TVRINews - Atlanta, Amerika Serikat

Sejak pertama kali bertemu di Piala Dunia 1962, duel Inggris vs Argentina hampir selalu menyajikan cerita yang terkadang kepopulerannya melampaui hasil akhir.

Laga Inggris kontra Argentina merupakan salah satu rivalitas paling panas dalam sejarah Piala Dunia. Pertemuan kedua negara bukan hanya soal perebutan kemenangan di lapangan, tetapi juga kerap dibumbui tensi politik, insiden kontroversial, hingga momen-momen ikonik yang terus dikenang pecinta sepak bola. 

Sejak pertama kali bertemu di Piala Dunia 1962, duel kedua tim hampir selalu menyajikan cerita yang terkadang kepopulerannya melampaui hasil akhir pertandingan.

Pada semifinal Piala Dunia 2026, sejarah kembali mempertemukan Inggris dan Argentina pada Rabu (15/7/2026) waktu setempat atau Kamis (16/7/2026) dini hari WIB di Atlanta Stadium. 

Sebelum laga terbaru itu dimainkan, kedua negara telah lima kali saling berhadapan di Piala Dunia. Berikut kilas balik lima duel tersebut yang menjadi bagian penting dalam sejarah turnamen.

1. Piala Dunia 1962: Argentina 3-1 Inggris

Pertemuan pertama terjadi pada fase grup Piala Dunia 1962 di Cili, tepatnya di Estadio El Sausalito, Vina del Mar, pada 2 Juni 1962. Argentina tampil lebih efektif dan berhasil mengalahkan Inggris dengan skor 3-1.

Jose Sanfilippo menjadi bintang kemenangan Albiceleste lewat dua gol, sementara satu gol lainnya dicetak Ernesto Artime. Inggris hanya mampu membalas melalui gol Ronald Flowers dari titik penalti. 

Meski menang atas Inggris, Argentina gagal lolos dari fase grup setelah kalah bersaing dengan Hungaria dan Inggris. Sebaliknya, Inggris melaju ke perempat final sebelum disingkirkan Brasil yang akhirnya menjadi juara dunia.

2. Piala Dunia 1966: Inggris 1-0 Argentina

Empat tahun kemudian, kedua tim bertemu pada babak perempat final di Stadion Wembley, London, pada 23 Juli 1966. Pertandingan berlangsung keras dan penuh kontroversi, terutama setelah kapten Argentina, Antonio Rattin, diusir wasit asal Jerman, Rudolf Kreitlein, meski alasan pasti pengusirannya masih diperdebatkan.

Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Inggris akhirnya menang 1-0 melalui sundulan Geoff Hurst pada menit ke-78. Kemenangan itu membuka jalan bagi The Three Lions menuju final. Inggris kemudian mengalahkan Jerman Barat 4-2 setelah perpanjangan waktu dan hingga kini masih menjadi satu-satunya gelar Piala Dunia mereka.

3. Piala Dunia 1986: Argentina 2-1 Inggris

Pertandingan di babak perempat final Piala Dunia Meksiko ini menjadi salah satu laga paling terkenal dalam sejarah sepak bola. Digelar di Estadio Azteca, Mexico City, 22 Juni 1986, duel tersebut berlangsung hanya empat tahun setelah Perang Falklands (Malvinas), sehingga atmosfer pertandingan sangat emosional.

Diego Maradona mencetak dua gol yang sama-sama melegenda. Gol pertama lahir lewat aksi kontroversial yang kemudian dikenal sebagai "Hand of God" alias "Tangan Tuhan" ketika Maradona menyentuh bola dengan tangan tanpa diketahui wasit. 

Empat menit berselang, ia mencetak gol spektakuler setelah menggiring bola melewati lima pemain Inggris, yang kemudian dijuluki "Goal of the Century" (Gol Abad Ini). Inggris sempat memperkecil ketertinggalan lewat Gary Lineker, tetapi Argentina tetap menang 2-1 dan akhirnya menjadi juara dunia.

Momen-momen gol Maradona dan hasil yang dramatis membuat laga ini menjadi yang paling diingat oleh para pencinta sepak bola, di antara pertemuan Argentina vs Inggris lainnya dalam sejarah Piala Dunia.

4. Piala Dunia 1998: Argentina Menang Adu Penalti

Pertemuan berikutnya terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia Prancis di Stade Geoffroy-Guichard, Saint-Etienne, 30 Juni 1998. Laga ini berlangsung dramatis sejak awal. 

Alan Shearer membawa Inggris unggul lewat penalti sebelum Gabriel Batistuta menyamakan kedudukan, juga melalui titik putih. Michael Owen kemudian mencetak salah satu gol terbaik dalam kariernya sebelum Javier Zanetti menyamakan skor menjadi 2-2 menjelang turun minum.

Pada babak kedua, Inggris kehilangan David Beckham yang menerima kartu merah akibat menendang Diego Simeone. Bermain dengan 10 orang hingga perpanjangan waktu, Inggris mampu bertahan sehingga pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Argentina akhirnya menang 4-3 setelah tendangan David Batty berhasil digagalkan Carlos Roa, sedangkan eksekusi Javier Zanetti memastikan langkah Albiceleste ke perempat final.

5. Piala Dunia 2002: Inggris 1-0 Argentina

Duel terakhir kedua negara di Piala Dunia berlangsung pada fase grup Piala Dunia 2002 di Stadion Sapporo Dome, Jepang, 7 Juni 2002. Inggris datang dengan misi membalas kekalahan empat tahun sebelumnya, sementara David Beckham berusaha menebus kartu merah yang diterimanya pada edisi 1998.

Kesempatan itu datang pada menit ke-44 ketika Inggris mendapat hadiah penalti setelah Mauricio Pochettino melanggar Michael Owen. Beckham yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Inggris menang 1-0. 

Hasil tersebut membantu Inggris lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup F, sedangkan Argentina justru tersingkir setelah gagal menang melawan Swedia pada laga terakhir fase grup.