Republik Demokratik Kongo (kiri) akan berhadapan dengan Jamaika Rabu (1/4/2026) dini hari WIB untuk memperebutkan satu tiket Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Guadalajara, Meksiko
Republik Demokratik Kongo hanya pernah sekali menghadapi tim CONCACAF dalam laga resmi, dengan hasil kalah 1-2 dari Meksiko pada 2006.
Perebutan satu tiket dari play-off Piala Dunia 2026 pathway (jalur) 1 akan mencapai puncaknya saat Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) menghadapi Jamaika dalam laga final di Stadion Akron, Zapopan, Guadalajara, Meksiko.
Pertandingan yang akan digelar Selasa (31/3/2026) malam waktu setempat atau Rabu (1/4/2026) subuh pukul 04.00 WIB ini menjadi kesempatan emas bagi kedua tim untuk mengamankan tempat di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
RD Kongo datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati perjalanan panjang dan menantang di kualifikasi zona Afrika (CAF). Mereka finis sebagai runner-up grup di bawah Senegal, serta menunjukkan ketangguhan dengan menyingkirkan dua raksasa Afrika, Kamerun dan Nigeria.
Setibanya di Meksiko, performa mereka tetap stabil, dibuktikan dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Bermuda dalam laga uji coba. RD Kongo memang langsung melaju ke final play-off tanpa melalui semifinal karena memiliki peringkat lebih baik daripada dua pesaingnya, Jamaika dan Kaledonia Baru.
Sedangkan di sisi lain, Jamaika harus menelan kekecewaan setelah gagal lolos langsung ke Piala Dunia 2026 dari kualifikasi zona Concacaf pada hari terakhir. Namun, peluang kedua melalui play-off ini mereka manfaatkan dengan baik, termasuk kemenangan tipis 1-0 atas Kaledonia Baru pada semifinal play-off lalu.
Pelatih interim Jamaika, Rudolph Speid, biasanya mengandalkan pendekatan pragmatis, tetapi kini kemungkinan akan lebih ofensif menghadapi RD Kongo.
Kondisi Tim
Dari sisi pemain, RD Kongo memiliki lini serang yang tajam. Fiston Mayele tampil impresif dengan mencetak gol dalam laga terakhir, sementara Yoane Wissa yang baru pulih dari cedera juga sudah kembali menunjukkan ketajamannya. Kehadiran Cedric Bakambu makin memperkuat daya gedor tim berjulukan Leopards tersebut.
Akan tetapi, RD Kongo tidak akan diperkuat dua pemain bertahannya yang bermain di Liga Inggris, yakni Jeremy Ngakia (Watford) dan Axel Tuanzebe (Burnley). Ngakia mengalami cedera hamstring, sementara Tuanzebe didera cedera tendon Achilles.
Sebaliknya The Reggae Boyz, julukan Jamaika, juga tidak kalah berbahaya. Bailey Cadamarteri menjadi pahlawan kemenangan di laga sebelumnya dan berpeluang kembali menjadi starter.
Selain itu, dua pemain kreatif, Bobby De Cordova-Reid dan Leon Bailey, bisa menjadi pembeda jika dimainkan sejak awal, terutama dalam skema serangan balik cepat.
Namun, dua pemain mereka dari Liga Inggris terpaksa absen yakni bek kiri Rico Henry (Brentford) dan striker Rumarn Burrell (Queens Park Rangers), keduanya sama-sama mengalami cedera hamstring.
Pelatih RD Kongo, Sebastien Desabre, menyatakan optimisme timnya menghadapi Jamaika. “Kami sangat bersemangat. Kami masih berada di jalur untuk mencapai tujuan utama kami," kata Desabre, dikutip dari FIFA.com.
"Itu adalah target yang kami tetapkan sejak saya mengambil pekerjaan ini tiga setengah tahun lalu. Final ini akan menjadi pertandingan ke-13 kami sejak kampanye kualifikasi dimulai,” ia menambahkan.
Sementara itu, kiper Jamaika Andre Blake mengingatkan bahwa laga melawan RD Kongo tidak akan mudah. “Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Ada beberapa hal yang harus kami perbaiki, tetapi di laga ini, tidak peduli bagaimana caranya, kami harus menang dan kami menantikannya,” kata Blake.
Secara statistik, ini akan menjadi pertemuan pertama antara kedua tim. RD Kongo hanya pernah sekali menghadapi tim Concacaf dalam laga resmi, yaitu kalah 1-2 dari Meksiko pada 2006. Dalam 10 laga kualifikasi terakhir, mereka hanya kalah sekali, sisanya 7 menang dan 2 imbang.
Jamaika sendiri memiliki catatan beragam melawan tim Afrika (2 menang, 11 imbang, 9 kalah), tetapi performa mereka di kualifikasi cukup solid dengan sembilan kemenangan dari 12 pertandingan terakhir serta 7 clean sheet dalam 9 laga.
Pemenang pertandingan ini akan lolos ke Piala Dunia 2026 dan bergabung di Grup K bersama Kolombia, Portugal, dan Uzbekistan. Dengan kekuatan yang relatif seimbang serta gaya bermain yang sama-sama mengandalkan transisi cepat, laga ini diprediksi berlangsung sengit.
Perkiraan Susunan Pemain
RD Kongo (4-3-3): M’Pasi; Kayembe, Kalulu, Mbemba, Wan-Bissaka; Moutoussamy, Sadiki, Mukau; Elia, Bakambu, Wissa
Pelatih: Sebastien Desabre
Jamaika (4-3-3): Blake; Webster, Pinnock, King, Latibeaudiere; Anderson, Hayden, Brooks; Ephron, Campbell, Cadamarteri
Pelatih: Rudolph Speid
Pertemuan Terakhir: -
5 Hasil Terakhir Timnas RD Kongo
23/12/2025 RD Kongo 1-0 Benin - Piala Afrika
27/12/2025 Senegal 1-1 RD Kongo - Piala Afrika
30/12/2025 Botswana 0-3 RD Kongo - Piala Afrika
06/01/2026 Aljazair 1-0 RD Kongo (AET) - Piala Afrika
25/03/2026 RD Kongo 2-0 Bermuda - Uji Coba
5 Hasil Terakhir Timnas Jamaika
13/11/2025 Trinidad-Tobago 1-1 Jamaika - Kualifikasi Piala Dunia 2026
18/11/2025 Jamaika 0-0 Curacao - Kualifikasi Piala Dunia 2026
18/01/2026 Grenada 0-1 Jamaika - Uji Coba
22/02/2026 Martinik 0-2 Jamaika - Uji Coba
26/03/2026 Kaledonia Baru 0-1 Jamaika - Semifinal Play-Off Piala Dunia 2026