Cristiano Ronaldo (kiri) dan Jaloliddin Masharipov akan berjumpa dalam laga Portugal vs Uzbekistan. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Jakarta
Portugal wajib menang atas Uzbekistan untuk menjaga peluang lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026.
Portugal dituntut untuk tampil maksimal dalam laga lanjutan Grup K melawan Uzbekistan di Houston Stadium, Amerika Serikat pada Selasa (23/6/2026) atau Rabu (24/6/2026) dini hari WIB. Hasil imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada laga sebelumnya membuat mereka harus bersaing ketat dalam perebutan tiket ke babak gugur.
Sebagai tim unggulan di Grup K, hasil melawan RD Kongo merupakan kejutan bagi Portugal. Skuad asuhan Roberto Martinez mampu mendominasi jalannya pertandingan, namun gagal untuk memanfaatkan sejumlah peluang yang ada menjadi gol. Cristiano Ronaldo yang menjadi ujung tombak banyak mendapat kritik.
Ronaldo tampil di bawah performa terbaiknya. Statistik mencatat, pemain berjuluk CR7 tersebut hanya melakukan sentuhan terhadap bola sebanyak 25 kali. Keputusan Martinez tetap mempertahankannya di dalam lapangan juga banyak menuai pertanyaan.
Sang juru taktik membela keputusannya tersebut karena menganggap kehadiran Ronaldo saat tim ingin mencetak gol sangat dibutuhkan. Ia ingin penilaian tak hanya diberikan berdasar gol atau asis, tetapi juga bagaimana pergerakannya dapat mengganggu permainan lawan.
"Dalam situasi seperti itu, Anda dapat memanfaatkan kualitas Ronaldo. Tidak masuk akal untuk mengeluarkan pemain seperti Cristiano dari pertandingan ketika Anda membutuhkan gol," kata Martinez, dikutip dari laman resmi FIFA.
Merujuk kepercayaan Martinez, besar kemungkinan Ronaldo akan kembali menjadi starter dalam laga melawan Uzbekistan. Ini menjadi momen pembuktian pemain berusia 41 tahun mematahkan kritik yang terus berdatangan akhir-akhir ini.
Bek Portugal, Diogo Dalot, meyakini kritik yang datang untuk Ronaldo usai menghadapi RD Kongo takkan memengaruhi penampilan. Seluruh pemain tim berjuluk Selecao das Quinas masih percaya dengan kepemimpinannya dalam tim.
"Semua orang tahu bagaimana Cristiano menghadapi kritik. Tekanan adalah bagian dari kompetisi level ini. Pandangan kami terhadap dirinya tidak berubah," ujar Dalot, dikutip dari Goal.
Ujian Berat Uzbekistan
Datang sebagai debutan di Piala Dunia, Uzbekistan yang mewakili Asia tidak diunggulkan dapat mengalahkan Portugal. Secara kualitas dan kedalaman skuad, mereka masih kalah jauh. Mental anak asuh Fabio Cannavaro juga tak baik karena di laga awal melawan Kolombia kalah 1-3.
Kekalahan akan memastikan langkah Uzbekistan di Piala Dunia 2026 terhenti di fase grup. Mereka jelas tak ingin tekad dapat memberi kejutan dalam turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko kali ini terlewat begitu saja.
"Saya mencoba mengurangi tekanan pada pemain karena kami bermain mealwan salah satu tim terkuat di Piala Dunia. Skuad Portugal penuh dengan pemain bintang, dan tentu saja mereka memiliki Cristiano Ronaldo," kata Cannavaro, dikutip dari Zamin.
Guna mempersiapkan timnya meladeni permainan Portugal, banyak hal yang perlu dibenahi oleh Cannavaro. Mereka harus lebih kreatif lagi, tidak hanya bertumpu pada serangan balik dari sayap. Pengalaman laga melawan Kolombia, gagal sekali pun melakukan satu sentuhan di area kotak penalti lawan selama babak pertama tak boleh terulang.
Dalam urusan bertahan, Cannavaro telah meminta kepada anak asuhnya untuk lebih disiplin lagi. Tim sekelas Portugal bisa dengan cepat memanfaatkan kelengahan dan akibatnya bisa fatal bagi Uzbekistan.
"Portugal sangat suka mengontrol bola. Mereka mengatur permainan melalui umpan-umpan pendek dan berbahaya dalam setiap situasi. Oleh karena itu, kami harus sangat disiplin dalam bertahan," tuturnya.
Portugal vs Uzbekistan
Tempat: Houston Stadium
Wasit: Jalal Jayed (Maroko)
Peluang: 70-30
Pekiraan Susunan Pemain
Portugal (4-2-3-1): 1-Diogo Costa; 20-Joao Cancelo, 4-Tomas Araujo, 13-Renato Veiga, 25-Nuno Mendes; 15-Joao Neves, 23-Vintinha; 10-Bernardo Silva, 8-Bruno Fernandes, 18-Pedro Neto; 7-Cristiano Ronaldo.
Cadangan: 12-Jose Sa, 22-Rui Silva, 2-Nelson Semedo, 3-Ruben Dias, 5-Diogo Dalot, 14-Goncalo Inacio, 6-Matheus Nunes, 21-Ruben Neves, 24-Samu Costa, 9-Goncalo Ramos, 11-Joao Felix, 16-Francisco Trincao, 17-Rafael Leao, 19-Goncalo Guedes, 26-Francisco Conceicao.
Pelatih: Roberto Martinez
Uzbekistan (3-4-2-1): 1-Utkir Yusupov; 2-Abdukodir Khusanov, 18-Abdulla Abdullaev, 5-Rustam Ashurmatov; 24-Bekhruz Karimov, 6-Akmal Mozgovoy, 7-Otabek Shukurov, 13-Sherzod Nasrullaev; 22-Abbosbek Fayzullaev, 11-Oston Urunov; 14-Eldor Shomurodov.
Cadangan: 12-Abduvohid Nematov, 16-Botirali Ergashev, 3-Khojiakbar Alijonov, 4-Farrukh Sayfiev, 15-Umar Eshmurodov, 25-Avazbek Ulmasaliev, 26-Jakhongir Urozov, 8-Jamshid Iskanderov, 9-Odiljon Hamrobekov, 17-Dostonbek Khamdamov, 19-Azizjon Ganiev, 23-Sherzod Esanov, 10-Ruslanbek Jiyanov, 20-Azizbek Amonov, 21-Igor Sargeev.
Pelatih: Fabio Cannavaro
Lima Pertandingan Terakhir Portugal
29/3/2026 - Meksiko 0-0 Portugal - Persahabatan
1/4/2026 - Amerika Serikat 0-2 Portugal - Persahabatan
7/6/2026 - Portugal 2-1 Cili - Persahabatan
11/6/2026 - Portugal 2-1 Nigeria - Persahabatan
18/6/2026 - Portugal 1-1 RD Kongo - Piala Dunia 2026
Lima Pertandingan Terakhir Uzbekistan
27/3/2026 - Uzbekistan 3-1 Gabon - FIFA Series
30/3/2026 - Uzbekistan 0 (5)-0 (4) Venezuela (penalti) - FIFA Series
2/6/2026 - Kanada 2-0 Uzbekistan - Persahabatan
9/6/2026 - Belanda 2-1 Uzbekistan - Persahabatan
18/6/2026 - Uzbekistan 1-3 Kolombia - Piala Dunia 2026