TVRINews - San Francisco, Amerika Serikat

Alam negeri mendasari desain kostum kedua Swis yang dikenakan di laga kontra Qatar.

Kostum pertama Swis adalah merah. Selama bertahun-tahun, seragam kedua atau tandang Nati, julukan Swis, adalah putih. Kostum tandang itu tidak akan terlihat di Piala Dunia 2026.

Sejak gagal lolos ke Euro 2012, empat tahun setelah menjadi tuan rumah bersama Austria, Swis selalu tampil di tujuh turnamen mayor. Namun, skuad yang juga berjulukan Rossocrociati atau Si Palang Merah ini belum bisa memperbaiki pencapaian perempat final di tiga edisi Piala Dunia, termasuk pada 1954 ketika menjadi tuan rumah. 

Swis mungkin mencari perbaikan peruntungan dengan perubahan penampilan. Sementara kostum pertama tidak berbeda, Nati mengubah kostum tandang. 

Swis memilih warna hijau neon untuk jersei kedua mereka. Debut resmi seragam hijau neon, dengan celana putih, itu terlihat dalam partai pertama mereka di Piala Dunia 2026 ini meladeni Qatar pada Sabtu (13/6/2026).

Saat meluncurkan kostum tandang ini pada Maret, Swis mengungkapkan inspirasi di balik pemilihan warna. Inspirasinya datang dari alam Swis sendiri, teristimewa Pegunungan Alpen yang melintasi negeri di Eropa Barat itu.

Menurut The Kitman, seperti dikutip dari FourFourTwo, campuran abu-abu pucat dan hijau cerah merupakan elemen topografis negeri makmur tersebut.

"Beranjak dari warna putih polos tradisional tandang masa lalu, jersei tandang Swis 2026 yang baru menghadirkan dasar abu-abu pucat atau putih kusam yang dilapisi pola grafis hijau neon yang dinamis.

"Desain abstrak yang hampir seperti kristal ini adalah penggambaran peta topografis, es gletser, atau kontur Alpen Swis, yang menghadirkan tampilan berani identitas alam negeri ini," demikian penggambaran di situs Federasi Sepak Bola Swis.

Partai pertama melawan Qatar tampaknya akan menjadi satu-satunya kesempatan Nati besutan Murat Yakin mengenakan seragam hijau neon itu. Di dua laga berikutnya, Swis dianggap sebagai tim kandang, termasuk menghadapi tuan rumah turnamen, Kanada pada 24 Juni.