TVRINews - New York, Amerika Serikat

Lamine Yamal mulai menyukai keramaian New York di mana dirinya tidak terlalu dikenal, berbeda dengan seperti saat jalan-jalan di kota Barcelona.

Jelang final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina, sebuah pers Italia memuat artikel pendek tentang aktivitas Lamine Yamal di luar sepak bola. La Gazzetta dello Sport menayangkannya dengan judul: Persiapan Lamine Yamal Jelang Final, sebuah sandwich dengan Pacarnya.

Sebuah judul yang mengusik keingintahuan publik sepak bola. Namun, tentu saja, bukan itu maksudnya. Lamine Yamal saat ini tidak mungkin jalan-jalan begitu bebas di Manhattan, New York, Amerika Serikat. Itu hanya kisah tentang aktivitas Lamine Yamal beberapa hari lalu. Dalam beberapa kesempatan, dia meluangkan waktu bersama pacarnya, Ines Garcia, jalan-jalan di New York.

Momen itu sendiri sekitar tiga hari yang lalu seperti yang diberitakan media tersebut. Disebutkan bahwa Lamine Yamal terlihat di Manhattan sedang makan makanan halal bersama pacarnya, Ines Garcia.

Lamine Yamal akan menjadi andalan Spanyol di sayap kanan. Laga Spanyol vs Argentina akan bergulir pada Minggu (19/7/2026) atau Senin (20/7/2026) dini hari disiarkan TVRI Nasional dan TVRI Sport mulai pukul 01.00 WIB. Ini merupakan Piala Dunia pertama bagi Lamine Yamal. Dia telah mencetak satu gol dan memberikan satu asis bagi La Roja.

Dalam video yang diunggah ke X, Lamine Yamal merangkul Ines Garcia sambil menunggu makanan, sementara seorang penggemar yang merekamnya memberikan semangat. Lamine Yamal mengenakan celana jins biru dan kemeja putih sambil memegang tas hitam.

Ines Garcia juga mengunggah video ke Instagram Story-nya, yang merekam pemandangan kota yang ramai. Lamine Yamal dan Ines Garcia secara resmi mengumumkan hubungan mereka pada awal tahun 2026.

Lamine Yamal tampaknya memang mulai menyukai New York. Di kota ini, dia dapat dengan mudah mencicipi sandwich di toko pinggir jalan bersama pacarnya. Setelah berbelanja di supermarket, Lamine Yamal jalan-jalan di New York. Ya, bintang Barcelona dan Timnas Spanyol ini menyukai kehidupan di Amerika Serikat di mana dia kurang begitu dikenal dibandingkan saat di Katalunya, Barcelona.

Jika itu dilakukan di Barcelona, tentu saja Lamine Yamal tidak akan bisa bergerak karena fans pasti akan mengerubunginya. Momen di mana dia dengan cukup bebas berjalan-jalan menjadi pengalaman yang langka yang tampaknya belum pernah dia dapatkan lagi belakangan ini sejak Namanya melambung di sepak bola Eropa.

Bagi seorang pesepakbola sekaliber dirinya, bisa berkeliaran dengan bebas adalah perasaan yang tak ternilai harganya. Sebulan yang lalu, tepat setelah mendarat bersama timnas Spanyol, ia terlihat di Walmart di Fort Oglethorpe, Georgia, sedang bersama beberapa rekan setimnya.

Gambar-gambar tersebut menimbulkan kehebohan, karena di Barcelona hal seperti itu tidak mungkin terjadi kepada dirinya. Banyak yang tetap bertanya, di tempat seperti New York, kota kosmopolitan yang sangat menyukai sepak bola, di mana wajahnya telah terpampang di papan reklame di Times Square selama berbulan-bulan, apakah menurut Anda dia tidak akan dikenali?

Mungkin saja dia dikenali. Namun, faktanya suasana di New York tidak cukup untuk mencegahnya berjalan-jalan di pusat kota. Ines Garcia yang mengikutinya selama perjalanan ke Amerika Serikat ini, mendokumentasikan semuanya. Bahkan, keduanya berfoto di depan sebuah kios hot dog, makanan khas New York.

Dengan kaus putih, ransel, dan topi, Lamine Yamal memang terlihat jauh terlihat seperti seorang remaja biasa daripada saat dia menunjukkan kehebatannya di sayap kanan Timnas Spanyol.

Meski demikian, tetap ada yang mengenalinya. Hanya sedikit yang memperhatikannya dan mengabadikannya di media sosial. Di sisi lain, ya dia tidak sendirian karena ada seorang pengawal terlihat di belakang mereka. Namun, tampaknya pengawal tersebut tidak kesulitan menjalankan tugasnya khususnya dalam meminta orang-orang menjaga terhadap Lamine Yamal.

“Kami sudah bersama jauh lebih lama dari yang orang kira, jauh lebih lama,” kata Ines Garcia, beberapa waktu lalu kepada Marca. “Orang-orang mulai melihat saya bersamanya ketika kami pergi ke Yunani atau beberapa minggu sebelum itu dan sebagainya. Saya sudah mengenal Lamine jauh, jauh lebih lama, bukan tiga tahun, tetapi beberapa bulan lebih lama daripada yang orang kira hingga hari ini.”