TVRINews - Kinshasa, Rep. Dem. Kongo

Piala Dunia 2026 akan mengukuhkan status legenda hidup bagi Chancel Mbemba di Timnas RD Kongo.

Chancel Mbemba sudah merupakan legenda hidup di Timnas Republik Demokratik (RD) Kongo. Sang bek sentral bukan hanya kapten RD Kongo yang akan berlaga di turnamen akbar sedunia itu, yang baru kali kedua setelah 1974. 

Chancel Mbemba menorehkan rekor di timnas yang bakal sulit dipatahkan. Sampai saat ini, bek berusia 31 tahun itu telah mengukir 107 penampilan berseragam RD Kongo sejak debutnya pada 2012. Pentingnya Mbemba dalam timnas berjulukan Leopards atau Si Macan Tutul itu semakin terasa dalam dua setengah tahun terakhir.

Bukan tanpa alasan kuat bila para pelatih Tim Macan Tutul, sejak Claude Le Roy sampai sekarang Sebastien Desabre, memberikan kepercayaan besar kepada Chancel Mbemba. Posturnya yang tinggi besar sudah mengisyaratkan ketangguhan dalam menggalang lini pertahanan. 

Ketangguhan itu terbina sejak awal kariernya. Meski kariernya tidak senantiasa mulus, Chancel Mbemba menunjukkan kekuatan mental untuk tidak menyerah. Sikap itu sedikit banyak tercermin dari kehidupannya, walau tidak selalu dapat dipuji.

Chancel Mbemba lahir dan bertumbuh di Kinshasa saat tanah airnya masih bernama Zaire. Ia merupakan salah satu anak dari sembilan bersaudara. Darah olahraga kental berada dalam darahnya: sang ibunda, Antoinette, adalah mantan anggota Timnas Basket Zaire.

Perihal tanggal kelahirannya, Chancel Mbemba sempat mendatangkan kebingungan. Laporan CNN pada 2013 menemukan empat tanggal berbeda kelahiran Mbemba. Sang pemain berkata bahwa dirinya kelahiran 1990, tapi anggota Federasi Sepak Bola Kongo membocorkan bahwa tahun kelahiran itu diubah menjadi 1991 agar Mbemba bisa tampil di Olimpiade 2012. 

Menyusul transfer ke Newcastle pada musim panas 2015, Chancel Mbemba menyatakan bahwa tahun kelahirannya adalah 1994. Bukti forensik memperkuat pernyataannya itu. 


Kesempatan di Eropa

Tidak berlebihan bila mengatakan karier Mbemba dihiasi banyak kesempatan bagus tampil di liga-liga top Eropa. Setelah berada di akademi beberapa klub lokal RD Kongo, Mbemba ditarik Anderlecht ke tim juniornya per 2013. 

Hanya setahun di akademi Anderlecht, bek tengah bertinggi badan 183 cm itu berpromosi ke tim senior klub Belgia itu. Bersama Anderlecht, Chancel Mbemba merasakan gelar Liga Belgia 2013/14. 

Dua musim di Belgia, pemain bernama lengkap Chancel Mangulu Mbemba itu digamit Newcastle United. Klub Premier League itu memberikan ikatan selama lima tahun kepada Mbemba. 

Namun, Mbemba merasakan kepahitan bersama Newcastle. Musim berikutnya, The Magpies terdegradasi. Klub tersebut hanya setahun berada di Championship Division, tapi Mbemba tidak mendapatkan cukup banyak kesempatan di musim berikutnya di Premier League.

Pada awal 2018/19, Porto memboyongnya dengan transfer sekitar 18 juta euro. Setelah minim penampilan di musim pertamanya, Chancel Mbemba mampu menembus tim pertama Os Dragoes di tiga musim berikutnya. Di Porto, Mbemba meraih sejumlah trofi, terutama dua kali gelar ganda, yakni pada 2019/20 dan 2021/22.

