Para pemain timnas Kroasia merayakan gol dalam kemenangan 2-1 atas Kolombia pada pertandingan persahabatan di jeda internasional FIFA, 27 Maret 2026. (TVRI/Grafis/Jovi Arnanda) Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews – Zagreb, Kroasia
Kroasia menorehkan hasil impresif dari enam Piala Dunia yang sudah mereka ikuti dengan menembus empat besar di tiga kesempatan.
Kroasia baru merdeka dan berdiri sebagai negara independen yang lepas dari Yugoslavia pada 25 Juni 1991. Namun, torehan tim nasional sepak bola mereka di Piala Dunia, turnamen buatan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), sungguh mencengangkan.
Sejak Federasi Sepak Bola Kroasia (Hrvatski Nogometni Savez/HNS) diterima menjadi anggota FIFA pada 3 Juli 1992, Vatreni—julukan timnas sepak bola Kroasia—berhasil lolos kualifikasi ke Piala Dunia 1998, 2002, 2006, 2014, 2018, 2022, dan 2026.
Dari enam Piala Dunia yang sudah dijalani (2026 tidak dihitung karena belum berjalan), Kroasia berhasil melaju hingga ke semifinal di separuh keikutsertaan mereka (3 dari 6).
Saat debut Piala Dunia pada 1998 di Prancis, Vatreni langsung finis di peringkat ketiga. Torehan yang sama mereka peroleh pada Piala Dunia terakhir di Qatar 2022.
Adapun hasil terbaik Kroasia di Piala Dunia adalah runner-up pada 2018 setelah pada pertandingan final di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia, mereka kalah 2-4 dari Prancis.
Sebelum Curacao (berpenduduk sekitar 156 ribu sampai 185 ribu) dan Tanjung Hijau (kurang dari 528 ribu) menjadi tim debutan di Piala Dunia 2026, Kroasia yang memiliki penduduk sekitar kurang dari 4 juta (sampai awal 2026), termasuk salah satu negara terkecil yang mampu turun di Piala Dunia.
Sampai Piala Dunia 2022 lalu, Kroasia menjadi negara terkecil kedua dari sisi populasi (setelah Uruguai) dan luas daratan—55.960 km² (setelah Belanda yang hanya 33.720 km²) yang berhasil menembus final Piala Dunia.
Dengan luas wilayah dan penduduk yang kecil, Kroasia telah menjelma menjadi negara dengan prestasi fantastis di Piala Dunia setelah mengamankan tiga medali (perunggu pada 1998, perak 2018, dan perunggu 2022).
Yang luar biasa dari Kroasia di Piala Dunia, setiap kali berhasil lolos dari fase grup (1998, 2018, 2022), hasil minimal mereka adalah semifinal. Alhasil, rekor Kroasia di Piala Dunia adalah “boom-or-bust”, meledak atau gagal total (tidak lolos dari fase grup pada 2002, 2006, 2014).
Di ajang Piala Dunia, Kroasia dikenal akan konsistensi yang luar biasa. Pasalnya, sejak turnamen pertama pada 1998 setelah merdeka, Kroasia mampu lolos kualifikasi hampir di setiap Piala Dunia, kecuali 2010 di Afrika Selatan.
Tidak pernah mengandalkan pemain bintang, Vatreni juga terkenal karena mampu mengatasi rintangan dengan semangat juang yang tinggi.
Pada Piala Dunia tahun 2018 dan 2022, Kroasia dikenal karena semangat dan ketahanan mereka yang tidak tergoyahkan, dengan banyak pertandingan dimenangi di babak perpanjangan waktu atau adu penalti.
Rekor pertandingan Kroasia di Piala Dunia secara keseluruhan (sebelum 2026) adalah 13 kemenangan, delapan imbang, dan sembilan kekalahan dari 30 pertandingan.
Hal menarik lainnya dari Kroasia adalah, mereka negara dengan peringkat terendah (dalam hal pengeluaran pemerintah per penduduk untuk olahraga) di antara negara-negara Uni Eropa, tetapi mampu menghasilkan kesuksesan sepak bola tingkat tinggi seperti itu.
Tidak Pernah Kehabisan Pemain Hebat
Regenerasi pesepak bola Kroasia mungkin bisa dibilang salah satu yang terbaik di Eropa, dan bahkan dunia. Mereka mengawalinya dengan generasi Davor Suker, Slaven Bilic, Zvonimir Boban, Robert Prosinecki, dan Alen Boksic pada era pertengahan hingga akhir 1990-an.
Sejak akhir 1990-an hingga dekade awal tahun 2000-an, Vatreni memiliki pemain-pemain seperti Igor Tudor, Zvonimir Soldo, Kovac bersaudara (Niko dan Robert), Dario Simic, hingga Mario Mandzukic dan Ivan Rakitic.
Menjelang Piala Dunia 2026, Kroasia masih diperkuat sejumlah pemain senior saat finis di posisi kedua pada 2018 dan ketiga pada 2022 seperti Luka Modric, Ivan Perisic, Mateo Kovacic, dan Andrej Kramaric.
Para pemain senior Kroasia itu dikombinasikan dengan pemain dengan usia matang seperti bek Josip Stanisic (FC Bayern Munchen) dan trio gelandang: Lovro Majer (VfL Wolfsburg), Nikola Vlasic (Torino FC), dan Mario Pasalic (Atalanta BC).
Di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko, yang akan dimulai 11 Juni mendatang, Kroasia tergabung di Grup L bersama Inggris, Gana, dan Panama.