Bintang Prancis, Kylian Mbappe. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – Paris, Prancis
Meski menjalani musim tanpa trofi tim, Kylian Mbappe termasuk salah satu kandidat favorit untuk meraih Ballon d'Or ke-70.
Kylian Mbappe sama sekali tidak mampu merebut trofi pada musim/tahun ini. Baik bersama Real Madrid maupun Tim Nasional Prancis, sang striker gagal mengantongi gelar baik di liga domestik, kompetisi regional (baca: Liga Champions Eropa), hingga turnamen dunia antarnegara.
Mbappe memang tanpa gelar tim tahun ini. Tetapi, berkat penampilan gemilang di Piala Dunia 2026 lalu, ia menjadi salah satu kandidat kuat untuk penghargaan individu paling bergengsi tersebut.
Pertanyaannya, apakah dalam sejarah Ballon d'Or pernah ada pemain yang memenangi gelar Pemain Terbaik di Dunia tersebut setelah menjalani musim tanpa gelar juara? Mengacu data Ballon d’Or, meskipun situasi ini tergolong langka, hal tersebut pernah terjadi.
Hal ini dirasa perlu dibahas karena Mbappe, kapten Timnas Prancis, kini memimpin jauh dalam jajak pendapat daring untuk calon pemenang Ballon d’Or.
Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia yang juga Pemenang Ballon d'Or
Pemain pertama yang memenangi Ballon d’Or meskipun tanpa merebut gelar adalah Stanley Matthews. Gelandang kanan asal Inggris itu merupakan pemenang Ballon d'Or edisi pertama pada tahun 1956.
Kemudian ada Denis Law yang memenangi Ballon d’Or pada 1964. Saat itu, acara penganugerahan Ballon d’Or digelar pada Desember 1964. Sementara, striker Skotlandia itu baru memenangi Divisi Pertama Liga (kini Liga Premier) musim 1964-1965 yang baru selesai menjelang akhir April.
Penyerang asal Inggris yang belum lawan wafat, Kevin Keegan, juga memenangi Ballon d’Or pertamanya pada 1978 dalam acara yang digelar pada Desember tahun tersebut, dengan gelar terakhir adalah Divisi Pertama Liga Inggris 1976-1977 bersama Liverpool.
Untuk contoh yang lebih baru, publik bisa mengingat kembali kasus para pemain Portugal. Pada tahun 2000, Luis Figo memenangi penghargaan Ballon d’Or setelah musim tanpa gelar.
Tiga belas tahun kemudian, Cristiano Ronaldo meraih Ballon d'Or keduanya, lagi-lagi tanpa memenangi trofi tim pada tahun 2013 tersebut.
Terakhir, ada kasus yang sangat unik. Kasus seorang pesepak bola yang memenangi Ballon d'Or pada musim dirinya tidak meraih satu pun gelar juara namun menjadi pencetak gol terbanyak di Eropa sekaligus pencetak gol terbanyak Piala Dunia dengan 10 gol, meski tidak bermain di partai final. Sosok itu adalah Gerd Muller pada tahun 1970.
Momen-momen di atas memiliki kemiripan dengan apa yang dialami Mbappe, utamanya untuk kasus Muller. Kendati tanpa gelar, Mbappe datang ke Piala Dunia 2026 dengan status pencetak gol terbanyak di La Liga dan Liga Champions musim 2025-2026 bersama Madrid.
Mbappe juga berhasil merebut Sepatu Emas (Golden Boot) karena menjadi pencetak gol terbanyak (10) di Piala Dunia 2026. Jadi, publik kini menanti pada tanggal 26 Oktober untuk mengetahui apakah sejarah akan terulang kembali.