TVRINews – Jakarta

Sejumlah pemain Brasil memunculkan fakta menarik usai tampil dalam laga Grup C Piala Dunia 2026 melawan Haiti.

Brasil mengamankan raihan tiga poin pertamanya di Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Canarinha mengalahkan Haiti dengan skor 3-0 dalam laga Grup C di Philadelphia Stadium, Amerika Serikat pada Jumat (19/6/2026) waktu setempat atau Sabtu (20/6/2026) pagi WIB.

Kemenangan ini tidak hanya membuka peluang besar bagi Brasil untuk melangkah ke babak gugur, tetapi juga melahirkan sejumlah fakta menarik yang menarik untuk dibahas. Mulai dari dominasi mereka atas wakil CONCACAF hingga pencapaian pemain muda ada di dalamnya.

Berikut delapan fakta menarik yang lahir dari kemenangan Brasil atas Haiti, dikutip dari Opta:

1. Gol Terbanyak di Piala Dunia

Kemenangan atas Haiti menjadi laga ke-41 Brasil di Piala Dunia yang berakhir dengan tiga gol atau lebih. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Mereka unggul lima pertandingan dari Jerman yang berada di posisi kedua dengan 36 laga.

Bukan hanya itu, tambahan tiga gol ke gawang Haiti juga membuat Brasil kini menjadi tim dengan koleksi gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Mereka telah mencetak 241 gol, melewati catatan Jerman yang sebelumnya memimpin dengan 239 gol.

2. Rentetan Kekalahan Haiti di Piala Dunia

Haiti belum bisa melepas catatan buruk selama tampil di Piala Dunia. Dari lima pertandingan yang dilalui, mereka menelan lima kekalahan beruntun. Tiga kekalahan sebelumnya mereka alami di Piala Dunia 1974. Dari semua pertandingan yang telah dijalani, gawang Haiti kebobolan 18 gol.

Haiti masih menyisakan satu laga lagi di Grup C Piala Dunia 2026 melawan Maroko. Itu menjadi kesempatan terakhir mereka mendapatkan poin, karena skuad asuhan Sebastien Migne sudah dipastikan tersingkir di fase grup turnamen kali ini.

3. Wakil CONCACAF Kesulitan Lawan Brasil

Dominasi Brasil atas wakil CONCACAF di Piala Dunia belum terhentikan. Dari 10 pertemuan melawan negara-negara anggota konfederasi tersebut di Piala Dunia, mereka memetik sembilan kemenangan dan sekali imbang. Menariknya, dari semua pertemuan tersebut, Brasil berhasil mencatatkan sembilan kali clean sheet.

4. Vinicius Masuk Jajaran Elite Legenda Brasil

Penampilan Vinicius Junior melawan Haiti sangat baik. Ia menyumbang satu gol dan satu asis. Kini, ia terlibat dalam enam gol dari enam laga yang dimainkan Brasil di Piala Dunia.

Catatan tersebut menempatkannya dalam kelompok elite pemain Brasil. Sejak tahun 1966, hanya ada tiga pemain Brasil yang mampu mempertahankan rata-rata satu kontribusi gol per pertandingan setelah memainkan minimal lima laga Piala Dunia, yakni Pele, Ronaldo, dan Tostao.

5. Matheus Cunha Ikuti Jejak Neymar dan Richarlison

Matheus Cunha berhasil menyumbang dua gol ke gawang Haiti. Torehan tersebut membuatnya menjadi pemain Brasil ketiga dalam empat edisi Piala Dunia terakhir yang berhasil mencetak dua gol pada kesempatan pertama menjadi starter.

Pemain berusia 27 tahun tersebut mengikuti jejak Neymar pada Piala Dunia 2014 dan Richarlison yang melakukannya saat tampil di Piala Dunia 2022.

6. Pemain Masa Depan Brasil

Rayan dan Endrick mendapat kesempatan tampil dari pelatih Carlo Ancelotti sebagai pengganti dalam laga Brasil vs Haiti. Keduanya dianggap sebagai bagian dari regenerasi.

Endrick tampil pada usia 19 tahun 333 hari, sedangkan Rayan berusia 19 tahun 320 hari. Keduanya kini tercatat sebagai pemain keenam dan ketujuh termuda yang pernah membela Brasil di ajang Piala Dunia.

Tidak ada pemain Brasil yang lebih muda dari mereka dapat kesempatan tampil di Piala Dunia sejak Marco Antonio pada 1970.

7. Brasil Mengulang Momen 1958

Tampilnya Endrick dan Rayan secara bersamaan menghadirkan catatan yang sangat langka dalam sejarah keikutsertaan Brasil di Piala Dunia. Untuk pertama kalinya sejak 1958, mereka memainkan dua pemain yang masih berusia di bawah 20 tahun dalam satu pertandingan.

Momen terakhir terjadi hampir tujuh dekade lalu ketika Pele dan Jose Altafini bermain bersama dalam turnamen yang akhirnya membawa Brasil meraih gelar juara Piala Dunia pertama mereka.

8. Rata-rata Usia Skuad

Fakta menarik terakhir adalah susunan starter Brasil melawan Haiti memiliki rata-rata usia 30 tahun 190 hari. Angka itu nyaris menyamai rata-rata usia skuad final Piala Dunia 1962 melawan Republik Ceko, 30 tahun 216 hari.