Marseille menjadi pelabuhan berikutnya buat sang bek sentral tegap ini. Akan tetapi, setelah dua musim tampil di tim utama OM, Mbemba tidak sekali pun diturunkan oleh pelatih baru, Roberto De Zerbi, pada 2024/25 sampai kontraknya habis pada akhir Juni 2025.

Hanya, Mbemba kembali dapat berlaga di klub liga top Eropa, yang membuatnya bisa menjaga bentuk permainan menuju kewajiban besar bersama timnas. Ia pun menerima tawaran kontrak setahun dari Lille.


Epos Heroik

Mbemba mulai tertepikan di level klub. Akan tetapi, tidak demikian di timnas. Rep. Dem. Kongo bersandar pada kemantapan dan kepemimpinan sosok yang telah membuat 7 gol dari 107 penampilannya.

Debutnya buat RD Kongo datang pada 17 Juni 2012, saat Macan Tutul menekuk Seisel (Seychelles) 3-0 di Kinshasa dalam laga kualifikasi Piala Afrika 2013. Namun, pelatih Claude Le Roy tidak memainkannya di putaran final Piala Afrika 2013. 

Saat kepercayaan datang di perhelatan Piala Afrika berikutnya, Chancel Mbemba sudah dapat memberikan pengaruh. Selain menjadi pilihan pertama, ia menjadi salah satu algojo yang sukses dalam adu penalti di perebutan peringkat ketiga mengatasi tuan rumah, Ginea Ekuator. Kemapanan Mbemba di RD Kongo terjaga sampai sekarang. Ia terus dimainkan di sejumlah Piala Afrika setelahnya dan di kualifikasi Piala Dunia. 

Kerja kerasnya untuk Tim Macan Tutul mendapatkan ganjaran besar dalam dua setengah tahun terakhir. Pemain yang mencetak gol pertamanya buat RD Kongo pada 13 Oktober 2015 saat uji coba dengan Gabon ini lantas membayarnya dengan pencapaian tinggi.  

Pelatih RD Kongo sejak 2022, Sebastien Desabre, mengganjar kepemimpinan karismatis dari belakang yang diperlihatkan Mbemba dengan dengan ban kapten. Imbasnya dahsyat. 

Menuju Amerika Utara pada musim panas, RD Kongo finis runner-up Grup B dengan selisih hanya dua poin dari Senegal. Macan Tutul hanya kebobolan enam gol di kualifikasi ronde pertama zona Afrika itu. 

Pada 13 November 2025, status legenda Mbemba ditandai dengan tonggak historis. Sang bek menjadi pemain pertama yang mencapai angka 100 penampilan di Timnas RD Kongo. Yang lebih mengesankan, Mbemba memarkahinya dengan gol tunggal saat injury time di semifinal play-off zona Afrika mengempaskan Kamerun.

Kiprah heroik nya buat The Leopards tak berhenti di sana. RD Kongo lolos ke Piala Dunia 2026 melalui adu penalti mengempaskan pelanggan Piala Dunia lainnya, Nigeria. Chancel Mbemba merupakan eksekutor terakhir alias penentu keberhasilan RD Kongo merasakan lagi Piala Dunia setelah 1974. Epik!



Biodata

Nama: Chancel Mangulu Mbemba

Kelahiran: Kinshasa, Zaire (RD Kongo), 8 Agustus 1994 (31 tahun)

Tinggi Badan: 182 cm


Karier Klub

  • Anderlecht (2013-2015)
  • Newcastle United (2015-2018)
  • Porto (2018-2022)
  • Marseille (2022-2025)
  • Lille (2025-sekarang)


Karier Timnas

  • Rep. Dem. Kongo (2012-sekarang)


Pencapaian

Klub

Anderlecht

  • Liga Belgia: 2013/14

Newcastle

  • Championship Division: 2016/17

Porto

  • Liga Primeira: 2019/20, 2021/22
  • Taca de Portugal: 2019/20, 2021/22


Timnas RD Kongo

  • Peringkat 3 Piala Afrika 2015