TVRINews - Houston, Amerika Serikat

Sikap Erling Haaland yang selalu gembira melengkapi gol-gol yang diciptakannya di Piala Dunia 2026.

Erling Haaland, penyerang 25 tahun, melihat Piala Dunia 2026 dengan kegembiraan, gol-gol, dan tidak lupa berinteraksi dengan fans. Semua itu dilakukan tanpa beban, bukan sebuah keharusan tapi karena dia memang ingin melakukannya.

Dia selalu tersenyum. Sejak gol-gol yang diciptakannya di Piala Dunia serta aksi-aksinya dalam turnamen ini, media sosial menjadi banyak dipenuhi tentang bintang Timnas Norwegia ini. Seperti saat dia berjalan dengan rambut yang panjang mengikuti irama jalannya, atau saat video yang mungkin buatan, di mana dia tengah menyantap makanan dan terkejut saat melihat dirinya di cermin.

Kegembiraannya di Piala Dunia melengkapi gol-gol yang telah diciptakannya. Ada kontroversi, tapi yang menarik Erling Haaland selalu mengatasinya dengan baik. Dia tahu tahu bagaimana menyikapi semuanya, terutama yang terkait dirinya di media sosial.

Baru-baru ini contohnya, dia memberikan respons terkait perbandingan dirinya dengan tokoh jahat di kartun Dragon Ball. Beberapa pengguna media sosial membandingkan sang Viking dengan salah satu tokoh jahat paling terkenal dari serial Dragon Ball, monster Buu. Sang pesepak bola menyadari hal ini dan dengan mudah menanggapi perbandingan itu.

Akun Instagram Hidden.ny memposting beberapa foto kedua karakter tersebut, sang striker dan Buu, dalam pose yang sangat mirip. Yang mengejutkan, Erling Haaland menanggapi postingan tersebut. "Maksud saya, saya tidak membantah," Erling Haaland memberikan repons tersebut.

Pengguna media sosial sangat terkejut dengan kemunculannya di kolom komentar, yang menghasilkan lebih dari 100.000 suka. "Anda berkelas di dalam dan di luar lapangan," bunyi salah satu balasan. Haaland adalah pengguna media sosial aktif dan telah mengumpulkan 57 juta pengikut.

Erling Haaland, penjahat bagi Brasil dan pahlawan bagi Norwegia. Meme tentang Erling Haaland meledak di media sosial setelah dua golnya yang menyingkirkan Brasil dari Piala Dunia. Bagi Norwegia, striker ini adalah salah satu pahlawan mereka yang paling terkenal.

Meskipun bukan kapten, dia adalah pemain kunci Norwegia. Melawan Brasil, ia memimpin selebrasi Viking yang unik, mendayung di lapangan, setelah lolos ke perempat final. Sabtu depan, 11 Juli, Norwegia akan menghadapi Inggris. Bukan tidak mungkin, Inggris akan menjadi tim raksasa kedua yang menjadi korban setelah Brasil.

Bukan hanya bagi fans, Erling Haaland bahkan menjadi sangat disukai dan dihormati oleh lawan-lawannya. Setelah membawa Norwegia menang atas Brasil, penyerang Brasil Vinicius Junior muncul dari balik board hanya untuk berjabat tangan dengan Erling Haaland.

Bahkan cara hormat dan ramah sang pemain Norwegia merayakan dua golnya melawan Brasil, menunjukkan bahwa striker Manchester City ini adalah pemain yang dikagumi semua orang, baik rekan setim maupun rival. Dia adalah striker yang ganas di lapangan dan sosok yang santai di luar lapangan yang disukai tim.

Dari aspek rekor di Piala Dunia, belum pernah ada pemain yang mencapai jumlah gol seperti Erling Haaland di musim debutnya, kecuali Gerd Muller (Jerman) pada Piala Dunia 1974. Ia kini setara dengan striker legendaris tersebut.

Momen Erling Haaland yang membawa drum di tangannya, memimpin Viking Row (tim dayung Norwegia), juga menunjukkan bahwa ia tidak melupakan akar budayanya dan tidak malu menjadi pusat perhatian di luar gol-golnya.

Erling Haaland disukai banyak orang, memiliki kualitas yang membuatnya dihormati oleh para rivalnya, aktif dan ramah di media sosial, mudah didekati, menghormati pers, dan tampak normal dalam perilakunya.

Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, memuji keunikan Erling Haaland. Dia mengatakan Erling Haaland adalah pemain yang unik. Dia tampil sensasional di Piala Dunia pertamanya. Muncul di tempat yang tepat pada waktu yang tepat untuk mencetak tujuh gol sejauh ini yang telah membawa timnya ke perempat final.

"Semua pemain hebat memiliki kebutuhan untuk menunjukkan diri mereka, jika mereka tidak terlibat dalam permainan, mereka sering berusaha untuk keluar lapangan untuk mengatakan, 'ini saya'. Erling tidak peduli dengan itu," kata Stale Solbakken kepada pers. "Dia tahu apa yang terbaik baginya, dia tahu apa yang bisa dia bantu untuk tim. Belum pernah ada pemain sepak bola yang bermain seperti ini sebelumnya."