TVRINews - Dallas, Amerika Serikat

Fort Worth Stockyards kota di mana bisa merasakan nuansa zaman cowboys, salah satu ciri khas dari Amerika Serikat.

Liputan Piala Dunia di Amerika Serikat tidak lengkap tanpa mengunjungi tempat menarik di negeri tuan rumah yang menggelar turnamen terbesar sepak bola dunia ini. Salah satu tempat yang menjadi destinasi bagi para turis mancanegara, termasuk fans sepanjang Piala Dunia 2026 ini bergulir, adalah Fort Worth Stockyards yang berada di negara bagian Texas ini.

TVRI pun mampir ke tempat Kota para cowboys ini. Fort Worth Stockyards tidak jauh dari Dallas, salah satu kota yang menggelar pertandingan Piala Dunia dengan stadionnya, Dallas Stadium. Sekitar satu jam perjalanan menggunakan mobil dari Dallas menuju Fort Worth Stockyards.

Reporter TVRI, Rizal Pahlevi, bersama kameramen Iwan Suhendra tiba di kota bersejarah ini. Sesuai bayangan dan informasi tentang kota ini, kami memang sudah diperlihatkan pemandangan bagai masuk ke film Wild Wild West. Di beberapa sudut atau depan terlihat banyak koboi.

Dari pakaian yang mereka kenakan seperti topi cowboy, celana jeans dengan sepatu boot, ikan pinggang kulit, slayer yang terkalung di leher. Beberapa di antara mereka dengan sikap yang ramah bersedia setiap kali turin meminta foto bersama.

Tidak jauh, kereta kuda yang juga bergaya masa lalu dengan atap berwarna putih menyelubungi kereta tersebut semakin menegaskan tentang kota ini. Jika ingin melihat budaya koboi Amerika Serikat, di sinilah salah satu tempatnya.


Texas Longhorn, sapi ikonik dari negara bagian Texas, Amerika Serikat.

Foto: (Dok. TVRI)



Untuk masuk ke dalam distrik ini tidak dipungut biaya. Sepanjang pintu masuk terdapat beberapa ruko atau toko-toko yang menjual makanan dan minuman, terdapat turis-turis dari beragai negara yang datang langsung untuk menikmati sejumlah panorama wisata yang ada di Fort Worth Stockyards ini.

Setiap pukul 11 waktu Dallas, dan pukul 4 sore waktu Dallas, biasanya akan ada mengembala sapi oleh para koboi. Sapi-sapi ini bukan sapi biasa melainkan memiliki ciri dengan tanduk yang panjang atau yang bisa disebut dengan Texas Longhorn.

Kami tidak ingin melewatkan pertunjukan ini. Bersama pengunjung lainnya, kami pun berdiri di pinggir jalan. Barisan sapi-sapi bertanduk panjang itu pun melintas sementara para koboi dengan menunggangi kuda berada di samping iring-iringan sapi Texas Longhorn tersebut.


Pengembala dan sapi bertanduk panjang atau Texas Longhorn, salah satu atraksi yang menarik perhatian pengunjung.

Foto: (Dok. TVRI)



Tampak para pengembala cowboy menggiring sapi-sapi yang memang memiliki tanduk panjang. Ini menjadi perhatian para turis yang berdiri di pinggir untuk meyakiskan parade itu. Rosalie, salah satu pengunjung lokal yang berasal dari Oklahoma yang juga kota di Amerika Serikat, mengaku menikmati suasana kota ini, terutama sapi-sapinya yang indah bertanduk panjang.

"Ini keren, saya sangat suka sekali. Saya juga tumbuh dengan suasana seperti ini, keluarga saya juga punya koleksi tanduk panjang, saya seperti merasa kembali ke rumah," kata Rosalie. "Saya ke sini dengan teman-teman. Suasananya sangat bagus, meski memang cuacanya sangat panas, ini tempat yang bagus untuk orang-orang berkunjung," dia menambahkan.

Pengunjung bisa mencoba sarana yang disediakan panitia, baik foto bersama sapi atau cowboy atau mencoba mesin rodeo. Untuk menaiki mesin ini membeli tiket dulu yang harganya 12 dolar AS atau saat ini sekitar Rp216 ribu. Tentu saja ada pertunjukan radeo aslinya. Namun, atraksi atau acara ini ada di hari Jumat dan Sabtu dari pagi hingga sore hari. Ada pertunjukan berkuda dan adu banteng

Ini memang menjadi kota wisata, salah satu kota bersejarah yang menjadi identitas perkembangan Amerika Serikat dari masa lalu. Kota ini resmi masuk dalam daftar tempat bersejarah nasional sebagai Distrik Bersejarah Fort Worth Stockyards pada tahun 1976. Namun demikian, kota ini sudah ada sejak 1866 silam.


Kereta kuda di Fort Worth Stockyards, berada di pinggir jalan kota bernuansa koboi ini.

Foto: (Dok. TVRI)