

Vicente del Bosque pelatih yang membawa Spanyol mencatat sejarah saat La Roja meraih gelar Piala Dunia 2010. Itu menjadi gelar Piala Dunia pertama dan satu-satunya dalam sejarah Spanyol. Dengan gelar itu pula, Vicente del Bosque bukan hanya pelatih legendaris bagi klub seperti Real Madrid melainkan juga ikon nasional sepak bola Negeri Matador.

Karena itu pula, wajar jika pria yang kini berusia 75 tahun tersebut begitu dicintai para fan sepak bola Spanyol, termasuk oleh kelompok suporter bernama La Octava de Bibao. Beberapa hari lalu, 9 Maret 2026, kelompok suporter tersebut bertemu dengan Vicente del Bosque untuk memberikan penghargaan atas jasa-jasa sang pelatih.

Presiden La Octava de Bilbao, Alberto Garcia, bersama anggota lainnya dari kelompok suporter ini terbang dari Bilbao bertemu Vicente del Bosque dan memberikan penghargaan kepadanya sebagai Duta Kehormatan dari La Octava de Bilbao.

Penghargaan tersebut juga diberikan kepada Toni Grande sosok yang selalu menyertai dalam perjalanan karier Vicente del Bosque. Keduanya mendapatkan masing-masing sebuah topi beret khas tradisional Bilbao.

Mereka kemudian juga berpose bersama sebuah trofi replika Piala Dunia, yang diraih Timnas Spanyol di Johannesburg, Afrika Selatan pada 2010 silam. Dalam pertemuan itu pula, Vicente del Bosque menandatangani kostum Timnas Spanyol dan juga kostum Real Madrid.

Penghargaan kepada Vicente del Bosque diberikan bertepatan hari ulang tahun usia La Octava de Bilbao yang ke-25 tahun. Dari Namanya, La Octava de Bilbao dapat ditebak sebagai suporter Real Madrid yang berasal dari Bilbao. Kelompok ini merupakan satu-satunya pendukung Real Madrid yang berbasis di kota tersebut.

Sebagai pelatih Real Madrid, Vicente del Bosque membawa Los Blancos meraih sejumlah gelar seperti La Liga 2000-2001 dan 2002-2003 atau Liga Champions 1999-2000 dan 2001-2002. Sementara di level timnas, dia membawa La Roja bukan hanya juara Piala Dunia 2010 melainkan juga juara Piala Eropa 2012 yang membuatnya sebagai pelatih paling sukses dalam sejarah Timnas Spanyol.

Vicente del Bosque pelatih yang berhasil meneruskan sukses Timnas Spanyol era kepelatihan Luis Aragones yang membawa Spanyol juara Piala Eropa 2008. Saat itu, Spanyol memiliki generasi emas seperti Sergio Ramos, Carles Puyol, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, atau Fernando Torres.

Vicente del Bosque melatih Timnas Spanyol sejak 11 Maret 2008 hingga 30 Juni 2016. Dia membawa Spanyol tampil dalam 114 laga, meraih 87 kemenangan, 10 imbang, dan mengalami 17 kekalahan dengan persentase kemenangan mencapai 80,7 persen.

Spanyol belum pernah lagi meraih gelar Piala Dunia. Pada Piala Dunia 2014, Spanyol bahkan hanya sampai fase grup. Sedangkan di Piala Dunia 2018 dan 2022, La Roja hanya sampai di 16 besar.

Setelah Vicente del Bosque pula, ada enam pelatih menangani Timnas Spanyol, yaitu Julen Lopetegui, Fernando Hierro, Luis Enrique, Roberto Moreno, dan kini Luis de la Fuente. Dari deretan penerus tersebut hanya Luis de la Fuente yang berhasil memberikan gelar, yaitu juara UEFA Nations League 2023 dan Piala Eropa 2024.

Sebagai pelatih, Vicente del Bosque merupakan satu-satunya pelatih yang mampu meraih tiga gelar Utama yaitu Piala Dunia, Piala Eropa, dan Liga Champions. Vicente del Bosque juga mencatat rekor awal, 13 kemenangan dalam debutnya.