Dari kiri-kanan: Kylian Mbappe dari Prancis, Erling Haaland bintang Norwegia, dan Sadio Mane inspirator Senegal, bakal bertarung sengit di Grup I yang menjadi grup neraka di Piala Dunia 2026. (TVRI/Grafis/M. Yusuf) Foto: TVRI/Grafis/M. Yusuf
TVRINews – Washington, D.C, Amerika Serikat
Hasil undian Piala Dunia 2026 pada awal Desember 2025 lalu memunculkan beberapa grup yang diisi sejumlah negara kuat.
Sebagai turnamen sepak bola terbesar sejagat pertama dengan jumlah peserta yang diperbanyak hingga 48 negara, Piala Dunia 2026 dipastikan menghadirkan semangat yang membakar belahan Amerika Utara – khususnya Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko – selama satu bulan penuh (mulai 11 Juni sampai 19 Juli).
Usai pengundian siapa saja yang mengisi seluruh 12 grup di Piala Dunia edisi ke-23 ini, para pencinta sepak bola mulai melihat dan meneliti untuk mencari di mana kejutan terbesar dan pertunjukan paling spektakuler berpotensi terjadi.
TVRI selaku pemegang hak siar Piala Dunia 2026 di Indonesia akan coba membahas lima di antara 12 pul yang merupakan “grup maut” pada Piala Dunia 2026, dihitung mundur dimulai dari “yang paling ringan” hingga ke group of death:
5. Grup K
Dua tim yang sering membuat gebrakan di Piala Dunia, Portugal dan Kolombia, berada di sini. Plus satu wakil Asia yang juga debutan, Uzbekistan. Satu lagi posisi Grup K akan diisi pemenang play-off interkontinental 1 FIFA antara Kongo, Jamaika, atau Kaledonia Baru.
Cristiano Ronaldo dan Portugal akan menghadapi Kolombia pada 27 Juni di Miami. Ini dipastikan bakal menjadi pertandingan yang menghibur di fase awal Piala Dunia kali ini. Ronaldo kemungkinan besar bisa menghadapi mantan rekan setimnya di Real Madrid, James Rodriguez.
Ini juga menjadi grup pertama tim-tim dengan level agak di bawah berpotensi memberikan tes sesungguhnya buat tim-tim asal Pot 1 dan Pot 2. Uzbekistan dan skuad pemenang play-off – kemungkinan besar Kongo – bisa saja merepotkan Portugal dan Kolombia.
Kendatipun begitu, rasanya masih sulit dibayangkan jika dua tim teratas tidak mampu lolos ke babak knockout.
4. Grup E
Rasanya, di grup inilah segalanya mulai menjadi menegangkan. Seperti Piala Dunia yang sudah-sudah, Jerman lagi-lagi mendapat grup yang mungkin saja menjadi masalah serius buat mereka.
Ekuador mengejutkan CONMEBOL dan finis di posisi kedua zona Amerika Selatan. Torehan mereka di klasemen kualifikasi menakjubkan karena masih bisa berada di posisi kedua bahkan usai pengurangan poin. Ekuador akan menjadi ujian sejati bagi tim Eropa.
Pantai Gading, meskipun tidak mencapai standar mereka di tahun-tahun sebelumnya, tentu masih dapat menimbulkan masalah jika kesempatannya tepat.
Meskipun akan dianggap sebagai tim kecil di turnamen ini dan bakal dinilai sebagai tim underdog bahkan hanya untuk sekadar lolos ke babak gugur, kehadiran Curacao seharusnya membuat tim-tim peringkat lebih tinggi berpikir dua kali.
Bekas koloni Belanda ini telah berhasil mengumpulkan skuad pemain internasional Eropa yang belum mencapai level bermain untuk Tim Oranye. Itulah mengapa mereka bisa saja mengejutkan para penggemar di Piala Dunia 2026. Kesimpulannya, Grup E akan menjadi grup yang menarik untuk ditonton.
3. Grup H
Di awal pengundian, Grup H tampak seperti kandidat Grup Neraka sejati. Tim peringkat teratas dunia, Spanyol, diundi bersama tim kuat Pot 2, Uruguai, membuat para penggemar berharap akan lebih banyak kekacauan di peringkat bawah.
