TVRINews – Cascais, Portugal

Setelah tersingkir dari Piala Dunia, Cristiano Ronaldo menghabiskan waktu liburnya di mansion mewahnya di Cascais, Portugal.

Di sela-sela waktu antara tersingkirnya Portugal dari Piala Dunia 2026 dan kepulangannya ke klubnya Al Nassr di Arab Saudi, Cristiano Ronaldo sedang menikmati masa liburan, termasuk waktu yang dihabiskan di Portugal.

Megabintang dan kapten Selecao das Quinas itu akhirnya dapat menikmati rumah besar dan mewah (mansion) yang proses pembangunannya memakan waktu tiga tahun. Mansion tersebut ia bangun setelah proses pembangunan selama tiga tahun di Quinta da Marinha, Cascais, Portugal.

Quinta da Marinha merupakan salah satu kawasan hunian dan resor paling eksklusif di Cascais, yang terletak sekitar 25 km dari Lisbon dan hanya beberapa menit dari Pantai Guincho. 

Kawasan ini terkenal di dunia berkat lapangan golf 18-lubang rancangan Robert Trent Jones Sr., hotel-hotel mewah seperti Kimpton Quinta da Marinha, serta properti kelas atas yang menarik minat selebritas internasional.

Quinta da Marinha juga dikenal karena pemandangan Samudra Atlantik dari Tanjung Cabo da Roca yang berbatu dan terjal. Pantai selancar di pesisir barat yang masih alami, seperti Cresmina dan Guincho, didukung oleh kehadiran sejumlah restoran hidangan laut kelas atas.

Kembali ke mansion milik Ronaldo, bangunan tersebut menelan biaya sekitar 35 juta euro (sekitar Rp722,12 miliar) tersebut memiliki delapan kamar tidur, dua kolam renang, spa, ruang bioskop, garasi untuk koleksi mobil sang bintang, serta arena boling.

Seperti yang dibagikan oleh Georgina Rodriguez, kekasih Cristiano Ronaldo, keluarga mereka sempat menjajal arena boling di mansion tersebut beberapa hari belakangan ini.

Di kediaman tepi lautnya ini, penyerang Timnas Portugal berusia 41 tahun tersebut memilih untuk tidak terlalu menyoroti masalah keuangan yang sedang dihadapi Al Nassr—situasi yang berpotensi menghambat langkah klub juara Arab Saudi itu dalam merekrut pemain baru untuk musim 2026-2027 nanti.