Sayangnya, hal itu mungkin tidak sepenuhnya bisa terjadi. Arab Saudi memang mengalahkan Argentina di awal Piala Dunia 2022 dan di bawah asuhan Herve Renard sering menjadi ujian berat lawan-lawannya. Namun, permainan mereka terbilang kurang eksplosif.
Sementara itu, Tanjung Hijau (Cabo Verde) bukanlah ancaman besar bagi tim-tim peringkat atas. Masuk dari Pot 4, Tanjung Hijau kini berada di peringkat 67 dunia, tujuh tingkat di bawah Arab Saudi.
Mungkin akan ada beberapa hal yang tidak terduga di grup ini. Tetapi pada akhirnya, Grup H terlalu timpang untuk menjadi Grup Neraka sejati.
2. Grup C
Tidak diragukan lagi, pul paling menarik di Piala Dunia 2026 adalah Grup C yang berisi Brasil, Maroko, Skotlandia, dan Haiti. Komposisi ini cukup kompleks namun bakal menjanjikan tontonan menarik.
Brasil adalah tim paling sukses dalam sejarah sepak bola internasional dengan lima gelar Piala Dunia (1958, 1962, 1970, 1994, 2002). Tetapi penampilan mereka belakangan ini baik dalam kualifikasi CONMEBOL maupun di turnamen Piala Dunia baru-baru ini menunjukkan bahwa mereka sedang mengalami penurunan performa.
Pelatih sarat pengalaman asal Italia, Carlo Ancelotti, ditugaskan untuk membalikkan keadaan dan mengembalikan kejayaan Selecao. Namun, ia sudah bakal menghadapi ujian sesungguhnya sejak fase grup.
Maroko mungkin merupakan lawan terberat buat Brasil di grup ini karena Achraf Hakimi dan bintang-bintang berbasis Eropa lainnya telah membawa negara Afrika ini ke level tertinggi dalam beberapa dekade terakhir, mungkin sepanjang sejarah, dengan ke semifinal Piala Dunia 2022 lalu.
Skotlandia yang datang dari Pot 3 membuat tugas para unggulan semakin sulit. Mereka tidak spesial tetapi sudah membuktikan diri sebagai tim tangguh yang telah menciptakan beberapa kejutan di kualifikasi Eropa.
Haiti bukanlah lawan yang terlalu berat di Grup C. Namun, tiga tim lainnya cukup menarik untuk membangkitkan antusiasme penggemar dan memberikan potensi pertunjukan yang spektakuler. Jadi, bersiaplah mengharapkan “kekacauan” dari Grup C.
1. Grup Neraka: Grup I
Tidak ada tim yang benar-benar menonjol di group of death (Grup Neraka) di Piala Dunia 2026. Tetapi Grup I mungkin menghadirkan susunan empat tim terkuat dari atas hingga bawah.
Kylian Mbappe dan Prancis, yang telah mencapai dua final Piala Dunia terakhir dengan juara pada 2018 dan tengah mengincar gelar lainnya, tidak perlu diperkenalkan lagi. Namun tiga peserta lainnya di belakang mereka akan berupaya menciptakan kejutan.
Senegal tampil gemilang di grup kualifikasi mereka, mencetak 22 gol dan hanya kebobolan tiga gol dalam 10 pertandingan. Selain ada Sadio Mane, Senegal juga memiliki banyak pemain yang saat ini atau mantan pemain Eropa yang siap diturunkan.
Norwegia menjadi salah satu tim Pot 3 paling berbahaya dalam undian. Adanya Erling Haaland saja sudah cukup untuk menakuti lawan. Ketika ia dipadukan dengan Martin Odegaard dan pemain kelas dunia lainnya, kekuatan Norwegia bakal sangat menakutkan.
Sebagai penutup, Irak atau Bolivia yang kemungkinan akan lolos dari jalur play-off interkontinental 2 FIFA bakal menghadirkan salah satu tantangan terberat di Grup I, terutama dari perspektif pertahanan.